Portal Berita Ekonomi Senin, 23 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:22 WIB. Politik - Partai Demokrat sebut TGB segera mundur dari kader.
  • 22:22 WIB. Jakarta - Anies : 206 sekolah di Jakarta terdampak Asian Games.
  • 22:22 WIB. Jakarta - Anies : Perluasan ganjil-genap menurunkan kadar CO.
  • 21:53 WIB. DILD - Intiland Development meraih pendapatan pemasaran sebesar Rp1,3 triliun pada semester I-2018.
  • 21:52 WIB. SMGR - Semen Indonesia mengatakan akan mengerek penjualan ekspor di tengah kondisi oversupply di pasar domestik.
  • 21:49 WIB. PTBA - Bukit Asam membukukan pendapatan usaha senilai Rp10,53 triliun pada semester I-2018.
  • 21:48 WIB. Vasanta - Sirius Surya Sentosa kembali melepas menara kedua, yaitu menara Botan di kawasan Vasanta Innopark Cikarang.
  • 21:46 WIB. Makro - Pemerintah memperkirakan defisit anggaran sepanjang semester II-2018 sebesar Rp203,7 triliun atau 1,38% dari PDB.
  • 21:45 WIB. MARI - Mahaka Radio Integra membukukan pendapatan sebesar Rp66,91 miliar selama semester I-2018.
  • 21:43 WIB. LINK - Link Net mencatat pendapatan sebesar Rp1,85 triliun selama semester I-2018. 
  • 21:42 WIB. Kemenperin - Kemenperin mengusulkan pembangunan laboratorium rujukan kimia berstandar internasional di Indonesia.
  • 21:41 WIB. BEST - Bekasi Fajar Industrial Estate mencatat masih memiliki cadangan lahan tersisa seluas 700 ha.
  • 21:40 WIB. Bank Mantap - Bank Mandiri Taspen tengah menyiapkan aplikasi digital Mantap Mobile yang akan dirilis pada tahun ini.
  • 21:39 WIB. HRTA - Hartadinata Abadi mencatat pembukaan sembilan gerai baru hingga Mei 2018.
  • 20:06 WIB. iTunes - Akun pengguna iTunes di Singapura dibobol Rp70 juta.

BNI Klaim Ikut Biayai Proyek Tol Ngawi-Kertosono

Foto Berita BNI Klaim Ikut Biayai Proyek Tol Ngawi-Kertosono
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut membiayai proyek pembangunan jalan tol Ngawi-Kertosono melalui perjanjian kredit sindikasi bersama beberapa bank lain dengan porsi 24,87 persen dari pembiayaan sindikasi atau Rp838 miliar.

Adapun, ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono tersebut telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Tol Madiun Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Kamis (29/3).

Corporate Secretary BNI Kiryanto, Kamis mengatakan, tuntasnya proses pembangunan jalan tol Ngawi-Kertosono merupakan salah satu bukti perhitungan yang mendalam anggota sindikasi perbankan dalam menentukan proyek-proyek infrastruktur. Begitu pula penyaluran kredit BNI yang selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Pembiayaan infrastruktur merupakan salah satu sektor utama yang mendapatkan pembiayaan BNI. Hal tersebut adalah bentuk dukungan BNI terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan memberikan pembiayaan secara selektif dan mengedepankan aspek komersial proyek yang dibiayai," ujar Kiryanto.

Menurut dia, pembiayaan sindikasi yang diberikan BNI, juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Selain itu, juga mendorong pertumbuhan lapangan kerja berkesinambungan, serta untuk meningkatkan daya saing dari sisi indeks infrastruktur transportasi," kata dia.

Ia menjelaskan, Jalan Tol Ngawi-Kertosono sepanjang 87,02 kilometer memiliki nilai proyek sebesar Rp4,81 triliun, yakni yang dibiayai secara sindikasi mencapai sebesar Rp3,37 triliun. Penandatanganan kredit Sindikasi Proyek Tol Ngawi-Kertosono sendiri telah dilakukan pada 14 April 2016.

Pembiayaan sindikasi tersebut diterapkan sebagai Kesepakatan 'Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunner' (JMLAB) yang terdiri atas BNI, BRI, dan Bank Mandiri yang membiayai bersama-sama dengan bank peserta sindikasi lainnya.

Adapun, bank dan lembaga pembiayaan lain yang turut dalam pembiayaan tersebut adalah Bank Jateng, Bank DIY, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). BNI sendiri juga berperan sebagai Agen Penampungan.

"Peresmian ini menjadi salah satu bukti suksesnya kerja sama yang dilaksanakan perbankan nasional dan lembaga keuangan non-bank melalui penyaluran kredit sindikasi, termasuk salah satunya BNI," kata dia.

Kredit sindikasi juga merupakan solusi bagi pembiayaan proyek yang membutuhkan dana besar yang sulit dipenuhi perbankan secara individual karena adanya aturan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Proyek berbiaya besar ini rata-rata merupakan proyek infrastruktur. Dari sisi perbankan, kredit sindikasi juga cenderung lebih aman karena terjadi pembagian risiko ('risk sharing') dengan bank-bank lain peserta sindikasi.

Data BNI mencatat, pembiayaan BNI ke sektor infrastruktur per akhir tahun 2017 telah mencapai sekitar Rp99,5 triliun yang disalurkan pada proyek-proyek telekomunikasi, transportasi, jalan tol, dan konstruksi, minyak dan gas, serta pembangkit listrik. Dimana, kredit infrastruktur yang disalurkan pada proyek-proyek jalan tol dan konstruksi mencapai 30 persen dari total kredit ke sektor infrastruktur.

Beberapa proyek jalan tol yang turut dibiayai BNI di Pulau Jawa antara lain ruas Surabaya-Mojokerto (36,27 kilometer), ruas Kanci-Pejagan (35 km), ruas Semarang-Solo (72,64 km), ruas Ngawi-Kertosono (87 km), ruas Solo-Mantingan-Ngawi (90 km), ruas Pandaan-Malang (37,62 km), ruas Pejagan - Pemalang (57,50 km), ruas Pemalang-Batang (39,2 km), serta ruas Tol Becakayu (11 km).

Adapun ruas-ruas jalan tol di luar pulau Jawa yang dibiayai BNI adalah Ruas Tol Ngurah Rai, Bali (9,70 km), Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Sumatera Utara (61,7 km), ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara (39 km), ruas Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur (99,02 km), serta Ruas Tol Bakeuheni-Terbanggi Besar (140 km).

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Tol Ngawi-Kertosono

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Fikri Yusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5915.796 43.012 597
2 Agriculture 1462.841 6.526 19
3 Mining 2021.162 3.200 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.397 -3.397 70
5 Miscellanous Industry 1171.956 0.529 45
6 Consumer Goods 2451.513 35.743 46
7 Cons., Property & Real Estate 449.734 1.384 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1106.201 16.801 70
9 Finance 1037.096 10.081 91
10 Trade & Service 853.507 -1.919 143
No Code Prev Close Change %
1 TCPI 1,380 1,650 270 19.57
2 MICE 418 470 52 12.44
3 NIPS 356 396 40 11.24
4 MITI 84 93 9 10.71
5 JPFA 2,000 2,210 210 10.50
6 MAMI 66 72 6 9.09
7 DSSA 21,100 22,900 1,800 8.53
8 CMNP 1,310 1,420 110 8.40
9 ERTX 125 135 10 8.00
10 BSIM 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 800 605 -195 -24.38
2 TIRA 169 135 -34 -20.12
3 GOLD 462 410 -52 -11.26
4 NUSA 296 266 -30 -10.14
5 SAFE 160 146 -14 -8.75
6 TKIM 14,350 13,150 -1,200 -8.36
7 RODA 500 460 -40 -8.00
8 TALF 316 292 -24 -7.59
9 INKP 19,750 18,275 -1,475 -7.47
10 PBSA 615 570 -45 -7.32
No Code Prev Close Change %
1 BKSL 127 125 -2 -1.57
2 TKIM 14,350 13,150 -1,200 -8.36
3 WAPO 95 98 3 3.16
4 BBTN 2,250 2,310 60 2.67
5 BBRI 2,980 3,040 60 2.01
6 INKP 19,750 18,275 -1,475 -7.47
7 PTBA 4,260 4,310 50 1.17
8 TLKM 3,990 4,060 70 1.75
9 TNCA 159 170 11 6.92
10 MABA 730 740 10 1.37