Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Facebook - Kantor Facebook di AS dapat ancaman bom. 
  • 16:35 WIB. Samsung - Samsung kolaborasi dengan Tesla kembangkan mobil otonom. 
  • 16:32 WIB. Facebook - Facebook akui bertemu dengan kedua Paslon Pilpres 2019.
  • 16:30 WIB. GoPro - GoPro pindahkan pabrik keluar China.
  • 16:29 WIB. Grab - Grab sebar diskon ongkir hingga 80% saat Harbolnas. 
  • 16:00 WIB. IHSG - Penutupan sesi II, HSG menguat 0,64% ke level 6.115,58. 

Perry Warjiyo: BI Mampu Jalankan Kebijakan Pro Pertumbuhan

Foto Berita Perry Warjiyo: BI Mampu Jalankan Kebijakan Pro Pertumbuhan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengklaim mampu menerapkan kebijakan yang pro-pertumbuhan ekonomi, tetapi tetap sejalan dengan mandat utama Bank Sentral untuk menjaga stabilitas kurs Rupiah dan mengendalikan inflasi.

Dia yakin dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi hingga 6% dari 5,07 persen tahun ini, namun tidak melupakan mandat utamanya guna menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah derasnya tekanan dari perekonomian global.

"Pro-pertumbuhan dan stabilitas bukan sesuatu yang dikontradiksikan," ujar Perry saat uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon gubernur BI di Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Perry mengatakan sejak 2015, ekonomi Indonesia terus menunjukkan pemulihan setelah melalui fase perlambatan di 2011 karena anjloknya harga komoditi global. Dia mengatakan stimulus terhadap pertumbuhan perlu didorong dengan kebijakan yang dapat menarik investasi.

Menurut bankir karier bank sentral itu, pertumbuhan ekonomi yang saat ini sebesar 5,07% bisa saja tumbuh menjadi 6% dengan mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Selain itu, kata dia, Bank Sentral juga akan mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan mendorong peningkatan ekspor dengan memperluas ekspor di sektor-sektor lainnya.

"Kita bisa mendorong ekspor, tapi tantangannya pertumbuhan ekonomi yang ada belum meluas dan lebih banyak kepada infrastruktur dan komoditas saja. Belum meluas ke sektor-sektor lain seperti ke sektor pertanian, manufaktur, perkebunan, dan sebagainya," ucapnya.

Namun, Anggota Komisi XI Andreas Edy Susetyo mengatakan, mandat utama BI hanya menjaga inflasi sesuai target dan juga stabilitas nilai tukar. Jika BI ingin berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dia mempertanyakan, apakah Perry setuju jika Undang-Undang BI Tahun 2009 direvisi dengan memperluas mandat BI.

"Saat ini indikator kinerja BI hanya dua yakni nilai tukar dan inflasi," ujar dia.

Anggota Komisi XI lainnya, Michael Jono, mengatakan Perry jangan melupakan tugas utamanya untuk menjaga nilai tukar Rupiah. Hal itu karena selama ini, kurs Rupiah terus tertekan, bahkan ketika BI sudah melakukan intervensi ke pasar valas dan Surat Berharga Negara.

"Jadi, jangan sampai BI tergoda melakukan di luar core tugasnya. Untuk stabilitas kurs saja BI masih terpogoh-pogoh," ungkap dia.

Tag: Perry Warjiyo, Bank Indonesia (BI), Rupiah, Inflasi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40