Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:01 WIB. PEP - PEP Asset 3 mengkover tiga lapangan migas, yaitu Subang Field, Jatibarang Field, dan Tambun Field.
  • 23:00 WIB. BTN - Pertumbuhan kredit BTN didominasi oleh KPR.
  • 22:59 WIB. BTN - BTN mencatat disbursement kredit sampai kuartal III 2018 sebesar Rp 56 triliun, naik 14% yoy.
  • 22:55 WIB. WSKT - Waskita meningkatkan modal disetor dan ditempatkan oleh perusahaan ke PT Waskita Toll Road.
  • 22:06 WIB. Pertamina - Pertamina sudah melakukan penyesuaian harga sembilan kali sepanjang Januari-Oktober 2018.
  • 22:00 WIB. BTN - BTN mengaku tak memiliki eksposur KPA di pembangunan proyek apartemen Meikarta.
  • 21:59 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance memperbesar pembiayaan multiguna dan mengandalkan nasabah tetap yang kini telah mencapai 350.000 orang.
  • 21:58 WIB. MTF - Sampai September 2018, Mandiri Tunas Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp20 triliun, naik 30% yoy.
  • 21:57 WIB. MTF - Mandiri Tunas Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp25 triliun di tahun 2018.
  • 19:02 WIB. Khashoggi - Otoritas Turki mengatakan belum membagikan audio terkait dengan pembunuhan Khashoggi dengan siapa pun.
  • 19:01 WIB. Laut China Selatan - AS gaet Jepang tangkis pengaruh China di LTS.
  • 19:01 WIB. Kanada - Pasokan ganja di Kanada dilaporkan telah ludes.
  • 19:00 WIB. TSLA - Tesla meluncurkan mobil Model 3 dengan harga US$45.000.
  • 18:59 WIB. Afghanistan - Aksi penembakan tunda pemilu Afghanistan di Kandahar.
  • 18:59 WIB. Donald Trump - Trump yakin Khashoggi sudah meninggal dunia.

Bagaimana Nasib Driver Uber Pasca-aksi Akuisisi?

Foto Berita Bagaimana Nasib Driver Uber Pasca-aksi Akuisisi?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebagian pengemudi Uber mengaku belum menentukan sikap usai perusahaan penyedia layanan teknologi pemesanan transportasi daring itu diakuisisi Grab.

Wempy, salah satunya. Pengemudi yang tinggal di kawasan Bekasi itu sebenarnya tak keberatan jika harus pindah ke perusahaan layanan lain. Namun, dia mengeluhkan adanya aturan registrasi ulang yang menurutnya tak perlu.

"Memang menyarankan untuk pindah ke Grab, tetapi itu semua tergantung kami. Kami hanya mitra. Soalnya di Grab sistemnya daftar ulang kembali seperti driver baru. Harusnya enggak boleh begitu," katanya di kawasan Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).

Menurut Wempy, seharusnya pihak perusahaan memfasilitasi pengemudi agar tak perlu melakukan registrasi ulang sendiri layaknya pengemudi baru.

"Harusnya dari pihak Uber ini memberi jalan agar mempermudah (driver) bergabung dengan Grab, bukannya meminta daftar ulang," kata dia.

Keluhan senada dilontarkan pengemudi Uber lain, Maulana dan Andri.

"Akuisisinya harus ke Grab ya, tetapi harus daftar ulang yang saya bingung. Harusnya langsung saja berjalan apa adanya. Saya hanya tahu untuk daftar ulang, yang lainnya saya enggak tahu," tutur Maulana.

Di sisi lain, Andri mengaku baru mengetahui aturan registrasi ulang melalui surat elektronik yang dia terima. Namun dia belum memutuskan akan melakukan registrasi ulang karena masih menunggu keputusan rekan-rekannya.

"Diharuskan registrasi ulang ke Grab. Karena, yang saya dengar Grab sama Uber sudah gabung. Saya baru tahu infonya kemarin. Dikirimin formulirnya juga via email," kata dia yang baru bergabung dengan Uber tiga pekan lalu itu.

Merasa Diterlantarkan

Proses registrasi ulang saat ingin melakukan migrasi ke Grab membuat beberapa mitra pengemudi merasa diterlantarkan. Suwardi (56) menanyakan masa depan kemitraan dengan perusahaan tersebut ke kantor operasional Uber di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, namun tampak lesu saat keluar dari kantor.

Pria yang sudah dua tahun bergabung dengan Uber itu mengusap peluh di keningnya dengan tangan yang masih dibalut sarung tangan kain hitam. Teman-temannya yang baru datang menyambutnya, menantikan informasi yang akan dia sampaikan.

"Saya rasanya kok seperti ditelantarkan ya," katanya pada rekan-rekan yang berkumpul di halaman depan kantor Uber.

"Tadi saya menanyakan nasib kita ini bagaimana di dalam sana, tapi malah disodorkan kertas daftar alamat kantor Grab. Tanya ke Grab saja pak, ini alamatnya. Yang paling dekat di Srengseng', seperti itu katanya," lanjut Suwardi, memicu banyak tanya dari rekan-rekannya.

Setelah kesepakatan akuisisi Uber oleh Grab, Uber akan memiliki 27,5 persen saham di Grab dan Dara Khosrowshahi selaku CEO Uber akan bergabung dengan dewan direksi Grab. Namun, nasib para karyawan perusahaan dan pengemudi yang menjadi mitra mereka belum jelas.

"Namanya dibeli, ini sepertinya cuma pembelaan saja. Kalau memang dibeli kan kita harusnya diistimewakan. Saya maunya kalau nanti ke Grab, saya langsung dikasih atribut saja, tak perlu daftar ulang," kata Suwardi.

Selama masa transisi setelah pengumuman akuisisi, Grab dan Uber akan bekerja sama dalam proses migrasi mitra pengemudi dan penumpang Uber maupun rekanan pengantaran Uber Eats ke platform Grab. Meski demikian, Suwardi dan rekan-rekan mitra lain khawatir tidak masuk kualifikasi perekrutan Grab yang salah satunya mensyaratkan usia pengemudi maksimal 55 tahun.

"Takutnya nanti di sana dites lagi," kata mitra Uber lain, Joko Santoso.

Aplikasi Uber akan tetap beroperasi selama dua minggu ke depan untuk memastikan stabilitas para mitra Uber di mana mereka dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran mitra Grab secara daring. Adapun, Uber Eats akan tetap beroperasi hingga akhir Mei, sampai rekanan pengantaran dan restoran Uber pindah ke platform GrabFood.

Tag: Uber Indonesia, Grab

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Reuters/Beawiharta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46