Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:37 WIB. AP I - Kapasitas penampungan untuk terminal bandara El Tari saat ini hanya mencapai 1,3 juta.
  • 06:36 WIB. AP I - Pengelola Bandara El Tari Kupang memperluas terminal penumpang bandara.
  • 06:33 WIB. Pertamina - Pertamina menyatakan distribusi B20 di Sulawesi Utara dan Gorontalo berlangsung lancar. 
  • 06:32 WIB. JSMR - Jasa Marga menggencarkan sosialisasi kebijakan integrasi satu tarif JORR yang akan diberlakukan pada 29 September 2018.
  • 06:31 WIB. KRAS - Krakatau Steel berupaya memperluas pasar ke luar negeri.
  • 06:30 WIB. KRAS - Krakatau Steel membidik nilai ekspor hingga US$100 juta sepanjang 2018.
  • 06:30 WIB. Jasindo - Jasindo mulai membidik nelayan di perbatasan untuk menjadi nasabah asuransi nelayan.
  • 06:29 WIB. WIKA - WIKA terlibat dalam penerangan di Indonesia Timur dan saat ini sedang mengerjakan PLTMG paket 4. 
  • 06:25 WIB. WIKA - WIKA mengerjakan proyek EPC Pipanisasi Semarang - Gresik sepanjang 280 km.
  • 06:24 WIB. WIKA - Nilai proyek EPC yang sedang dikerjakan WIKA di bidang industrial plant lebih dari US$1 miliar.
  • 06:11 WIB. WIKA - WIKA menargetkan kontrak baru dari sektor EPC sebesar Rp7,67 triliun.
  • 06:11 WIB. BTN - BTN menunjuk Eko Hapsoro sebagai sekretaris perusahaan sementara.
  • 06:10 WIB. Mandiri - Yulie Sekuritas telah melaporkan Mandiri kepada OJK mengenai dugaan tindak pidana perbankan.
  • 06:08 WIB. Mandiri - Yulie Sekuritas menyomasi Mandiri setelah Mandiri mencairkan deposito kepada Jeje Yutrindo Utama.
  • 21:01 WIB. PEP - Pertamina EP melakukan pengeboran sumur BTP-01 di Desa Bungku, Kabupaten Batanghari.

Aset MAMI Tumbuh 62%, Lampaui Angka Pertumbuhan di Reksa Dana Tanah Air

Foto Berita Aset MAMI Tumbuh 62%, Lampaui Angka Pertumbuhan di Reksa Dana Tanah Air
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Aset yang dikelola PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dalam 24 produk reksa dana tumbuh signifikan sebesar 62% dalam waktu satu tahun, dari semula Rp15,9 triliun menjadi Rp25,7 triliun. Angka tersebut jauh melampaui angka pertumbuhan industri reksa dana di Tanah Air yang sebesar 35%.

Presiden Direktur MAMI, Legowo Kusumonegoro, mengungkapkan total dana kelolaan MAMI mencapai Rp65,7 triliun pada akhir tahun 2017, atau meningkat 28% dalam waktu setahun. Dana milik lebih dari 197 ribu investor Indonesia tersebut dikelola dalam 24 produk reksa dana dan 46 mandat investasi.

“Pertumbuhan ini tidak terlepas dari solusi inovatif yang kami tawarkan kepada para investor dan calon investor," tutur Legowo dalam pertemuan yang digelar di kantor Manulife pada Selasa (27/3/2018).

Memahami kekhawatiran masyarakat investor akan volatilitas pasar dan keinginan untuk mengoptimalkan imbal hasil investasi, MAMI menawarkan reksa dana Manulife Pendapatan Bulanan II (MPB II) yang memiliki tingkat risiko lebih rendah. 

"Selain itu, tahun lalu kami juga fokus menawarkan reksa dana syariah," imbuh Legowo.

Pada 12 Mei 2017, MAMI meluncurkan reksa dana Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI), yang memungkinkan masyarakat untuk berinvestasi dengan dana minimal Rp10ribu. Selain dirancang untuk investor umum, MSSI juga dapat menjadi produk investasi  pilihan bagi para investor pemula.

Director & Chief of Legal, Risk and Compliance Officer MAMI yang juga merangkap sebagai Ketua Unit Pengelola Investasi Syariah (UPIS) MAMI, Justitia Tripurwasani, mengatakan, MAMI telah membentuk UPIS pada bulan Mei 2017.

Bersama Dewan Pengawas Syariah (DPS), MAMI selalu meningkatkan tata kelola investasi syariah yang telah sejalan dengan prinsip-prinsip syariah sekaligus peraturan Otoritas Jasa Keuangan terkait. Selain itu, MAMI juga membuat modul edukasi finansial “3i-amanah” (insyaf, irit, invest) dengan memasukkan topik tentang peraturan, prinsip, dan konsep pengelolaan investasi secara syariah.”

Lebih lanjut Legowo menjelaskan bahwa solusi inovatif yang ditawarkan MAMI disambut baik oleh para investor. Dana kelolaan MPB II tumbuh sebesar 580% dalam waktu 1 tahun, dari semula hanya Rp465,7 miliar menjadi Rp3,2 triliun pada akhir tahun 2017.

Sementara itu, reksa dana MSSI yang belum genap satu tahun diluncurkan telah memiliki dana kelolaan sebesar Rp609,7 miliar hingga akhir Desember 2017 lalu. Selain itu, dana kelolaan reksa dana MANSYAF pun tumbuh secara fenomenal, sebesar 2,255%, dari semula US$13,8 juta menjadi US$324,28 juta di akhir tahun 2017.

Legowo mengatakan, “Kami juga menawarkan reksa dana melalui klikMAMI.com, yang pada tahun 2017 lalu berhasil memberikan kemudahan akses bagi lebih dari 3.500 orang untuk menjadi investor baru di reksa dana.“

Beragam kontribusi MAMI bagi masyarakat dan beragam pencapaian di tahun 2017 berhasil mengantarkan MAMI menjadi perusahaan manajer investasi terbaik di Indonesia. Pada Jumat (23/3/2018), MAMI menerima penghargaan Best Fund House dari Asia Asset Management dalam ajang 2018 Best of the Best Awards yang berlangsung di Hong Kong. Penghargaan yang sama juga diraih oleh MAMI pada tahun 2016 dan 2015.  

Tag: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Legowo Kusumonegoro, Justitia Tripurwasani, Reksa Dana

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading