Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:07 WIB. KIK - Koalisi Jokowi lebih dulu daftar dan bekerja.
  • 14:07 WIB. KIK - Kubu Prabowo-Sandiaga yang meniru kubu Jokowi-Ma'ruf.
  • 14:05 WIB. Hanura - OSO tidak melanggar aturan apa pun sebagai caleg DPD.
  • 14:05 WIB. KPU - KPU menunggu undangan Bawaslu untuk menghadapi sengketa OSO.
  • 14:05 WIB. KPU - Kita siap menghadapi gugatan yang dilakukan oleh OSO.
  • 14:01 WIB. KPK - Masyarakat harus mengecek latar belakang para calon wakil rakyat sebelum memilihnya.
  • 12:57 WIB. Tembakau - PT Sadhana Arifnusa membeli tembakau rajangan Virginia RAM mencapai Rp37.000/Kg.
  • 12:56 WIB. Tembakau - PT Djarum Kudus membeli tembakau Virginia VO rajangan seharga Rp31.000/Kg.
  • 12:54 WIB. Tembakau - PT Gudang Garam melakukan pembelian tembakau Virginia VO rajangan mencapai Rp32.000-Rp33.000/Kg.
  • 12:53 WIB. Tembakau - Harga rata-rata tembakau Virginia VO rajangan mencapai Rp32.000/Kg.
  • 12:48 WIB. UKM - Pemda Yogya membantu UKM berjualan melalui daring.
  • 12:47 WIB. UKM - Sudah ada 800 UKM kuliner yang memperoleh pelatihan sebagai syarat memperoleh nomor PIRT di Yogya.
  • 12:46 WIB. UKM - 248 pelaku UKM sebagai pemasok Pemkot Yogya untuk penuhi kebutuhan konsumsi pemda tersebut.
  • 12:44 WIB. UKM - 248 orang pelaku UKM kuliner kini tercatat dalam daftar pemasok Pemkot Yogyakarta.
  • 12:43 WIB. ICF 2018 - ICF 2018 hasilkan kerja sama perdagangan antara PT PASI dan perusahaan Azerbaijan, PT Eden Group LTD.

Malaysia Bakal Hukum Penyebar Hoax 10 Tahun Penjara

Foto Berita Malaysia Bakal Hukum Penyebar Hoax 10 Tahun Penjara
Warta Ekonomi.co.id, Kuala Lumpur -

Pemerintah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengajukan RUU di parlemen pada hari Senin (26/3/2018) yang melarang "berita palsu", dengan denda besar dan hingga 10 tahun penjara, meningkatkan lebih banyak kekhawatiran tentang kebebasan media di tengah skandal korupsi multi-miliar dolar.

RUU itu diajukan menjelang pemilihan nasional yang diperkirakan akan digelar dalam beberapa Minggu seiring dengan kritik yang meluas ditujukan kepada Najib atas skandal pada dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Berdasarkan undang-undang Anti-Fatal Berita 2018, siapa pun yang menerbitkan apa yang disebut berita palsu dapat dikenakan denda hingga 500.000 ringgit ($128.140), hingga 10 tahun penjara, atau keduanya.

"Undang-undang yang diusulkan berusaha untuk melindungi publik terhadap proliferasi berita palsu sementara memastikan hak atas kebebasan berbicara dan berekspresi di bawah Konstitusi Federal dihormati," tuturnya, sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (26/3/2018).

Ini mendefinisikan berita palsu sebagai "berita, informasi, data atau laporan yang seluruhnya atau sebagian salah" dan termasuk fitur, visual dan rekaman audio. Undang-undang, yang meliputi publikasi digital dan media sosial, juga berlaku untuk pelanggar di luar Malaysia, termasuk orang asing, selama Malaysia atau warga negara Malaysia terpengaruh.

RUU menyatakan diharapkan publik akan lebih bertanggung jawab dan hati-hati dalam berbagi berita dan informasi. Para anggota parlemen oposisi mempertanyakan perlunya undang-undang semacam itu, dengan alasan bahwa pemerintah sudah memiliki kekuasaan luas atas kebebasan berbicara dan media.

"Ini adalah serangan terhadap pers dan upaya untuk menanamkan ketakutan di antara rakyat (rakyat) sebelum GE14," ungkap anggota parlemen oposisi Ong Kian Ming di Twitter setelah RUU itu diajukan, menggunakan istilah Malaysia untuk pemilihan tahun ini.

Skandal 1MDB, diekspos oleh media asing dan blog berita pada tahun 2015 dan bergulir terus meskipun Najib konsisten menyangkal kesalahan dan cengkeraman keras pemerintahnya terhadap media mainstream milik negara Malaysia.

Transaksi yang terkait dengan 1MDB sedang diselidiki di enam negara termasuk Amerika Serikat, di mana Departemen Kehakiman telah meluncurkan kasus perdata untuk memulihkan aset terkait dengan dana tersebut setelah penyelidikan di bawah inisiatif anti-kleptokrasi.

Pemerintah Malaysia telah bertindak keras terhadap pemberitaan media tentang 1MDB, dengan menangguhkan satu surat kabar, The Edge, pada tahun 2015 dan memblokir situs-situs lain karena menerbitkan kisah-kisah yang mengkritik peran Najib. Seorang deputi menteri dikutip di media Malaysia pekan lalu mengatakan bahwa setiap berita tentang 1MDB yang belum diverifikasi oleh pemerintah adalah "palsu".

Pemerintah di tempat lain di Asia Tenggara, termasuk Singapura dan Filipina, telah mengusulkan undang-undang yang bertujuan untuk memberangus penyebaran "berita palsu", gerakan-gerakan yang dicela oleh pendukung hak-hak media.

Tag: Malaysia, Najib Razak, Hoax, 1Malaysia Development Berhad

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97