Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:21 WIB. Blackmarket - Kemenkominfo-Kemenperin sinkronisasi regulasi blokir HP ilegal.
  • 23:19 WIB. Grab - Grab gandeng perusahaan asal Tiongkok, ZhongAn tawarkan asuransi di aplikasinya.
  • 23:19 WIB. Palapa Ring - Menkominfo dan Menkeu uji coba Palapa Ring Tengah Sulawesi pada Jumat (18/1/2019).
  • 23:13 WIB. VW - Volkswagen bentuk aliansi dengan Ford.
  • 23:12 WIB. Ponsel - Penjualan ponsel di Indonesia diperkirakaan melambat.
  • 23:11 WIB. Pilpres - Tagar #DebatPilpres2019 masuk topik terpopuler dunia.
  • 23:07 WIB. Bolt - 30 ribu pengguna Bolt migrasi ke Smartfren.
  • 23:05 WIB. Tiket.com - Tiket.com targetkan kenaikan 3,5 kali lipat tahun ini.
  • 23:05 WIB. Smartfren - Smartfren punya paket internet baru, klaim tarifnya termurah di dunia.
  • 21:52 WIB. Innovaccer - Lengan investasi Microsoft, M12 kucurkan Rp156 miliar ke startup Innovaccer.
  • 20:07 WIB. LG - LG G8 ThinQ bakal punya dua layar dan touchless.
  • 20:07 WIB. Asus - Asus rilis ZenBook baru, disebut lebih kecil dari MacBook Air.
  • 20:06 WIB. IMEI - Asosiasi ponsel desak pemerintah segera terapkan regulasi IMEI.
  • 20:05 WIB. Huawei - Smartphone murah Huawei Y7 Pro 2019 masuk pasar Indonesia.
  • 20:04 WIB. Pajak - Menkominfo dan Menkeu mau uji pajak online di Pulau Perbatasan. 

Laba MLIA Tumbuh 5 Kali Lipat

Foto Berita Laba MLIA Tumbuh 5 Kali Lipat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang moncer di tahun lalu. Perusahaan yang memiliki fokus bisnis diproduksi keramik dan juga kaca lembaran ini mendulang keuntungan sebesar Rp48 miliar, bandingkan dengan laba di 2016 yang hanya mencapai angka Rp9 miliar.

Direktur Utama MLIA Eka Tjandranegara mengatakan, pertumbuhan ekonomi global dan domestik di tahun 2017 membaik dibandingkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2016. Dengan sumber pertumbuhan yang lebih merata, baik dari negara maju maupun negara berkembang, situasi ini mendukung 8,34% peningkatan penjualan bersih Perseroan dari tahun menjadi Rp6,27 triliun. 

"Semua divisi yang ada di Perseroan menunjukkan peningkatan penjualan karena membaiknya permintaan pasar, terutama dari pasar lokal," katanya dalam laporan resminya di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Lebih lanjut dirinya mengatakan entitas anak perusahaan yang bergerak di bidang keramik lantai dan dinding, PT Muliakeramik Indahraya, mampu meningkatkan volume penjualan menjadi 84,9 juta meter persegi di naik 9% dari volume penjualan di tahun 2016. Adapun proporsi volume penjualan antara domestik dan ekspor berkisar di 97% dan 3% dari total penjualan.

Sementara di divisi kaca lembaran, strategi perseroan dalam memperbaiki portofolio produk berjalan baik. Di tahun 2017, volume penjualan kaca lembaran berhasil ditingkatkan 3,4% dari tahun 2016 menjadi 521.213 ton, dimana ekspor memberikan kontribusi sebesar 35% dan domestik sebesar 65% terhadap volume penjualan. Kontribusi atas peningkatan volume penjualan berasal dari peningkatan penjualan di pasar domestik sebesar 19,6% dari 284.875 ton di tahun 2016 menjadi 340.861 ton di tahun 2017. 

"Volume penjualan ekspor turun 17,7% dari 219.050 ton di tahun 2016 menjadi 180.352 ton di tahun 2017 karena kami menggunakan kapasitas produksi terpasang untuk memenuhi permintaan domestik," tutupnya.

Tag: mulia industrindo, Eka Tjandranegara

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14