Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:24 WIB. BTN - BTN berupaya turunkan bunga KPR nonsubsidi menjadi 9%.
  • 19:21 WIB. Mandiri - Bank Mandiri pastikan pinjaman Rp13,5 triliun dari Cina lunas pada 2025.
  • 19:20 WIB. BNI - Dukung program "Energy Rangers School Campaign 2018”, BNI siapkan 15.000 kartu pos lomba mewarnai.
  • 19:17 WIB. Pertamina - Investasi Pertamina di tujuh blok migas senilai Rp7 triliun.
  • 19:16 WIB. Pertamina - Pengamat energi dari UGM katakan Pertamina perlu percepat pembangunan kilang minyak.
  • 19:13 WIB. Pertamina - Pertamina berencana keluarkan kartu solar bersubsidi untuk kendaraan berbahan bakar solar.
  • 19:12 WIB. Pertamina - Pertamina duga kelangkaan solar di Kendari karena adanya penyelewengan solar bersubsidi ke industri.
  • 17:47 WIB. Pilpres - Anies membantah bahas Pilpres 2019 dengan Erdogan.
  • 17:46 WIB. Pilpres - JK ingin istirahat saat Pilpres 2019.
  • 17:46 WIB. Hukum - Setya Novanto mengaku syok divonis 15 tahun penjara.
  • 17:45 WIB. Jakarta - Anies klaim inflasi DKI Jakarta lebih rendah dari Nasional.
  • 17:41 WIB. Politik - Ketua DPR sebut pansus TKA tidak mendesak.
  • 16:30 WIB. Puasa - Otoritas Arab Saudi akan hukum pedagang jika naikkan harga selama bulan Ramadan.
  • 16:29 WIB. Puasa - Otoritas Arab Saudi akan hukum pedagang jika naikkan harga selama bulan Ramadan.
  • 16:27 WIB. Transgender - Pakistan buka sekolah transgender pertama.

Sejumlah Hambatan Berbasis Gender Dihadapi Wanita Pengusaha

Foto Berita Sejumlah Hambatan Berbasis Gender Dihadapi Wanita Pengusaha
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sejumlah hambatan berbasis gender dihadapi oleh wanita pengusaha. Sejumlah hambatan tersebut dihadapi perusahaan milik perempuan saat berpartisipasi dalam pengadaan publik sehingga menimbulkan kesenjangan dengan laki-laki pengusaha.

Direktur Inklusi Sosial dan Gender MCA-Indonesia (Millennium Challenge Account Indonesia), Dwi Rahayu Yuliawati-Faiz, menuturkan kesenjangan ini jika tidak diatasi akan menyebabkan rendahnya partisipasi wanita pengusaha dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Padahal, minat wanita pengusaha untuk berpartisipasi sebetulnya sangat tinggi,” ujar Dwi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Berdasarkan survei Penyedia Berbasis Gender yang telah dilakukan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan MCA-Indonesia, dalam hal layanan keuangan, 62% dari perusahaan milik laki-laki yang pernah ikut tender pemerintah pernah mengajukan pinjaman dari bank, tetapi hanya sekitar 50% perusahaan milik perempuan yang melakukannya.

Perusahaan milik perempuan pun menilai diri dua kali lebih tidak mampu memenuhi persyaratan pinjaman dari bank dibanding perusahaan milik laki-laki. Riset ini juga mengidentifikasi terbatasnya pengetahuan perempuan tentang peraturan pengadaan, terutama mengenai kebijakan yang memungkinkan perusahaan kecil menjadi penyedia dalam pengadaan bernilai di bawah Rp2,5 miliar.

Padahal, peningkatan kapasitas wanita pengusaha dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah adalah kunci untuk memberdayakan mereka agar dapat mengakses potensi dalam pengadaan publik. Terlebih, peluang semakin terbuka karena di era digital ini karena makin banyak pengadaan dilakukan secara elektronik (e-procurement).

Untuk itu, pada Selasa (27/3/2018), MCA-Indonesia bekerja sama dengan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) melakukan serangkaian pelatihan penguatan kapasitas untuk wanita pengusaha dalam mengakses pengadaaan publik.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibimbing agar memiliki berbagai kompetensi, seperti mengenal regulasi terkait pengadaan pemerintah, cara membangkitkan motivasi dan rasa percaya diri, prinsip dasar manajemen sumber daya, literasi keuangan, dan cara menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Mereka juga dilatih agar memahami strategi mengakses pasar dan peluang tender, kategori pengadaan dan rencana pengadaan pemerintah, hingga pengetahuan tentang praktik suap dan korupsi dalam pengadaan.

Ketua IWAPI, Dyah Anita Prihapsari, menuturkan kerja sama tersebut menjadi titik awal bagi IWAPI untuk memberdayakan anggotanya yang tersebar di 32 provinsi dan 255 kabupaten untuk makin meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengakses pengadaan barang dan jasa pemerintah, terutama dengan sistem pengadaan pemerintah yang semakin transparan dan modern. 

Salah satu mata acara dalam pelatihan tersebut yakni peluncuran dan penyosialisasian modul Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Bagi Pengusaha Perempuan.

“Kami berharap modul ini bisa diimplementasikan penggunaannya bagi seluruh wanita pengusaha di Indonesia sehingga wanita pengusaha dan laki-laki pengusaha dapat bersaing secara adil dalam mendapatkan kontrak pengadaan barang dan jasa pemerintah," imbuh Dyah.

Sebagai informasi, MCA-Indonesia adalah pelaksana Hibah Compact dari MCC (Millennium Challenge Corporation), yang mendukung kemitraan strategis Amerika Serikat dengan Indonesia. MCA-Indonesia bertujuan mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dan bertindak sebagai lembaga pengelola tiga proyek utama, yakni (1) Kemakmuran Hijau, (2) Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stanting, dan (3) Modernisasi Pengadaan. 

Tag: Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-Indonesia), MCC (Millennium Challenge Corporation), Dyah Anita Prihapsari, Dwi Rahayu Yuliawati-Faiz, laki-laki pengusaha, amerika serikat (as) - indonesia

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6229.635 -78.513 575
2 Agriculture 1722.371 6.370 19
3 Mining 1919.443 -33.172 44
4 Basic Industry and Chemicals 789.595 -7.216 70
5 Miscellanous Industry 1264.767 -18.889 44
6 Consumer Goods 2549.123 -61.872 45
7 Cons., Property & Real Estate 500.752 -5.526 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1087.256 11.099 64
9 Finance 1120.332 -20.452 90
10 Trade & Service 942.879 -0.426 134
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 145 37 34.26
2 OASA 248 310 62 25.00
3 BIMA 97 118 21 21.65
4 RAJA 665 805 140 21.05
5 PTIS 328 394 66 20.12
6 GHON 1,185 1,400 215 18.14
7 NAGA 216 248 32 14.81
8 MLPT 710 800 90 12.68
9 CNTX 570 640 70 12.28
10 BPFI 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 BUVA 585 474 -111 -18.97
2 INPS 2,600 2,150 -450 -17.31
3 KDSI 1,010 910 -100 -9.90
4 SONA 3,100 2,800 -300 -9.68
5 RODA 550 500 -50 -9.09
6 TAXI 144 132 -12 -8.33
7 DEFI 1,095 1,005 -90 -8.22
8 BINA 685 630 -55 -8.03
9 HELI 258 238 -20 -7.75
10 CARS 1,950 1,820 -130 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 145 37 34.26
2 RAJA 665 805 140 21.05
3 AUTO 1,545 1,640 95 6.15
4 BBRI 3,580 3,490 -90 -2.51
5 UNVR 50,800 48,000 -2,800 -5.51
6 TKIM 9,725 9,950 225 2.31
7 BAPA 171 180 9 5.26
8 TLKM 3,750 3,830 80 2.13
9 UNTR 37,600 37,900 300 0.80
10 MNCN 1,410 1,395 -15 -1.06

Recommended Reading

Selasa, 24/04/2018 15:12 WIB

Facebook Belum Jawab Surat dari Indonesia

Selasa, 24/04/2018 14:18 WIB

Papa Novanto Divonis 15 Tahun Penjara

Selasa, 24/04/2018 09:12 WIB

5 Tips Membuat Pitching Berkesan

Selasa, 24/04/2018 08:58 WIB

7 Manfaat Ekspansi Bisnis

Selasa, 24/04/2018 08:28 WIB

Fadel Perjuangkan Komoditas Sawit Indonesia

Selasa, 24/04/2018 07:23 WIB

Ketika Jokowi Menjelma Jadi Bapak Papua