Portal Berita Ekonomi Senin, 23 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:40 WIB. Pertamina - Pertamina butuh pinjaman 80% dari nilai investasi US$1,8 miliar untuk proyek PLTGU Jawa-1.
  • 10:38 WIB. ESDM - ESDM punya PR rampungkan tanda tangan kontrak Blok South Jambi yang terminasi di 2020 dan Blok Rokan yang terminasi di 2021.
  • 10:36 WIB. ACP - Tahun ini, Adhi Commuter Properti bidik penjualan pemasaran Rp1 triliun dari proyek TOD.
  • 10:35 WIB. Adhi Commuter - Di semester II 2018, Adhi Commuter kembangkan LRT City Urban Signature Ciracas, Cisauk Point, Oase Park, dan MTH 27.
  • 10:31 WIB. ACP -  Adhi Commuter Properti sedang garap tiga proyek LRT City.
  • 10:28 WIB. ESDM - Kementerian ESDM tetapkan dua aturan menteri untuk dukung proyek PLTP. 
  • 10:25 WIB. KCI - PT KCI minta maaf kepada pengguna jasa commuter line terkait antrean loket dan gate elektronik di sejumlah stasiun.
  • 10:20 WIB. KCI - PT KCI siapkan surat keterlambatan kerja bagi pengguna KRL karena antre panjang beli tiket kertas.
  • 09:48 WIB. Taliban - Afghanistan tawarkan Taliban gencatan senjata selama Idul Adha.
  • 09:46 WIB. Los Angeles - Serangan di supermarket Los Angeles, 1 tewas, puluhan disandera.
  • 09:45 WIB. China - CIA: China ingin gantikan AS sebagai negara adidaya dunia.
  • 09:44 WIB. Shanghai - Antisipasi topan, 190 ribu warga di Shanghai direlokasi.
  • 09:43 WIB. Trump - FBI rilis dokumen tentang mantan penasihat kampanye Trump.
  • 09:42 WIB. Yordania - Israel evakuasi 800 anggota White Helmets ke Yordania.
  • 09:42 WIB. Malaysia - Menlu Malaysia dan Habibie diskusikan pusat informasi muslim.

Walhi Desak KLH Selidiki Perusahaan yang Cemari Danau Toba

Foto Berita Walhi Desak KLH Selidiki Perusahaan yang Cemari Danau Toba
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelidiki perusahaan yang telah mencemari air Danau Toba.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut Dana Prima Tarigan di Medan, Selasa, mengatakan kondisi air Danau Toba sudah semakin mengkhawatirkan, terutama bagi masyarakat yang tinggal daerah tersebut.

Sehubungan dengan itu, menurut dia, pemerintah bisa membentuk tim yang bertugas untuk mengungkap korporasi yang melakukan pencemaran di kawasan Danau Toba tersebut.

"Kita tidak boleh menuding perusahaan yang bertanggung jawab akibat pencemaran air Danau Toba, tanpa adanya bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ujar Dana.

Ia mengatakan tim yang dibentuk oleh pemerintah itu, nantinya melakukan survei di kawasan Danau Toba, untuk mengetahui perusahaan yang melakukan pencemaran dengan cara membuang limbah.

Bagi perusahaan yang terbukti melakukan pencemaran tersebut, dapat dijerat melanggar Undang-Undang Lingkungan Hidup.

"Pemilik perusahaan tersebut, dapat dihukum pidana dan membayar denda, karena melakukan pencemaran air Danau Toba itu," ucapnya.

Dana menyebutkan kondisi air Danau Toba yang berada di Provinsi Sumut, harus tetap bersih dari pencemaran lingkungan, karena hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan warga.

Tag: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Twitter.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10