Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kemenkop UKM Ingatkan Kopsyah BMI Kembangkan Layanan Keuangan Berbasis IT

Foto Berita Kemenkop UKM Ingatkan Kopsyah BMI Kembangkan Layanan Keuangan Berbasis IT
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM mengingatkan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) untuk mengembangkan layanan keuangan berbasis teknologi informasi guna mempermudah transaksi dengan UMKM yang menjadi anggota. Pemanfaatan teknologi informasi akan menjadi salah satu indikator keberhasilan peningkatan daya saing UMKM.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Yuana Sutyowati mengakui teknologi informasi memberikan banyak kemudahan, yakni mencatatkan transaksi real time kapan saja dan di mana saja dapat melakukan transaksi, kemudahan layanan dengan melakukan pembayaran secara online, jangkauan transaksi tidak terbatas, optimalisasi pemasaran, serta perluasan jejaring bisnis.

"Sehingga anggota Kopsyah BMI yang sebagian besar adalah pelaku usaha mikro dapat tumbuh dan berkembang," kata Yuana dalam acara Milad Kopsyah BMI di Tangerang, Sabtu (24/3/2018).

Kopsyah BMI telah memasuki usia ke-5. Kopsyah BMI yang secara historis kelahirannya dibidani program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam bentuk lembaga keuangan nonformal yang kemudian bertranformasi menjadi Koperasi Syariah pada 2013. Kopsyah BMI kini telah berkembang pesat.

Sejak berdiri hingga sekarang, Kopsyah BMI telah memberikan layanan keuangan syariah kepada 132.940 orang anggota dan simpanan anggota Rp1,3 miliar, serta akumulasi penyaluran pembiayaan syariah mencapai Rp2,6 triliun. 

Yuana mengapresiasi Kopsyah BMI karena telah memperoleh kepercayaan tidak hanya dari anggota, masyarakat dan pemkab Tangerang, maupun Lembaga Swadaya Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH USAID), water.org, dan kiva.org. LSM itu bekerja sama melaksanakan program renovasi sanitasi dan penyediaan air bersih. 

Selain itu, dalam bidang perumahan Kopsyah BMI membangun Rumah Layak Huni (RLPH) yang memenuhi standar international minimal yang ditetapkan UN Habitat, yakni lembaga resmi di bawah PBB dan dikembangkan secara gratis bagi anggotanya, baik yang terkena bencana alam, kebakaran maupun tidak layak huni. 

"Melalui kegiatan yang dijalankan, Kopsyah BMI diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat, terutama pada saat ini pemerintah mencanangkan penerapan keuangan inklusif maka praktik Kopsyah BMI merupakan salah satu contoh baik dalam penerapan keuangan inklusif di Indonesia," ujar Yuana.

Ketua Kopsyah BMI Komarudin Batubara menyatakan komitmen untuk menerapkan sistem ekonomi Islam dengan menjadikan pendayagunaan ZISWAF (zakat, infaq, sedekah, dan wakaf) sebagai instrumen  pemberdayaan ekonomi yang dihimpun dari pengawas, pengurus, karyawan, dan anggota koperasi.  

Pendayagunaan ZISWAF Kopsyah BMI akan dioptimalkan untuk melalui program di antaranya pengadaan 100 ha sawah, pembangunan rumah sakit, rumah tahfidz dan masjid, serta pembangunan rumah siap huni gratis yang sampai saat ini sudah berjumlah 70 unit.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Yuana Sutyowati Barnas, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop dan UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21