Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:40 WIB. Dolar AS - Pukul 14.40 WIB, dolar AS masih menguat 0,19% ke level Rp14.120. 
  • 14:26 WIB. Tagihan - RIGS dan Petrus sepakat sudahi perkara hukum usai pelunasan tagihan sebesar SG$71.935.50.
  • 14:25 WIB. Perbankan - Bank Mandiri lantik Eman Suherman sebagai Kepala Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) yang baru.
  • 14:25 WIB. Pembekuan Usaha - OJK bekukan kegiatan usaha PT Sumber Artha Mas Finance sebagai perusahaan pembiayaan.
  • 14:11 WIB. Laba - Kuartal III 2018, PLN bukukan laba Rp9,6 triliun.
  • 14:09 WIB. Yodya Karya - Menteri Rini dorong Yodya Karya terus optimalkan aset demi genjot kinerja.
  • 14:07 WIB. Avtur - Menteri ESDM mendesak harga avtur lebih kompetitif melihat tiket pesawat yang mahal.
  • 14:06 WIB. Helmet - RSV Helmet lakukan ekspansi pasar untuk membuka Flagship Store RSV resmi di berbagai kota di Indonesia.
  • 14:04 WIB. CPNS - Kemenperin beri pengarahan kepada 375 CPNS milenial rekrutmen 2018.
  • 14:02 WIB. Impor - Mendag: Impor nonmigas meningkat karena barang modal-bahan baku.
  • 14:00 WIB. Dagang - Mendag: perjanjain perdangangan dengan negara lain perlu digalakkan untuk atasi defisit.
  • 13:59 WIB. Nelayan - HNSI Sumut imbau seluruh nelayan tradisional dan pemodal besar untuk gunakan alat tangkap ramah lingkungan.
  • 13:58 WIB. PUPR - Kementerian PUPR terus tingkatkan konektivitas pulau-pulau terdepan di Maluku Tenggara Barat.
  • 13:57 WIB. Ekspor - Maluku pertama kali ekspor kepiting bakau hidup ke Malaysia dan Singapura.
  • 13:56 WIB. Pasar - Pedagang pasar bekas Stasiun Ponorogo tolak relokasi.

Kebijakan Tarif Dagang AS Melunak untuk Korsel?

Foto Berita Kebijakan Tarif Dagang AS Melunak untuk Korsel?
Warta Ekonomi.co.id, Seoul -

Amerika Serikat dan Korea Selatan sepakat untuk merevisi pakta perdagangan yang dikecam tajam oleh Presiden AS Donald Trump, Seoul mengatakan pada hari Senin (26/3/2018), dengan produsen AS memenangkan akses pasar yang lebih baik dan produsen baja Korea Selatan mendapatkan dihantam dengan kebijakan kuota tetapi terhindar tarif yang besar dan kuat.

Perubahan yang direncanakan dalam Perjanjian Perdagangan Bebas AS-Korea atau U.S.-Korea Free Trade Agreement (KORUS) datang ketika Trump berusaha untuk menyeimbangkan antara agenda domestiknya dan kebutuhan untuk bekerja sama dengan Seoul untuk mencoba menahan Korea Utara yang memiliki senjata nuklir.

Pada bulan April, Trump mengatakan kepada bahwa dia akan merundingkan kembali atau mengakhiri apa yang dia sebut kesepakatan perdagangan "mengerikan" yang telah menggandakan defisit perdagangan barang AS dengan Korea Selatan sejak 2012.

Perjanjian itu berarti Korea Selatan akan dipaksa untuk mengurangi ekspor baja ke AS sebesar 30 persen dari rata-rata tiga tahun terakhir, sebagai ganti untuk menjadi sekutu pertama AS yang menerima pembebasan tidak terbatas atas tarif baja yang diberlakukan oleh Trump. Tindakan Trump pada baja dan aluminium, bersama dengan rencana untuk menampar tarif hingga $60 miliar barang-barang China telah memicu kekhawatiran perang perdagangan global yang destruktif.

"Kami telah melakukan diskusi yang panas," Menteri Perdagangan Korea Selatan Kim Hyun-chong mengatakan pada sebuah jumpa pers di Seoul, sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (26/3/2018).

"Kesepakatan terbaru menghilangkan dua ketidakpastian," tuturnya, mengacu pada pengecualian tarif baja dan renegosiasi KORUS.

Pekan lalu, Trump sementara mengecualikan enam mitra dagang, termasuk Kanada dan Meksiko, Australia dan Uni Eropa dari bea impor AS yang lebih tinggi pada baja dan aluminium yang mulai berlaku pada hari Jumat. Bea impor, 25 persen untuk baja dan 10 persen untuk aluminium, terutama ditujukan untuk mengekang impor dari China.

Korea Selatan telah menerima kuota sekitar 2,68 juta ton ekspor baja, atau 70 persen dari rata-rata ekspor baja Korea tahunan ke Amerika Serikat antara 2015-2017, yang akan dibebaskan dari tarif baru, kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Tag: Korea Selatan (Korsel), Donald John Trump, Korea Utara (Korut), Moon Jae-in, Kim Jong Un, Tarif Impor Amerika Serikat, produk impor, Ekspor, Perang Dagang

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6408.784 72.668 625
2 Agriculture 1585.036 -7.210 21
3 Mining 1844.340 15.139 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.845 21.295 71
5 Miscellanous Industry 1394.631 2.064 46
6 Consumer Goods 2652.095 37.658 51
7 Cons., Property & Real Estate 480.742 8.835 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1130.455 19.871 71
9 Finance 1213.694 9.336 91
10 Trade & Service 786.524 2.437 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 186 250 64 34.41
2 INPP 525 650 125 23.81
3 LPCK 1,900 2,340 440 23.16
4 OCAP 268 330 62 23.13
5 MLPL 84 99 15 17.86
6 MTSM 177 206 29 16.38
7 SDMU 55 62 7 12.73
8 UNIT 240 268 28 11.67
9 IMAS 2,560 2,840 280 10.94
10 HDFA 158 174 16 10.13
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 1,310 1,000 -310 -23.66
2 ABDA 5,600 4,480 -1,120 -20.00
3 BEEF 318 268 -50 -15.72
4 TFCO 765 665 -100 -13.07
5 KICI 290 260 -30 -10.34
6 SKBM 560 510 -50 -8.93
7 TPMA 242 222 -20 -8.26
8 POLI 1,575 1,445 -130 -8.25
9 INTD 175 161 -14 -8.00
10 RIGS 228 210 -18 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 INPC 74 79 5 6.76
3 UNTR 26,000 25,600 -400 -1.54
4 WSKT 1,975 2,090 115 5.82
5 TRAM 182 190 8 4.40
6 ASII 8,150 8,150 0 0.00
7 PTSN 1,630 1,520 -110 -6.75
8 TLKM 3,850 3,930 80 2.08
9 KPAS 220 222 2 0.91
10 BBRI 3,790 3,780 -10 -0.26