Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:18 WIB. Batik Air - Esok, Batik Air resmi buka rute baru Jakarta--Banywangi (pp). 
  • 18:14 WIB. Angkasa Pura I - Akan kembangkan bandara, PT Angkasa Pura I dapat suntikan dana Rp1 triliun. 
  • 18:12 WIB. UMKM - BBRI dukung UMKM go digital melalui BRIncubator. 
  • 18:08 WIB. Modal - MCAS tingkatkan modal PT Anugerah Teknologi Mandiri (ATM) menjadi sebesar Rp10 miliar.  
  • 17:31 WIB. OJK - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT Modal Nusantara Ventura.
  • 17:07 WIB. Antam - Antam ambil alih seluruh saham Show Denko K.K di PT Indonesia Chemical Alumnia (PTICA).
  • 17:06 WIB. BSSR - BSSR garap proyek pembangkit listrik tenaga surya di Banten bersama PT Antang Gunung Meratus dengan total transaksi Rp2,22 miliar.
  • 16:57 WIB. Taspen- BMRI alihkan 8,39% saham Bank Mantap kepada PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen). 
  • 16:29 WIB. UMKM - UMKM berikan kontribusi 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

2017, Laba Bersih Indosat Tumbuh Rp1,1 Triliun

Foto Berita 2017, Laba Bersih Indosat Tumbuh Rp1,1 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) membukukan pertumbuhan kuat dan positif selama tahun 2017 dan memantapkan posisinya sebagai operator telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia.

"Selama tiga tahun berturut-turut perusahaan membukukan pertumbuhan positif yang menggembirakan, dan tahun ini berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun atau naik sebesar 2,8%," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Melanjutkan pertumbuhan pendapatan yang baik tahun 2016, tahun lalu Indosat Ooredoo menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang semakin sehat dan stabil sebesar 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan telah mengantisipasi kenaikan ini sesuai dengan pertumbuhan industri dan performa perusahaan yang sangat baik sejak tahun 2016. Tahun lalu, perusahaan juga membukukan pendapatan konsolidasi perusahaan sebesar Rp29,9 triliun, utamanya didukung oleh pertumbuhan pendapatan segmen B2B atau MIDI hampir 10% dan seluler sebesar 1,7%.

Hal ini menunjukan konsistensi perusahaan yang fokus pada strateginya dan keberhasilan menjalankan program transformasi operasional dan organisasi selama 2017.

Pendapatan dari layanan data seluler juga tumbuh pesat sebesar 40,2% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp14,5 triliun yang berasal dari pertumbuhan pengguna smartphone. Pada akhir 2017, Indosat Ooredoo memiliki 73 juta pengguna smartphone.

Kontribusi pendapatan data seluler pada 2017 mencapai sekitar 60% terhadap total pendapatan seluler.

Dia mengatakan pula, selain berhasil menaikkan laba bersih perseroan, pertumbuhan Indosat Ooredoo juga ditopang oleh efisiensi beban keuangan.

Total utang dari pinjaman bank dan obligasi pada 2017 juga mengalami penurunan sebesar 3,3% atau berkurang sebesar Rp660,2 miliar dibanding tahun 2016, dengan tingkat bunga mengalami penurunan sekitar 0,36%.

Porsi utang dalam denominasi dolar AS turun sebesar 49,9% dari US$180,1 juta (mewakili 12,1% dari total utang) pada 2016 menjadi sebesar US$90,3 juta (mewakili 6,3% dari total utang) pada 2017.

"Perusahaan telah berhasil mengurangi pengaruh fluktuasi nilai tukar dolar AS," katanya lagi.

Sebagai bagian dari strategi keuangan, pada awal November 2017, perusahaan telah selesai menerbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan Indosat II Tahap II dengan dana penerbitan sebesar Rp3,42 triliun.

Dukungan atas ekspansi dan strategi ke depan, Joy menjelaskan, perusahaan akan terus menambah jumlah BTS dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Indosat Ooredoo telah membangun 4.874 BTS tambahan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan 51% di antaranya merupakan BTS 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi.

Total jumlah BTS Indosat Ooredoo pada akhir 2017 adalah 61.357 BTS. (FNH/Ant)

Tag: PT Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6081.867 -7.438 621
2 Agriculture 1530.458 0.983 20
3 Mining 1720.067 -20.197 47
4 Basic Industry and Chemicals 829.258 6.156 71
5 Miscellanous Industry 1407.197 10.701 46
6 Consumer Goods 2485.081 -0.352 49
7 Cons., Property & Real Estate 442.497 -5.069 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1050.648 2.298 71
9 Finance 1157.320 -4.652 91
10 Trade & Service 782.748 -0.305 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 282 352 70 24.82
2 AGRS 230 286 56 24.35
3 TRUS 268 322 54 20.15
4 KICI 270 320 50 18.52
5 KONI 424 500 76 17.92
6 LUCK 655 770 115 17.56
7 ABBA 89 104 15 16.85
8 DUCK 1,435 1,615 180 12.54
9 TFCO 590 660 70 11.86
10 VIVA 117 130 13 11.11
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 478 400 -78 -16.32
2 POLL 1,760 1,550 -210 -11.93
3 SDRA 850 750 -100 -11.76
4 TIRA 150 133 -17 -11.33
5 ENRG 63 56 -7 -11.11
6 AHAP 68 61 -7 -10.29
7 SQMI 300 270 -30 -10.00
8 POOL 4,690 4,240 -450 -9.59
9 ETWA 79 72 -7 -8.86
10 HEAL 2,850 2,600 -250 -8.77
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 362 2 0.56
2 BBCA 25,825 25,325 -500 -1.94
3 BBRI 3,600 3,630 30 0.83
4 TLKM 3,710 3,740 30 0.81
5 LPPF 5,825 5,825 0 0.00
6 PTBA 4,390 4,230 -160 -3.64
7 UNTR 28,700 29,125 425 1.48
8 RIMO 140 141 1 0.71
9 ADRO 1,280 1,240 -40 -3.12
10 ITMG 20,150 20,000 -150 -0.74