Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:36 WIB. Palestina - Hamas minta faksi Suriah hindari serang pengungsi Palestina.
  • 18:35 WIB. China - Kim Jong-Un meminta maaf ke China atas insiden kecelakaan bus di Korea Utara.
  • 18:34 WIB. Suriah - Qatar: Suriah bencana kemanusiaan terburuk di dunia.
  • 18:33 WIB. NATO - Slovakia kerahkan 152 tentara untuk gabung NATO di Baltik.
  • 18:32 WIB. Turki - Otoritas Turki jebloskan 13 jurnalis ke penjara.
  • 18:31 WIB. Palestina - Jenazah ilmuwan Palestina yang ditembak tiba di Kairo.
  • 18:01 WIB. Politik - Rizal Ramli minta debat terbuka dengan Sri Mulyani soal utang negara.
  • 18:00 WIB. Pilpres - Fadli Zon dan Amien Rais berembuk cari penantang Jokowi.
  • 18:00 WIB. Pilpres - PDIP tunggu tafsiran MK soal peluang JK jadi Cawapres.
  • 17:59 WIB. Pilpres - Amien Rais tetap prediksi Jokowi lawan Prabowo.
  • 17:59 WIB. Politik - Mendagri minta ceramah di rumah ibadah merujuk kitab suci.
  • 17:58 WIB. Politik - PKS akui pernah bertemu Presiden Jokowi dua kali.
  • 16:45 WIB. Huawei - Huawei ogah banting harga seperti Xiaomi dan Asus.
  • 16:45 WIB. LG - LG perkenalkan lini produk TV terbarunya,┬áLG Signature OLED TV W8 dan G8, serta LG OLED TV E8, C8, dan B8, dalam ajang LG InnoFest 2018.
  • 16:44 WIB. Cryptocurrency - Malta bakal jadi pusat mata uang kripto di dunia.

Indonesia Perlu Payung Hukum Terkait Data Pribadi

Foto Berita Indonesia Perlu Payung Hukum Terkait Data Pribadi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Masifnya pertumbuhan industri perdagangan daring atau e-commerce membuat data pribadi penggunanya rawan untuk disalahgunakan. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat segera membuat payung hukum untuk melindungi data pribadi masyarakat.

Ketua Padjajaran Alumni Club (PAC) Ary Zulfikar mengatakan hingga saat ini, Indonesia belum memiliki hukum perlindungan data pribadi. Dengan semakin maraknya era digitalisasi dimana semakin mudahnya transfer informasi data pribadi, baik untuk kegiatan komersial maupun transaksi perbankan, sudah dipandang perlu pembuatan UU Perlindungan Data Pribadi.

"Ini penting menjadi prioritas bagi Pemerintah," katanya di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kasus pencurian 50 juta data pribadi pengguna Facebook menjadi pelajaran berharga betapa pentingnya perlindungan data pribadi. Kasus itu seharusnya menjadi rujukan pemerintah untuk mempercepat pembahasan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

"Di era digital seperti sekarang, tingkat urgensi UU PDP semakin tinggi," tambahnya.

Hal-hal yang perlu diantisipasi dengan rencana berlakunya UU Perlindungan Data Pribadi, lanjut Ary, adalah bagaimana penyelenggaraan data pribadi dapat menjaga keamanan dan mengolah data pribadi tanpa melanggar hak-hak pemilik data pribadi. Terlebih lagi pelanggaran atas data pribadi dalam RUU Perlindungan Data Pribadi memuat juga ketentuan pidana akibat penyalahgunaan data pribadi, baik disengaja maupun tidak.

Sementara itu, Ahli Perlindungan Data Pribadi dari Universitas Padjajaran Sinta Dewi menambahkan dalam era digital ekonomi, masalah kepercayaan merupakan faktor paling utama sehingga user merasa nyaman dan aman. Salah satu pilar terpenting untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat adalah data privacy dan security

Ahli Perlindungan Data Pribadi dari Universitas of Malaysia Abu Bakar menegaskan bahwa kasus Cambridge Analytica dan Facebook yang sedang dilakukan investigasi oleh European Union (EU) semakin menegaskan urgensi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Indonesia.

Direktur Hukum dan Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah menjelaskan sebagai lembaga perbankan, pihaknya akan menjaga kerahasiaan data pribadi nasabahnya. Perseroan selalu berupaya mematuhi hukum perlindungan data pribadi yang ada dalam industri perbankan.

"Dengan berkembangnya era digital dan mudahnya data pribadi digunakan untuk kepentingan transaksi perbankan maka institusi perbankan sebagai pihak yang berkepentingan sangat perlu menjaga penggunaan data pribadi, perbankan perlu memahami konsesuensi yang mungkin timbul dari dampak berlakunya UU Perlindungan Data Pribadi ini," tutupnya.

Tag: e-commerce, Ary Zulfikar, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Sinta Dewi, Universitas Padjadjaran (Unpad)

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52