Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:58 WIB. PLN - Jonan:  25% pegawai PLN biasanya harus siaga saat libur Natal dan Tahun Baru.
  • 09:51 WIB. Energi - Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik Jawa-Bali pada libur Natal-Tahun Baru 2019 cenderung turun.
  • 09:49 WIB. Pelindo II - Pemprov Jambi dan Pelindo II akan kerja sama kembangkan Pelabuhan di Jambi.
  • 08:16 WIB. Energi - Pemerintah menambah pasokan BBM sebesar 8% menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
  • 07:49 WIB. Eredivisie Belanda - Willem II 0 vs 3 ADO Den Haag
  • 07:45 WIB. Bundesliga Jerman - Nurnberg 0 vs 2 Wolfsburg
  • 07:44 WIB. LaLiga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 0 Leganes

Toreh Kinerja Gemilang, RSM Internasional Raup Pendapatan US$5,1 Miliar

Foto Berita Toreh Kinerja Gemilang, RSM Internasional Raup Pendapatan US$5,1 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

RSM Internasional berhasil menorehkan kinerja gemilang sepanjang tahun 2017. RSM Internasional yang merupakan network kantor akuntan, pajak, dan konsultan terbesar keenam dunia tersebut meraup pendapatan global lebih dari US$5 miliar atau meningkat 5,6%.

Chief Executive Officer (CEO) RSM International, Jean Stephens, mengatakan bahwa sejak 2015, fokus RSM yakni membangun brand yang positif dengan semakin meningkatnya ekspansi global dan klien lintas negara sebesar 20% pada tahun lalu. Di tahun 2017, RSM juga menerima penghargaan sebagai "Network of The Year 2017" di ajang The Accountant and International Accounting Bulletin Awards.

“Komitmen jangka panjang RSM adalah menjadi penasihat pilihan bagi pelaku usaha dan bisnis yang ingin berkembang," ujar Jean dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Berdasarkan lini bisnisnya, konsultasi pajak tumbuh dengan kuat, yakni sebesar 5,7% didorong terutama oleh para klien yang memitigasi kompleksnya aturan pajak nasional, regional maupun internasional. Lini bisnis konsultasi RSM tumbuh 3,8%, terutama didorong oleh kuatnya pertumbuhan di kawasan Middle East and North Africa (MENA) sebesar 30%. Audit dan akuntansi menyumbang total pendapatan sebesar US$2,5 miliar.

RSM International merespons perubahan kondisi bisnis dan memberikan jasa profesional yang dapat membantu bisnis menghadapi tantangan yang dihadapi, termasuk GDPR (general data protection regulation), Brexit, NAFTA, VAT di kawasan negara-negara Teluk, dan transparansi di Afrika.

Menurut Jean, tahun ini membawa prospek positif terlepas dari berbagai tantangan mulai dari pengaturan kembali aturan pajak internasional dan data terkait seiring berkembangnya teknologi, inovasi digital, dan berkembangnya gig economy (kondisi lingkungan saat organisasi cenderung untuk menugaskan fungsi atau pekerjaan tertentu kepada pihak eksternal dibandingkan menawarkan pekerjaan tetap kepada individu). Model bisnis tradisional tidak lagi dapat berkembang.

Pesatnya perkembangan teknologi juga membawa risiko tersendiri. Kondisi yang terjadi selama tahun lalu menciptakan kesadaran global terhadap skala dan konsekuensi ancaman keamanan kejahatan internet. Hal ini mendorong timbulnya permintaan global dari pasar menengah terhadap keahlian konsultansi guna mengantisipasi dan memerangi berbagai risiko ancaman kerusakan terhadap bisnis mereka.

Di sisi lain, tuntutan efisiensi dan strategi menciptakan keuntungan. Para klien perusahaan mulai menerapkan solusi teknologi mutakhir, seperti menggunakan robot otomatis dan artificial intelligent (AI) untuk menciptakan keuntungan kritikal dari pesaing. Aspek penggunaan teknologi ini telah banyak digunakan di sektor keuangan.

"Kami memperkirakan hal tersebut akan mengubah profesi kami dan cara kami melayani para klien dalam jangka pendek maupun panjang nantinya," imbuh Jean.

Tag: RSM International, RSM Indonesia, Jean Stephens, Middle East and North Africa (MENA), Pajak

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00