Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:25 WIB. Diskon - Jelang tutup bisnis, Central Neo Soho adakan dskon besar-besaran hingga 90%. 
  • 10:24 WIB. Retail - Central Department Store di Neo Soho Mall akan ditutup pada 18/02/2019 mendatang. 
  • 08:59 WIB. IHSG - Naik lagi, IHSG dibuka menguat 0,13% ke level 6.417,13 di awal perdagangan, Rabu (16/01/2019).
  • 08:36 WIB. ULN - BI: Total utang Indonesia baik utang pemerintah maupun swasta mencapai US$372,9 miliar.
  • 08:35 WIB. Citilink - Akhir Januari, Citilink akan hapus layanan bagasi gratis.
  • 08:35 WIB. BNI - Kuartal II 2019 BNI berencana menerbitkan surat utang hingga Rp8 triliun.
  • 08:10 WIB. PTBA - PTBA membidik penjualan batu bara pada tahun ini mencapai 24 juta-26 juta ton.
  • 08:07 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan punya 50.000 agen Laku Pandai di 2019.
  • 08:06 WIB. BNI - Kinerja saham BNI tercatat menguat 2,27% sepanjang tahun berjalan 2019.
  • 07:49 WIB. Himbara - Himbara memasang target pertumbuhan bisnis yang lebih moderat pada 2019.
  • 07:48 WIB. PLN - PLN akan memfasilitasi 9 pengembangan listrik swasta dalam proyek energi terbarukan.
  • 07:43 WIB. UMKM - Posisi pembiayaan UMKM ekspor sebesar 15.900 dengan penjaminan sebesar Rp310 miliar.

Jokowi Minta Tol Terkoneksi Pelabuhan-Bandara

Foto Berita Jokowi Minta Tol Terkoneksi Pelabuhan-Bandara
Warta Ekonomi.co.id, Madiun -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan setelah penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan atau tol tahapan selanjutnya harus segera terkoneksi dengan pelabuhan dan bandara guna mendukung persaingan ekonomi Indonesia dengan negara-negara maju.

"Setelah tol ini selesai, segera Pak Gubernur dan Pak Menteri, kita bersama-sama mengintegrasikan agar ada sambungan, ada koneksi antara jalan tol dan pelabuhan, dengan airport, dengan kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri," ujar Jokowi saat meresmikan Tol Ngawi-Kertosono di Gerbang Tol Madiun Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis.

Menurut Presiden, dengan adanya konektivitas antara tol dan pelabuhan, bandara, dan pusat perekonomian tersebut, mobilitas barang dapat lebih mudah. Dengan demikian, biaya transportasi betul-betul dapat ditekan semurah mungkin.

"Dengan begitu, produk-produk kita bisa bersaing. Baik produk dari rakyat maupun dari industri, semua bisa bersaing dengan negara-negara lain," tutur Jokowi.

Ia menjelaskan, Indonesia dari segi infrastruktur kalah dengan negara tetangga, negara-negara ASEAN dan Tiongkok. Baik, infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara, dan listrik.

"Tiongkok yang dulunya melihat ke kita saat tol Jagorawi, sekarang sudah punya jalan tol sepanjang 280 ribu kilometer. Indonesia sejak tol Jagorawi hingga akhir 2014 hanya membangun 780 kilometer saja. Seribu kilometer saja belum," kata Presiden.

Karena itu, investasi di bidang infrastruktur menjadi fondasi yang penting dan sangat fundamental untuk segera dilakukan.

"Hal itu agar kita tidak tertinggal dengan negara lain. Kita harus bangkit dari tidur kita kalau tidak ingin tertinggal lebih jauh lagi," tambahnya.

Pihaknya menargetkan, hingga akhir tahun 2019, Merak hingga Banyuwangi sudah tersambung. Untuk itu, pihaknya fokus mengajak kabinetnya untuk serius melakukan investasi infrastruktur negara.

"Saya tidak mau nengok-nengok ke mana-mana dan fokus ini saja ke pembangunan investasi bidang infrastruktur. Supaya gampang kerjanya, mengawasinya, dan mengontrolnya. Setelah ini yang kita lakukan adalah investasi di bidang sumber daya manusia," katanya.

Sementara, setelah diresmikan Jokowi, Tol Ngawi-Kertosono sudah bisa dioperasikan. Keberadaan tol tersebut diharapkan akan meningkatkan perekonomian daerah yang dilalui.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Tol Ngawi-Kertosono, Dishub

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6408.784 72.668 625
2 Agriculture 1585.036 -7.210 21
3 Mining 1844.340 15.139 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.845 21.295 71
5 Miscellanous Industry 1394.631 2.064 46
6 Consumer Goods 2652.095 37.658 51
7 Cons., Property & Real Estate 480.742 8.835 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1130.455 19.871 71
9 Finance 1213.694 9.336 91
10 Trade & Service 786.524 2.437 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 186 250 64 34.41
2 INPP 525 650 125 23.81
3 LPCK 1,900 2,340 440 23.16
4 OCAP 268 330 62 23.13
5 MLPL 84 99 15 17.86
6 MTSM 177 206 29 16.38
7 SDMU 55 62 7 12.73
8 UNIT 240 268 28 11.67
9 IMAS 2,560 2,840 280 10.94
10 HDFA 158 174 16 10.13
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 1,310 1,000 -310 -23.66
2 ABDA 5,600 4,480 -1,120 -20.00
3 BEEF 318 268 -50 -15.72
4 TFCO 765 665 -100 -13.07
5 KICI 290 260 -30 -10.34
6 SKBM 560 510 -50 -8.93
7 TPMA 242 222 -20 -8.26
8 POLI 1,575 1,445 -130 -8.25
9 INTD 175 161 -14 -8.00
10 RIGS 228 210 -18 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 INPC 74 79 5 6.76
3 UNTR 26,000 25,600 -400 -1.54
4 WSKT 1,975 2,090 115 5.82
5 TRAM 182 190 8 4.40
6 ASII 8,150 8,150 0 0.00
7 PTSN 1,630 1,520 -110 -6.75
8 TLKM 3,850 3,930 80 2.08
9 KPAS 220 222 2 0.91
10 BBRI 3,790 3,780 -10 -0.26