Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:56 WIB. BUMN - Kementan mendorong BUMN untuk teribat dalam pengembangan usaha peternakan sapi perah.
  • 11:53 WIB. AP I - AP I akan memindahkan 30% penerbangan domestik dari Bandara Adisutjipto ke Bandara NYIA.

Toreh Kinerja Gemilang, RSM Internasional Raup Pendapatan US$5,1 Miliar

Foto Berita Toreh Kinerja Gemilang, RSM Internasional Raup Pendapatan US$5,1 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

RSM Internasional berhasil menorehkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2017. RSM Internasional yang merupakan network kantor akuntan, pajak, dan konsultan terbesar keenam dunia tersebut meraup pendapatan global lebih dari US$5 miliar atau meningkat 5,6%.

Chief Executive Officer (CEO) RSM International, Jean Stephens, mengatakan bahwa sejak 2015, fokus RSM yakni membangun brand yang positif dengan semakin meningkatnya ekspansi global dan klien lintas negara sebesar 20% pada tahun lalu. Di tahun 2017, RSM juga menerima penghargaan sebagai "Network of The Year 2017" di ajang The Accountant and International Accounting Bulletin Awards.

“Komitmen jangka panjang RSM adalah menjadi penasihat pilihan bagi pelaku usaha dan bisnis yang ingin berkembang," ujar Jean dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Berdasarkan lini bisnisnya, konsultasi pajak tumbuh dengan kuat, yakni sebesar 5,7% didorong terutama oleh para klien yang memitigasi kompleksnya aturan pajak nasional, regional maupun internasional. Lini bisnis konsultasi RSM tumbuh 3,8%, terutama didorong oleh kuatnya pertumbuhan di kawasan Middle East and North Africa (MENA) sebesar 30%. Audit dan akuntansi menyumbang total pendapatan sebesar US$2,5 miliar.

RSM International merespons perubahan kondisi bisnis dan memberikan jasa profesional yang dapat membantu bisnis menghadapi tantangan yang dihadapi, termasuk GDPR (general data protection regulation), Brexit, NAFTA, VAT di kawasan negara-negara Teluk, dan transparansi di Afrika.

Menurut Jean, tahun ini membawa prospek positif terlepas dari berbagai tantangan mulai dari pengaturan kembali aturan pajak internasional dan data terkait seiring berkembangnya teknologi, inovasi digital, dan berkembangnya gig economy (kondisi lingkungan saat organisasi cenderung untuk menugaskan fungsi atau pekerjaan tertentu kepada pihak eksternal dibandingkan menawarkan pekerjaan tetap kepada individu). Model bisnis tradisional tidak lagi dapat berkembang.

Pesatnya perkembangan teknologi juga membawa risiko tersendiri. Kondisi yang terjadi selama tahun lalu menciptakan kesadaran global terhadap skala dan konsekuensi ancaman keamanan kejahatan internet. Hal ini mendorong timbulnya permintaan global dari pasar menengah terhadap keahlian konsultansi guna mengantisipasi dan memerangi berbagai risiko ancaman kerusakan terhadap bisnis mereka.

Di sisi lain, tuntutan efisiensi dan strategi menciptakan keuntungan. Para klien perusahaan mulai menerapkan solusi teknologi mutakhir, seperti menggunakan robot otomatis dan artificial intelligent (AI) untuk menciptakan keuntungan kritikal dari pesaing. Aspek penggunaan teknologi ini telah banyak digunakan di sektor keuangan.

"Kami memperkirakan hal tersebut akan mengubah profesi kami dan cara kami melayani para klien dalam jangka pendek maupun panjang nantinya," imbuh Jean.

Tag: RSM International, RSM Indonesia, Jean Stephens, Middle East and North Africa (MENA), Pajak

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading