Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:36 WIB. Apple - Pengadilan China larang jual iPhone. 
  • 06:33 WIB. Google - Google percepat tutup Google+ pada April 2019.
  • 06:31 WIB. Facebook - Facebook rekrut para ahli dan periset Blockchain. 
  • 20:48 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV optimistis kinerja ekspor dari wilayah Indonesia Timur tumbuh hingga 30%.
  • 20:47 WIB. KAI - Menyambut Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 4 Semarang akan mengoperasikan 82 perjalanan KA setiap harinya.
  • 20:45 WIB. Sucofindo - Sucofindo memproyeksikan tahun depan bisa mensertifikasi 100 perusahaan jasa PPIU.
  • 20:42 WIB. WTON - WIKA Beton berencana mengakuisisi atau menguasai sumber material alam pada 2019.
  • 20:38 WIB. BTN - BTN akan menahan bunga KPR hingga awal 2019.
  • 20:37 WIB. Pertamina - Pertamina membangun Stasiun Pengisian Listrik Umum sebagai sarana pengisi daya kendaraan listrik.
  • 20:33 WIB. ADHI - Adhi Karya mendapat pembayaran proyek LRT sebesar Rp2,5 triliun dari KAI.
  • 20:33 WIB. KAI - KAI menyebutkan hunian terintegrasi dengan stasiun kereta bisa kurangi kemacetan.
  • 20:25 WIB. Pertamina - Pertamina hanya bermitra dengan Overseas Oil and Gas LLC untuk proyek kilang Bontang.
  • 19:03 WIB. Asia - Bank Dunia: Penduduk Asia Timur ingin berpenghasilan tinggi.
  • 19:02 WIB. Uni Eropa - Uni Eropa siapkan sanksi tambahan untuk otoritas Myanmar.
  • 19:02 WIB. Donald Trump - Trump mendukung permintaan anggaran pertahanan senilai $750 miliar kepada Kongres.

Garap Pasar Ritel, Salvus Siapkan Rp10 Miliar untuk Kembangkan Teknologi

Foto Berita Garap Pasar Ritel, Salvus Siapkan Rp10 Miliar untuk Kembangkan Teknologi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Memasuki tahun 2018, PT Salvus Inti yang bergerak di bidang pialang asuransi tengah berkonsentrasi dalam mengembangkan bisnis ritel berbasis teknologi. Perusahaan melakukan hal tersebut karena saat ini porsi bisnis asuransi yang berbasis teknologi (insurance technology/insurtech) masih terbilang kecil.

Adapun saat ini Salvus masih fokus dalam menggarap pasar korporat dan employee benefit, khususnya risiko-risiko property, rekayasa (engineering), dan marine.

"Saat ini, bisnis kita sepertiganya bisnis asuransi non-life (properti, enginering, kendaraan bermotor), sepertiganya lagi bisnis employe benefit untuk asuransi kesehatan karyawan, dan sepertiganya lagi adalah bisnis asuransi digital yang dijual lewat web maupun mobile aplikasi," ujar Chief Executive Officer Salvus, Rio Sundoro, saat peresmian kantor baru Salvus di bilangan Tomang, Jakarta Barat, akhir pekan kemarin.

Dia berharap ke depan dalam kurun waktu 3-4 tahun nanti, setengah dari bisnisnya bersumber dari asuransi ritel berbasis digital. Untuk itu, perusahaan telah menyiapkan dana sebesar Rp10 miliar untuk membangun infrastruktur teknologi.

"2018 sampai 2019 kita rasa akan berinvestasi dari sisi teknologi, baik software dan hardware-nya karena kita rasa kedepan banyak tantangan. Di sini banyak bermunculan insurtech-insurtech. Saya rasa sampai 2019 mungkin bisa Rp10 miliar investasinya, tapi itu belum tentu cukup. Itu alokasi awal saja. Namanya teknologi kan selalu berkembang," jelasnya.

Lebih jauh, dikatakan investasi di teknologi ini sebagai upaya salvus dalam beradaptasi menghadapi perkembangan bisnis asuransi dan pialang asuransi yang telah menerapkan insurtech.

"Kita juga harus bisa beradaptasi dan melihat perkembangan pasar. Kalau dengan insurtech, semua jadi lebih terjangkau, jadi bisa menyentuh semua yang tidak terjangkau. Jadi, kita juga harus antisipasi dan bergabung dengan pasar insurtech," ungkapnya.

Meski demikian, insurtech belum mengganggu bisnis Salvus yang saat ini masih didominasi bisnis dari segmen korporasi dan employe benefit. Sementara insurtech lebih banyak menyasar segmen ritel, seperti travel insurance dan lain-lain.

"Mereka tidak mengganggu bisnis kita, tapi itu ranah yang tentu harus kita kembangkan. Itu alasannya kenapa kita harus mengubah basis teknologi kita sendiri," tutur Rio.

Tag: Rio Sundoro, PT Salvus Inti

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06