Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:45 WIB. DPUM - Dua Putra Utama Makmur berencana meluncurkan 10 varian produk baru hingga akhir tahun 2018.
  • 10:14 WIB. Spionase - Rusia minta AS bebaskan warganya yang dituding lakukan aksi spionase.
  • 10:13 WIB. ASEAN - Kamboja kepincut sistem desentralisasi di Indonesia.
  • 10:12 WIB. Timor Leste - Indonesia-Timor Leste bahas pengelolaan ekosistem perairan.
  • 10:11 WIB. Bush - Mantan dokter pribadi George Bush ditembak.
  • 10:10 WIB. Timur Tengah - UU Negara Bangsa Yahudi ancam peluang perdamaian Timur Tengah.
  • 10:09 WIB. Gaza - Sekjen PBB desak Hamas-Israel hindari eskalasi Gaza.
  • 10:09 WIB. Arab Saudi - Saudi akan saksikan Gerhana Bulan terlama sepanjang 83 tahun.
  • 10:08 WIB. Malaysia - Otoritas Malaysia canangkan bebas pekerja ilegal mulai akhir Agustus.
  • 10:07 WIB. Israel - Turki: Israel kubur solusi perdamaian.
  • 10:06 WIB. Senjata - Amerika Serikat percepat penjualan senjata ke seluruh dunia.
  • 06:21 WIB. Cawapres - Mantan Ketua MK Mahfud MD menegaskan tidak pernah membahas soal Pilpres 2019 ketika bertemu Presiden Jokowi.
  • 06:20 WIB. Jokowi - Puluhan advokat di Sulawesi Tengah mendeklarasikan organisasi bernama Tim Pembela Jokowi.
  • 05:50 WIB. INCO - Vale Indonesia menganggarkan belanja modal sebesar US$95 juta pada 2018.
  • 05:49 WIB. INCO - Vale Indonesia menargetkan produksi nikel bisa mencapai 77.000 ton pada 2018.

Kunjungi Lokasi Kebakaran, Putin: Kenapa Ini Bisa Terjadi?

Foto Berita Kunjungi Lokasi Kebakaran, Putin: Kenapa Ini Bisa Terjadi?
Warta Ekonomi.co.id, Moskow -

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Selasa (27/3/2018) mengunjungi lokasi kebakaran di sebuah pusat perbelanjaan yang menewaskan sedikitnya 64 orang, dan mengecam "kelalaian" yang Putin katakan harus disalahkan atas tingginya korban tewas.

Para penyelidik yang melihat ke tempat kejadian perkara, menyatakan kebakaran tersebut salah satu yang paling mematikan di Rusia sejak pecahnya Uni Soviet, dan juga mengatakan bahwa pintu-pintu api di mal telah diblokir secara ilegal dan sistem alarm kebakaran tidak berfungsi dengan baik.

Api menyambar lantai atas pusat perbelanjaan Winter Cherry di kota Kemerovo, di mana kompleks bioskop dan tempat bermain anak-anak berada, pada hari Minggu sore.

Puluhan anak-anak telah menjadi korban tewas dalam tragedi di Kemerovo, wilayah penghasil batubara sekitar 3.600 km (2.200 mil) timur Moskow. Kebakaran tersebut telah memicu kemarahan publik tentang kegagalan nyata dalam standar keselamatan kebakaran di mal Rusia.

Putin, yang notabene terpilih kembali akhir pekan lalu sebagai pemimpin Rusia, tiba di tempat kejadian pada hari Selasa dan meletakkan karangan bunga di upacara peringatan untuk para korban kebakaran.

"Apa yang sedang terjadi disini? Ini bukan perang, itu bukan ledakan metana spontan. Orang-orang datang untuk bersantai, anak-anak. Kami berbicara tentang demografi dan kehilangan banyak orang,” tutur Putin dalam pertemuan dengan para menteri di Kemerovo, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (27/3/2018).

"Mengapa? Karena beberapa kelalaian kriminal, karena kecerobohan. Bagaimana ini bisa terjadi?," Putin bertanya.

Kepala Komite Investigasi Rusia, yang menangani kejahatan besar, mengatakan bahwa sistem alarm kebakaran di mal telah rusak sejak 19 Maret dan seorang penjaga keamanan tidak menyalakan sistem alamat umum untuk memperingatkan orang-orang agar mengevakuasi diri dari bangunan tersebut.

Tag: Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin, Kebakaran, Moscow, Sergei Lavrov

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10