Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:42 WIB. CRP Group - Cita Rasa Prima Indonesia Berjaya siap merilis enam kemitraan brand kuliner.
  • 19:40 WIB. INTP - Indocement Tunggal Prakasa menargetkan pertumbuhan volume penjualan semen sebesar 5%–6% tahun ini.
  • 19:39 WIB. SMGR - Semen Indonesia menargetkan volume penjualan semen tumbuh 4%–6% pada tahun ini.
  • 19:38 WIB. SMGR - Semen Indonesia mencatat volume penjualan semen turun 11,1% menjadi 3,31 juta ton pada Juni 2018.
  • 18:27 WIB. UNSP - Bakrie Plantations mencatat produksi kelapa sawit sekitar 244.000 ton hingga paruh pertama 2018.
  • 18:25 WIB. UNSP - Bakrie Plantations menargetkan volume produksi tumbuh sebesar 10% pada tahun ini.
  • 17:49 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV sedang bentuk konsorsium untuk kapal tunda.
  • 17:36 WIB. JSMR - Jasa Marga rekonstruksi rigid pavement ruas Jalan Tol Japek pada 21-26 Juli 2018.
  • 17:31 WIB. BNI - BNI kucurkan kredit investasi maksimum Rp735 miliar untuk Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong.
  • 17:28 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV dan IKI bangun kemitraan untuk perbaikan dan pemeliharaan kapal.
  • 17:23 WIB. PLTU - Progres pengerjaan proyek PLTU unit II milik Cirebon Energi sudah 15,7%.
  • 17:21 WIB. PLN - ESDM sarankan PLN gunakan 100% minyak sawit pada PLTD miliknya.
  • 17:20 WIB. PLN - PLN jamin puncak musim kemarau tak akan ganggu kinerja pasokan listrik di Sumsel.
  • 17:18 WIB. Bio Farma - Musem Bio Farma bidik 10 besar destinasi wisata kesehatan di Jawa Barat.
  • 17:17 WIB. Bio Farma - PT Bio Farma (Persero) kembangkan wisata sehat Museum Bio Farma.

e-KYC Jadi Fitur Baru Andalan TCASH

Foto Berita e-KYC Jadi Fitur Baru Andalan TCASH
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Penyedia beragam layanan finansial via mobile TCASH meluncurkan fitur terbarunya electronic Know Your Customer (e-KYC). Layanan ini diklaim satu-satunya di Indonesia setelah mendapat restu dari Bank Indonesia (BI).

Chief Executive Officer (CEO) TCASH Danu Wicaksana menjelaskan bila ada aplikasi yang menyebut fitur e-KYC setelah TCASH, hal itu tidak mendapat izin dari BI.

"Kalau ada yang mengatakan ada yang memakai e-KYC, itu belum mendapat izin dari BI," tegas Danu dalam acara peluncuran e-KYC di kantornya, The Energy Building, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Fitur ini dilengkapi dengan teknologi video call untuk validasi tatap muka, bayar beli apa pun di ponsel, dan Snap QR Code. Aplikasi terbaru ini juga telah tersedia di App Store dan Google Play Store, serta merupakan versi kedua sejak perkenalan awalnya pada pertengahan tahun lalu.

Kehadiran aplikasi TCASH Wallet ini diharapkan dapat turut mendukung perkembangan bisnis TCASH, yang kini telah menjangkau lebih dari 20 juta pelanggan di 34 provinsi di Indonesia serta memroses rata-rata lebih dari 10 juta transaksi bulanan.

Danu Wicaksana, CEO TCASH mengatakan, aplikasi TCASH Wallet merupakan salah satu user interface utama bagi layanan-layanan TCASH yang banyak digunakan oleh pelanggan. Pengembangan aplikasi terbaru ini bertujuan untuk memberikan pengalaman transaksi nontunai yang lebih nyaman dalam rangka meningkatkan kepuasan pelanggan.

"Kami pun sangat senang dapat menjadi perusahaan fintech pertama yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia untuk pengembangan dan penggunaan fitur Snap QR dan e-KYC dalam aplikasi," imbuhnya.

Aplikasi terbaru TCASH ini didesain mengusung filosofi 'uniquely Indonesian' yang tercermin dari penggunaan warna merah putih, serta sentuhan personal di aplikasi menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari penggunaan fitur berbagi dana (P2P) antar-pengguna TCASH, yang dilakukan dengan mencari kontak pengguna penerima dana, lalu memilih transaksi yang akan dilakukan.

Selain itu, pelanggan juga dapat menemukan sembilan fitur utama pada halaman "home" aplikasi, yang akan mempercepat proses transaksi.

Tak hanya pengembangan konsep, aplikasi ini pun dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan terbaru seperti berikut ini.

1. Fitur electronic Know Your Customer (e-KYC)

Fitur ini diperuntukkan bagi pelanggan yang ingin melakukan upgrade akun TCASH ke full service agar dapat menikmati seluruh layanan secara menyeluruh termasuk dengan mudah berbagi dana (P2P), menerima, dan menarik tunai dana. Pelanggan cukup mengisi biodata, mengunggah foto KTP, dan melakukan video call dengan agen TCASH melalui aplikasi di ponsel. Fitur ini akan mulai tersedia dalam aplikasi TCASH Wallet terbaru mulai 1 April 2018.

2. Fitur bayar-beli apa pun melalui ponsel

Dengan fitur ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan (TV, internet, BPJS, PLN, PDAM, kartu Halo), pembelian voucher game online, serta pembelian pulsa dan data Telkomsel. Ke depannya, TCASH akan melengkapi layanan ini sehingga dapat menjadi one stop service untuk semua jenis pembayaran tagihan dan pembelian nontunai di ponsel.

3. Fitur Snap QR Code

Fitur ini hadir untuk semakin memudahkan transaksi nontunai. Hingga saat ini, layanan Scan QR Code sudah dapat digunakan di sekitar 5.000 outlet merchant TCASH, seperti Es Teler 77, Halal Guys, Kopi Tuku, dan ribuan outlet lainnya. Ke depannya, TCASH berkomitmen untuk memperluas penggunaan Scan QR Code ini di merchant lokal lainnya.

Tak hanya itu, Snap QR Code ini juga akan dapat segera digunakan untuk pembelian tiket transportasi, seperti Bus Rapid Trans (BRT) Semarang, serta beberapa moda transportasi lain yang saat ini sedang dalam proses pengembangan.

 

Adanya aplikasi TCASH Wallet terbaru ini turut menguatkan strategi bisnis TCASH di masa mendatang melalui pengembangan ekosistem keuangan digital yang lebih solid lagi, termasuk pemberdayaan pasar modern dan universitas, melengkapi kegunaan (use case) TCASH dan titik layanan (Cash in, Cash Out) sehingga semakin mudah dijangkau masyarakat serta menawarkan beragam produk finansial ke pelanggan, seperti asuransi dan pinjaman yang juga menjadi fokus utama layanan TCASH tahun ini.

"Untuk semakin memanjakan pelanggan, kami memberlakukan zero rate untuk penggunaan aplikasi ini. Artinya, pelanggan tidak perlu membayar biaya penggunaan data untuk seluruh penggunaan aplikasi ini. Pelangan hanya perlu menggunakan data saat pertama kali mengunduh aplikasi, setelahnya tidak dipungut biaya apa pun," tutup Danu.

Tag: Telkomsel Cash (T-Cash), Danu Wicaksana

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10