Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:14 WIB. Yaman - PBB: serangan udara empat hari tewaskan 45 warga sipil di Yaman.
  • 10:12 WIB. Taliban - Empat orang polisi tewas oleh serangan Taliban di Afghanistan.
  • 10:09 WIB. Mandiri - Deposito valas Bank Mandiri turun 4,2% menjadi Rp25,8 triliun pada Q1 2018.
  • 10:08 WIB. Mandiri - Deposito rupiah Bank Mandiri tumbuh 3,3% menjadi Rp246,3 triliun pada QI 2018.
  • 10:07 WIB. Mandiri - Pada 2018, Bank Mandiri fokus pada penekanan jumlah deposito mahal untuk menurunkan cost of fund.
  • 10:05 WIB. Mandiri - Bank Mandiri ingin perkuat struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah (CASA).
  • 10:04 WIB. WhatsApp - Usia pengguna WhatsApp di Uni Eropa minimal 16 tahun.
  • 10:03 WIB. BRI - BRI gandeng ITB, UNPAD, dan UNPAR salurkan student loan.
  • 09:57 WIB. Saudi - Arab Saudi akan bangun Kota Hiburan untuk saingi Disney.
  • 09:55 WIB. Cambridge - Facebook terancam krisis akibat skandal Cambridge Analytica.
  • 09:54 WIB. Suriah - Rezim Suriah cegah pasokan bantuan ke wilayah Ghouta Timur.
  • 09:53 WIB. Palestina - PBB kekurangan dana sebesar Rp2,8 triliun untuk bantu Palestina.
  • 09:51 WIB. Iran - Donald Trump peringatkan Iran untuk tidak memulai program nuklir.
  • 09:49 WIB. Nepal - Sembilan ribu warga Nepal di AS terancam dideportasi.
  • 09:48 WIB. Venezuela - WHO: Kasus malaria di Venezuela melonjak 69 persen.

Basis Navicula Meninggal karena Kecelakaan

Foto Berita Basis Navicula Meninggal karena Kecelakaan
Warta Ekonomi.co.id, Amlapura, Bali -

Bassist grup band Navicula, Made Indra Dwi Putra, meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, Bali, Senin malam.

"Ya, Made Indra meninggal sekitar jam 18.30 Wita, karena cedera kepala berat dan multiple fracture akibat kecelakaan lalu lintas," kata Kabag Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas), dr Arya WS Duarsa.

Ia mengatakan, musisi Bali ini sempat menjalani perawatan di ruang perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah sejak Sabtu (24/3) lalu, karena tidak sadarkan diri.

Pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci penyebab utama Made Indra Dwi meningal karena pada Selasa (27/3) akan dikonfirmasi kepada pihak dokter yang menangani.

"Untuk lebih jelasnya, kami akan sampaikan Selasa (27/3) untuk kepastian penyebab meninggalnya dari pihak dokter yang menangani," katanya.

Sementara itu, vokalis grup band Navikula, Gede Robi Suprianto mengatakan, Made saat dibawa ke RSUP Sanglah sudah tidak sadarkan diri dan terjadi pendarahan dalam dan dipindahlan ke ICU dan keterangan dokter tulang rusuk patah, cedera kepala berat dan paru-paru pendarahan.

"Senin (26/3) pagi keadaan memburuk dan dokter menyarankan untuk dilakukan operasi thorax untuk bisa membuat Made bernapas. Namun, saat dokter memeriksa kondisi ginjalnya juga mengalami permasalahan dan sudah dilakukan cuci darah," katanya.

Ia menuturkan, dokter berencana akan melakukan operasi pada Selasa (27/3) pagi setelah dilakukan cuci darah. Namun, dalam proses itu Made Indra meningal dunia Pukul 18.25 Wita.

Saat ini keluarga masih berembug untuk proses pemakaman jenazah Made dan hingga saat ini musisi Bali ini masih dititipkan di RSUP Sanglah Denpasar. Informasi dari sumber lain menyebutkan pembetot bas dari grup musik asal Bali, Navicula, itu mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sakah, Gianyar, Sabtu (24/3).

Tag: musik

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Aswaddy Hamid

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6229.635 -78.513 575
2 Agriculture 1722.371 6.370 19
3 Mining 1919.443 -33.172 44
4 Basic Industry and Chemicals 789.595 -7.216 70
5 Miscellanous Industry 1264.767 -18.889 44
6 Consumer Goods 2549.123 -61.872 45
7 Cons., Property & Real Estate 500.752 -5.526 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1087.256 11.099 64
9 Finance 1120.332 -20.452 90
10 Trade & Service 942.879 -0.426 134
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 145 37 34.26
2 OASA 248 310 62 25.00
3 BIMA 97 118 21 21.65
4 RAJA 665 805 140 21.05
5 PTIS 328 394 66 20.12
6 GHON 1,185 1,400 215 18.14
7 NAGA 216 248 32 14.81
8 MLPT 710 800 90 12.68
9 CNTX 570 640 70 12.28
10 BPFI 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 BUVA 585 474 -111 -18.97
2 INPS 2,600 2,150 -450 -17.31
3 KDSI 1,010 910 -100 -9.90
4 SONA 3,100 2,800 -300 -9.68
5 RODA 550 500 -50 -9.09
6 TAXI 144 132 -12 -8.33
7 DEFI 1,095 1,005 -90 -8.22
8 BINA 685 630 -55 -8.03
9 HELI 258 238 -20 -7.75
10 CARS 1,950 1,820 -130 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 145 37 34.26
2 RAJA 665 805 140 21.05
3 AUTO 1,545 1,640 95 6.15
4 BBRI 3,580 3,490 -90 -2.51
5 UNVR 50,800 48,000 -2,800 -5.51
6 TKIM 9,725 9,950 225 2.31
7 BAPA 171 180 9 5.26
8 TLKM 3,750 3,830 80 2.13
9 UNTR 37,600 37,900 300 0.80
10 MNCN 1,410 1,395 -15 -1.06