Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup¬†menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019).¬†
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143.¬†
  • 08:54 WIB. Pertamina - Menkeu dorong Pertamina untuk implementasikan B20.

Menteri ESDM Targetkan Flores Miliki Pembangkit Geothermal

Foto Berita Menteri ESDM Targetkan Flores Miliki Pembangkit Geothermal
Warta Ekonomi.co.id, Larantuka -

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menargetkan wilayah Pulau Flores akan memiliki pembangkit listrik energi panas bumi (geothermal) dalam lima tahun ke depan karena didukung potensi yang memadai.

"Sekarang ada pembangunan pembangkit geothermal sedang berjalan di beberapa tempat di Pulau Flores. Kalau semua ini berjalan lancar, ditargetkan dalam lima tahun atau tujuh tahun, Pulau Flores bisa memiliki pembangkit listriki energi panas bumi sendiri," kata Menteri Jonan kepada wartawan di Larantuka, Sabtu (31/3/2018).

Jonan berada di Kota Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur, untuk mengikuti perayaan Jumat Agung (30/3/2018) yang digelar umat Katolik di wilayah paling timur Pulau Flores itu.

Ia menjelaskan, berdasarkan kajian geologi, Pulau Flores memiliki banyak lokasi potensial penghasil sumber energi terbarukan bersumber dari panas bumi (geothermal). Untuk itu, lanjut dia, pihaknya telah menugaskan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengembangkan energi panas bumi tersebut, salah satunya di Mataloko, Kabupaten Ngada.

"Di Mataloko ini yang sudah lama terbengkalai. Namun, sekarang sudah mulai berjalan, sudah pengeboran, dan sebagainya," katanya.

Data yang diperoleh dari PLN Wilayah NTT terkait rencana program pengembangan pembangkit listrik tenaga energi baru terbarukan sesuai RUPTL 2017-2016 menyebutkan kapasitas energi panas bumi yang dikembangkan di Mataloko, Kabupaten Ende, mencapai 20 mega watt (MW).

Secara keseluruhan, Pulau Flores memiliki kapasitas potensi panas bumi mencapai 115 MW, di antaranya menyebar di Waisano Kabupaten Manggarai Barat sebesar 10 MW, Ulumbu, dan Lesugolo Kabupaten Manggarai dengan total 45 MW.

Selain itu, Mataloko Kabupaten Ngada 20 MW, Sokaria Kabupaten Ende 30 MW, Oka Ile Ange Kabupaten Flores Timur 10 MW.

Menteri Igansius Jonan menegaskan kembali kalau semua pengembangan potensi energi panas bumi ini berjalan lancar, dalam lima hingga tujuh tahun mendatang, Pulau Flores bisa memiliki sumber pembangkit panas bumi sendiri.

"Diharapkan ini bisa berjalan lancar. Saya juga sudah dapat laporan untuk pembagkit yang sementara dikerjakan berjalan sesuai rencana," kata Jonan.

Tag: Ignasius Jonan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), energi terbarukan, Flores Timur

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58