Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pembangunan 10 Bali Baru Gunakan Konsep Terpadu

Foto Berita Pembangunan 10 Bali Baru Gunakan Konsep Terpadu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan asing hingga 2019, Pemerintah telah menetapkan “10 Bali baru” atau 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pembangunan "10 Bali Baru" tersebut menggunakan konsep terpadu

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyatakan pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk.

"Pembangunan terpadu tersebut melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur," ujar Menteri Basuki dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Dicontohkan dukungan infrastruktur bagi pengembangan salah satu KSPN yakni Danau Toba. Tantangannya adalah akses jalan menuju lokasi wisata. Saat ini, waktu tempuh dari Medan ke Danau Toba sekitar lima jam perjalanan untuk menempuh jalan sepanjang 170 km yang akan komplementer dengan Bandara Silangit.

Oleh karena itu, Kementerian PUPR berupaya memangkas waktu tempuh hingga setengahnya melalui pembangunan jalan tol dengan melibatkan investasi swasta. Pada tahun 2018, ditargetkan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 km akan rampung. Dilanjutkan dengan konstruksi Tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar sepanjang 35 km dan Pematang Siantar hingga Parapat sepanjang sepanjang 27 km.

Sektor sumber daya air, Kementerian PUPR akan melebarkan Kanal Tano Ponggol dengan anggaran sebesar Rp111,7 miliar melalui kontrak tahun jamak tahun 2017-2018 dan membangun Jembatan Tano Ponggol Samosir. Selain itu akan dibangun kolam tampungan Aek Natonang seluas 29,2 Ha yang akan menyimpan air hujan untuk kebutuhan irigasi dengan biaya Rp9,2 miliar.

Untuk mengurangi risiko banjir, dibangun Bendung di Tapanuli Utara untuk mengurangi banjir. Bendung dengan tinggi 32 meter dibiayai dengan dana APBN senilai Rp42,99 miliar. Kemudian dilakukan perbaikan tanggul sungai Aek Sigeaon di Kabupaten Tapanuli Utara sepanjang 1 km dengan biaya Rp25 miliar.

Infrastruktur permukiman juga mendapat sentuhan pembangunan dengan anggaran sebesar Rp166,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan Area Atraksi Danau Toba, Penanganan Sanitasi, Instalasi Pengolahan Air, dan pengembangan kawasan Ajibata.

Seperti diketahui, sektor pariwisata menjadi salah satu program prioritas Kabinet Kerja di bawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meningkatkan devisa dan investasi.

Sepuluh KSPN tersebut yakni Mandalika di Prov. NTB, Pulau Morotai di Prov. Maluku Utara, Tanjung Kelayang di Prov. Bangka Belitung, Danau Toba di Prov. Sumatera Utara, Wakatobi di Prov. Sulawesi Tenggara, Borobudur di Prov. Jawa Tengah, Kepulauan Seribu di Prov. DKI Jakarta, Tanjung Lesung di Prov. Banten, Bromo Tengger Semeru di Prov. Jawa Timur dan Labuan Bajo di Prov. NTT. Dari sepuluh KSPN ditetapkan tiga sebagai prioritas yakni Borobudur, Danau Toba, dan Mandalika.

Diantara 10 destinasi Bali Baru itu, Pemerintah juga telah menambahkan dua daerah baru KSPN yakni Toraja di Sulawesi Selatan dan Mandeh di Sumatera Barat yang terkenal dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya.

"Untuk di Toraja, sekarang, konsep pariwisatanya menjual minum kopi di atas awan, karena Toraja terkenal dengan sebutan Negeri di atas awan,” kata Menteri Basuki.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Pariwisata, Muhammad Jusuf Kalla (JK), Basuki Hadimoeljono, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), 10 Bali Baru, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21