Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ini Dia Buku yang Sering Dipakai untuk Indoktrinasi Para Teroris

Foto Berita Ini Dia Buku yang Sering Dipakai untuk Indoktrinasi Para Teroris
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sidang kasus pengeboman Thamrin dengan terdakwa Aman Abdurrahman alias Oman menghadirkan saksi Indra Prasetyo alias Dian Priyatna alias Prasetyo.

Dalam kesaksiannya dia mengaku dirinya diminta oleh pelaku bom Thamrin, Muhammad Ali untuk membersihkan senjata api jenis FN.

"Saya cuma membersihkan senpi (senjata api) jenis FN di rumah Muhammad Ali," kata Indra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Indra menceritakan bahwa pada Oktober 2015, ia mendapatkan senjata api tersebut dari Rois. Kemudian Muhammad Ali (pelaku bom Thamrin yang meninggal dunia) memerintahkan Indra untuk membersihkan senjata tersebut di rumah milik Ali.

"Karena sudah lama berkarat, maka harus dibersihkan," katanya.

Meski demikian, ia tidak tahu dengan pasti tujuan penggunaan senjata tersebut.

"Penggunaan senpi saya tidak tahu," katanya.

Kemudian digelar Daurah (pertemuan) Malang, Jawa Timur pada Desember 2015. Menurut dia, ada sekitar 20 peserta yang mengikuti daurah tersebut. Para peserta merupakan warga sekitar Malang.

Adapun materi dalam daurah yang berlangsung selama tiga hari tersebut berisi pembekalan bagi para calon jihadis yang hendak ke Suriah.

"Pelatihannya tentang dasar-dasar perang, tentang teknik tempur di sana," katanya.

Dalam daurah yang diselenggarakan di sebuah villa di Malang itu, Indra merupakan salah satu dari tiga instruktur. Dua instruktur lainnya adalah Abugar (kakak Indra) dan Muhammad Ali.

Indra mengungkapkan bahwa ia bertemu dengan Aman pertama kali di Lapas Nusakambangan pada sekitar akhir tahun 2014. Saat itu Indra diajak kakaknya, Saiful alias Abugar ke lapas tersebut.

Sementara terkait buku karangan Aman, Indra menambahkan, sebelum daurah Malang diadakan, para peserta daurah sudah memiliki buku seri karangan Aman Abdurrahman tersebut. Buku tersebut merupakan dasar pendeklarasian kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hal ini diamini oleh saksi lainnya, Joko Sugito. Menurut Joko, tersebut digunakan sebagai pegangan dalam struktur organisasi JAD.

"Iya (sebagai pedoman JAD)," kata terpidana kasus pelemparan bom Gereja Oikumene, Samarinda itu.

Menurut dia, buku karangan Aman itu harus dibaca oleh para anggota JAD. 

"Acuannya itu (buku seri materi tauhid). Paling banyak dibaca itu," katanya.

Sidang dengan terdakwa Oman alias Aman Abdurrahman pada Selasa di ruang sidang utama Prof. H. Oemar Seno Adjiz SH, PN Jaksel menghadirkan tiga saksi yakni Joko Sugito (pelaku pengeboman Gereja Oikumene, Samarinda, Kaltim tahun 2016), Syawaluddin Pakpahan (pelaku penggorokan polisi di Mapolda Sumut) dan Indra Prasetyo alias Dian.

Aman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bom Thamrin. Aman dituduh berperan sebagai pengendali di balik teror tersebut. Aman seharusnya bebas pada 17 Agustus 2017 usai menjalani masa hukuman sembilan tahun atas keterlibatannya dalam pelatihan militer kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di pegunungan Jalin, Kabupaten Aceh Besar, 2010.

Namun pada 18 Agustus 2017, polisi menetapkan Aman sebagai karena diduga terlibat dalam serangan teror Bom Thamrin.

Tag: Bom Jakarta, Terorisme

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21