Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:08 WIB. Putin - Via telepon, Trump diwartakan undang Putin ke Gedung Putih.
  • 23:07 WIB. Kathmandu - Enam WNI selamat dalam insiden pesawat tergelincir di Kathmandu.
  • 23:06 WIB. Palestina - Militer Israel larang warga Palestina dekati wilayah perbatasan.
  • 23:05 WIB. Trump - Pemerintahan Trump rombak kebijakan ekspor senjata.
  • 23:04 WIB. Migran - Anak-anak dari negara konflik banyak bermigrasi ke Swedia.
  • 23:03 WIB. Zimbabwe - Otoritas Inggris ingin Zimabwe kembali ke Persemakmuran.
  • 23:02 WIB. China - China dorong pengembangan teknologi semi-konduktor.
  • 23:01 WIB. Senjata - Siswa di AS lakukan aksi demonstrasi terkait dengan pengetatan regulasi kepemilikan senjata.
  • 22:59 WIB. Israel - Militer Israel kembali tembak mati dua warga Palestina di Gaza.
  • 22:59 WIB. Rohingya - Otoritas Myanmar menyatakan upaya repatriasi Rohingya harus segera dilakukan.
  • 21:07 WIB. Motorola - Motorola luncurkan sejumlah produk barunya di kelas entry dan mid level, yaitu Moto G6 dan E5.
  • 20:53 WIB. BTN - BTN targetkan posisi margin net interest margin (NIM) bakal dijaga di posisi 5% sampai akhir tahun.
  • 20:34 WIB. BUMN - Kementerian BUMN ganti 5 direkturnya melalui RUPS yang digelar Jumat (20/4/2018).
  • 20:24 WIB. Pelindo - Pelindo III mengakuisisi saham entitas swasta pada APBS.
  • 20:16 WIB. PT KAI - KTMB Malaysia belajar perkeretaapian ke PT KAI.

Atur Transportasi Online, DPR Siapkan Revisi UU LLAJ

Foto Berita Atur Transportasi Online, DPR Siapkan Revisi UU LLAJ
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Untuk mengatur standar pelayanan minimum (SPM) transportasi online yang belum diatur dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan jalan (LLAJ), Komisi V DPR mulai menyusun naskah akademis (NA) dan draf Revisi UU LLAJ.

"Saat ini, UU LLAJ ternyata tidak dapat mengakomodir perkembangan keberadaan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek dengan aplikasi berbasis teknologi informasi, atau yang lebih sering disebut dengan taksi online. Begitu juga dengan sepeda motor sebagai alat transportasi umum, baik yang konvensional maupun berbasis teknologi informasi. Karenanya, Komisi V berinisiatif untuk menyiapkan draf naskah akademis dan Revisi UU-nya," kata Sigit Sosiantomo, Wakil Ketua komisi V DPR di Jakarta, Kamis (29/3/2018)

Seperti diketahui, saat ini keberadaan taksi online belum diatur secara jelas dalam UU LLAJ. Akan tetapi, dalam perkembangannya di lapangan, keberadaannya telah diakui dan digunakan dimasyarakat.

Untuk merespons hal ini, Menteri Perhubungan telah mengakomodasinya dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek, yang kemudian disempurnakan kembali melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017, serta terakhir melalui Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017.

Namun, pengaturan mengenai taksi online dalam Permenhub belum memiliki kekuatan hukum yang kuat karena belum diakomodasi di dalam peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, yaitu UU LLAJ.  

Selain taksi online, kendaraan roda dua dan roda tiga sebagai salah satu moda transportasi umum, baik yang konvensional maupun dengan aplikasi berbasis teknologi informasi juga tidak diatur dalam UU LLAJ. Padahal, secara riil di lapangan sistem transportasi umum beroda dua dan roda tiga telah digunakan oleh masyarakat umum sebagai salah satu moda transportasi.

"Karena kondisi riilnya transportasi online ini sudah beroperasi maka perlu segera dibuatkan aturannya. Tujuannya untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan buat penggunanya. Saat ini mereka beroperasi tanpa SPM yang jelas karena tidak diatur dalam UU LLAJ. Bahkan, ada beberapa kasus kriminal terkait taksi online yang menyebabkan penumpangnya tewas. Karena itu, revisi UU LLAJ ini sangat urgent untuk segera direvisi," ucapnya.

Saat ini, kata Sigit, Komisi V sudah meminta Badan Keahlian DPR untuk menyiapkan draf NA dan RUU Perubahan Atas UU LLAJ yang substansinya diharapkan dapat mengakomodasi perkembangan dan kebutuhan yang ada di masyarakat.

"Sekarang dalam proses penyusunan NA dan draf RUU. Jika sudah selesai, nanti akan dibahas dalam rapat Komisi V," pungkasnya.

Tag: Transportasi Online, Komisi V DPR, Sigit Sosiantomo

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28