Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:36 WIB. Askrindo Syariah - Askrindo Syariah kerja sama kafalah dengan Puskopssim NU Jatim.
  • 20:33 WIB. BUMN - Bank BUMN akan masuk ke switching JPN melalui danareksa.
  • 20:32 WIB. BNI - Pertumbuhan deposito BNI turun 1,55% YoY menjadi Rp168,84 triliun.
  • 20:30 WIB. Askrindo - Sampai Q1 2018, Askrindo raih hasil underwriting sebesar Rp822 miliar, naik 29% YoY.
  • 20:28 WIB. Askrindo - Askrindo bidik premi Rp5,3 triliun sampai tutup tahun 2018.
  • 20:27 WIB. Askrindo - Hingga Maret 2018, Askrindo cetak premi bruto sebesar Rp889 miliar, meningkat 38% YoY.
  • 20:25 WIB. Mandiri - Bank Mandiri catat kredit yang belum ditarik pada QI 2018 sebesar Rp151,3 triliun.
  • 20:22 WIB. Pertamina - Pertamina minta harga khusus untuk beli minyak mentah domestik.
  • 20:21 WIB. Pertamina - Nicke Widyawati akui kenaikan harga minyak mentah tekan biaya produksi premium.
  • 20:16 WIB. BSDE - Bumi Serpong Damai akan menerbitkan obligasi senior berdenominasi dolar AS senilai US$250 juta.
  • 19:13 WIB. Hukum - KPK sebut kasus e-KTP tak berhenti di Setya Novanto.
  • 19:12 WIB. Politik - PKS minta Alumni 212 waspada dimanfaatkan kepentingan Jokowi.
  • 16:23 WIB. Suriah - Warga negara Rusia diwartakan bantu rezim Assad di Suriah.
  • 16:21 WIB. Nigeria - 16 orang tewas dalam serangan gereja di Nigeria.
  • 16:20 WIB. Malaysia - Polisi pastikan pembunuh ilmuwan Palestina masih di Malaysia.

EY Tingkatkan Skala Bisnis Pengusaha Wanita Lewat Ajang Penghargaan

Foto Berita EY Tingkatkan Skala Bisnis Pengusaha Wanita Lewat Ajang Penghargaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Studi dari International Finance Corporation menemukan bahwa banyak pengusaha wanita menganggap bisnis mereka sama dan bahkan lebih menguntungkan dibandingkan dengan pria. Selain itu, sebuah penelitian Women's World Banking menyatakan bahwa diperkirakan 33% hingga 66% UKM di ASEAN dimiliki oleh wanita. Dengan meningkatnya akses ke layanan keuangan dan non-keuangan bagi wanita tentunya akan mendorong perekonomian ASEAN. 

Dengan menimbang besarnya kontribusi bisnis yang dipimpin dan dimiliki oleh wanita untuk ekonomi negara, dukungan bagi usaha mereka dalam segala aspek menjadi sangat signifikan.

Dalam rangka membantu wirausahawan wanita mengatasi tantangan bisnis dan memanfaatkan potensi mereka untuk meningkatkan skala bisnis, EY Entrepreneurial Winning WomenTM (EWW) yang hdair sejak 2010 saat ini diselenggarakan dua tahun sekali. Bertemakan "Passion, Power, Purpose: Unlocking Possibilities", EY bekerja sama dengan Wanita Wirausaha Femina (Femina Group) dan didukung oleh The Financial Club Jakarta, Forbes Indonesia, dan Alleira Batik.

Panelis pembicara dalam acara peluncuran program EWW 2018 di Financial Club, Jakarta, Rabu (28/3/2018) terdiri dari Julianingsih Tan (Chief Financial Officer EY Indonesia), Svida Alisjahbana (CEO Femina Group), Elidawati Ali Oemar (CEO Elcorps, EWW Class of Winner 2016, dan EWW Asia-Pacific Class of 2018), dan Wilda Yanti (Founder dan CEO PT Xaviera Global Synergy dan EWW Class of Winner 2016). 

Para panelis berbagi cerita mengenai keberhasilan dan tantangan perjalanan bisnis, kepemimpinan, dan bagaimana bisnisnya dapat berkontribusi bagi masyarakat. Selaras dengan topik diskusi, panelis berbicara mengenai wanita yang saat ini telah menjadi kunci dalam mempercepat kemajuan ekonomi di ASEAN.

Sebanyak 16 dari 50 pengusaha wanita terkaya di Asia berasal dari kawasan ASEAN. Wanita di kawasan ini memainkan peran ekonomi yang utama sebagai pemilik bisnis dan pengusaha di berbagai sektor, terutama di tingkat mikro, perusahaan skala kecil dan menengah.

Berdasarkan studi EY yang terbaru berjudul Can ASEAN Move Forward If Women Are Left Behind?, EY menganalisis strategi yang telah diadopsi sektor privat untuk mendukung dan memberdayakan wanita dalam industri dan bisnis serta mengeksplor bagaimana sistem pendidikan dapat mendorong wanita untuk memaksimalkan potensinya. Hal-hal tersebut dapat berdampak pada kemajuan ekonomi, politik, dan bisnis wanita melalui kebijakan yang memberikan manfaat yang lebih baik bagi pengusaha wanita.

Mengenai tujuan program tahun ini, Chief Financial Officer EY Indonesia Julianingsih Tan mengungkapkan bahwa untuk mempercepat pertumbuhan bisnis yang dimiliki dan dipimpin wanita, program EWW akan memaksimalkan skill dan talenta pengusaha wanita di Indonesia.

"Adanya tantangan yang ditemui oleh para pengusaha wanita dapat diatasi," jelasnya, Rabu (28/3/2018) di Jakarta. 

Kemudian, melalui program ini pula, EY akan memperkuat para pengusaha wanita untuk dapat berpikir lebih besar, memperluas jaringan bisnis, belajar dari rekan-rekan pengusaha, dan mendapatkan mentor bisnis.

"Hal tersebut akan membantu memperbesar skala bisnis, mengelola tantangan, dan meningkatkan kesejahteraan," tambah Julianingsih.

Tag: Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pengusaha, EY Indonesia, Julianingsih Tan

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: EY Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6079.850 -149.785 575
2 Agriculture 1691.011 -31.360 19
3 Mining 1877.346 -42.097 44
4 Basic Industry and Chemicals 781.433 -8.162 70
5 Miscellanous Industry 1242.763 -22.004 44
6 Consumer Goods 2488.443 -60.680 45
7 Cons., Property & Real Estate 491.788 -8.964 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.061 -14.195 64
9 Finance 1074.721 -45.611 90
10 Trade & Service 933.441 -9.438 134
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 189 254 65 34.39
2 ABBA 64 81 17 26.56
3 SHID 1,310 1,550 240 18.32
4 MTSM 274 324 50 18.25
5 PEGE 322 370 48 14.91
6 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
7 BBRM 91 100 9 9.89
8 KBLV 484 530 46 9.50
9 ARTO 160 174 14 8.75
10 BSSR 2,580 2,800 220 8.53
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 145 123 -22 -15.17
2 CITA 700 600 -100 -14.29
3 DPNS 450 388 -62 -13.78
4 LCGP 81 70 -11 -13.58
5 BIMA 118 102 -16 -13.56
6 GHON 1,400 1,215 -185 -13.21
7 MLPT 800 700 -100 -12.50
8 PTIS 394 346 -48 -12.18
9 BINA 630 560 -70 -11.11
10 BWPT 296 270 -26 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,490 3,310 -180 -5.16
2 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
3 BBCA 22,925 21,750 -1,175 -5.13
4 BMRI 7,725 7,150 -575 -7.44
5 IKAI 575 565 -10 -1.74
6 TAXI 132 133 1 0.76
7 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31
8 BHIT 107 105 -2 -1.87
9 BMTR 565 560 -5 -0.88
10 AISA 605 590 -15 -2.48