Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:31 WIB. Xiaomi - Spesifikasi Xiaomi Mi 6X bocor dari boks penjualan.
  • 15:30 WIB. Gmail - Pengguna Gmail keluhkan akun kirim spam ke e-mail tak dikenal.
  • 15:29 WIB. Xiaomi - Xiaomi bakal umumkan kehadiran Mi 6X pada Rabu, 25 April 2018. 
  • 15:27 WIB. LG - LG pamer perangkat berteknologi kecerdasan buatan di InnoFest 2018.
  • 15:26 WIB. Siber - China jadi negara serangan siber tertinggi.
  • 15:24 WIB. Go-Jek - Go-Jek dekati ComfortDelGro, raksasa taksi Singapura.
  • 15:22 WIB. Facebook - Jelang deadline, Facebook Indonesia masih bungkam.
  • 14:53 WIB. Alibaba - Alibaba luncurkan teknologi AI bernama 'Tmall Genie' pengendali mobil jarak jauh
  • 13:44 WIB. Apple - Dimilikinya Shazam oleh Apple dianggap Uni Eropa dapat menimbulkan persaingan yang tidak sehat di industri streaming musik.
  • 13:43 WIB. Apple - Akuisisi Shazam, Apple diselidiki Uni Eropa.
  • 13:43 WIB. Nikon - Nikon geber pengembangan mirrorless anyar.
  • 11:19 WIB. Bolt - Pelanggan Bolt bakal diwajibkan registrasi dengan NIK dan KK.
  • 11:16 WIB. Oppo - Oppo F7 edisi Diamond Black sudah bisa dibeli mulai hari ini, Selasa (24/4/2018)

Garap Pasar Ritel, Salvus Siapkan Rp10 Miliar untuk Kembangkan Teknologi

Foto Berita Garap Pasar Ritel, Salvus Siapkan Rp10 Miliar untuk Kembangkan Teknologi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Memasuki tahun 2018, PT Salvus Inti yang bergerak di bidang pialang asuransi tengah berkonsentrasi dalam mengembangkan bisnis ritel berbasis teknologi. Perusahaan melakukan hal tersebut karena saat ini porsi bisnis asuransi yang berbasis teknologi (insurance technology/insurtech) masih terbilang kecil.

Adapun saat ini Salvus masih fokus dalam menggarap pasar korporat dan employee benefit, khususnya risiko-risiko property, rekayasa (engineering), dan marine.

"Saat ini, bisnis kita sepertiganya bisnis asuransi non-life (properti, enginering, kendaraan bermotor), sepertiganya lagi bisnis employe benefit untuk asuransi kesehatan karyawan, dan sepertiganya lagi adalah bisnis asuransi digital yang dijual lewat web maupun mobile aplikasi," ujar Chief Executive Officer Salvus, Rio Sundoro, saat peresmian kantor baru Salvus di bilangan Tomang, Jakarta Barat, akhir pekan kemarin.

Dia berharap ke depan dalam kurun waktu 3-4 tahun nanti, setengah dari bisnisnya bersumber dari asuransi ritel berbasis digital. Untuk itu, perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membangun infrastruktur teknologi.

"2018 sampai 2019 kita rasa akan berinvestasi dari sisi teknologi, baik software dan hardware-nya karena kita rasa kedepan banyak tantangan. Di sini banyak bermunculan insurtech-insurtech. Saya rasa sampai 2019 mungkin bisa Rp10 miliar investasinya, tapi itu belum tentu cukup. Itu alokasi awal saja. Namanya teknologi kan selalu berkembang," jelasnya.

Lebih jauh, dikatakan investasi di teknologi ini sebagai upaya salvus dalam beradaptasi menghadapi perkembangan bisnis asuransi dan pialang asuransi yang telah menerapkan insurtech.

"Kita juga harus bisa beradaptasi dan melihat perkembangan pasar. Kalau dengan insurtech, semua jadi lebih terjangkau, jadi bisa menyentuh semua yang tidak terjangkau. Jadi, kita juga harus antisipasi dan bergabung dengan pasar insurtech," ungkapnya.

Meski demikian, insurtech belum mengganggu bisnis Salvus yang saat ini masih didominasi bisnis dari segmen korporasi dan employe benefit. Sementara insurtech lebih banyak menyasar segmen ritel, seperti travel insurance dan lain-lain.

"Mereka tidak mengganggu bisnis kita, tapi itu ranah yang tentu harus kita kembangkan. Itu alasannya kenapa kita harus mengubah basis teknologi kita sendiri," tutur Rio.

Tag: Rio Sundoro, PT Salvus Inti

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6308.148 -29.547 575
2 Agriculture 1716.001 -5.540 19
3 Mining 1952.615 -5.513 44
4 Basic Industry and Chemicals 796.811 2.304 70
5 Miscellanous Industry 1283.656 -9.495 44
6 Consumer Goods 2610.995 -22.306 45
7 Cons., Property & Real Estate 506.278 -4.536 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.157 -0.032 64
9 Finance 1140.784 -7.967 90
10 Trade & Service 943.305 0.837 134
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 72 97 25 34.72
2 BAPA 128 171 43 33.59
3 IMJS 640 800 160 25.00
4 RAJA 535 665 130 24.30
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 BUVA 496 585 89 17.94
7 TMPO 244 286 42 17.21
8 DEFI 950 1,095 145 15.26
9 MPMX 1,010 1,150 140 13.86
10 HDFA 176 195 19 10.80
No Code Prev Close Change %
1 CSIS 600 450 -150 -25.00
2 INPS 3,030 2,600 -430 -14.19
3 RODA 635 550 -85 -13.39
4 AHAP 198 175 -23 -11.62
5 GDYR 2,200 1,955 -245 -11.14
6 FORU 156 140 -16 -10.26
7 INRU 1,070 970 -100 -9.35
8 TBMS 1,140 1,035 -105 -9.21
9 TPMA 228 208 -20 -8.77
10 PBSA 1,080 990 -90 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 84 78 -6 -7.14
2 HELI 280 258 -22 -7.86
3 SUGI 50 50 0 0.00
4 BMTR 580 585 5 0.86
5 IMAS 1,980 2,450 470 23.74
6 TKIM 8,800 9,725 925 10.51
7 PGAS 2,320 2,250 -70 -3.02
8 ADRO 2,230 2,260 30 1.35
9 WSBP 418 426 8 1.91
10 TLKM 3,740 3,750 10 0.27

Recommended Reading

Selasa, 24/04/2018 09:12 WIB

5 Tips Membuat Pitching Berkesan

Selasa, 24/04/2018 08:58 WIB

7 Manfaat Ekspansi Bisnis

Selasa, 24/04/2018 08:28 WIB

Fadel Perjuangkan Komoditas Sawit Indonesia

Selasa, 24/04/2018 07:23 WIB

Ketika Jokowi Menjelma Jadi Bapak Papua

Selasa, 24/04/2018 05:07 WIB

BKPM: Mau Maju Ya Harus Berani Pakai TKA