Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:03 WIB. Xiaomi - Laba Xiaomi di kuartal II 2019 anjlok 87%.
  • 18:49 WIB. China - Ritel asal AS Costco akan masuk pertama kali di China dengan buka gerai di Shanghai pada 27 Agustus 
  • 18:36 WIB. EV - Beijing Taxi Association: Beijing akan operasikan sekitar 20 ribu taksi listrik pada akhir 2020
  • 18:30 WIB. Korea - DMC Media: Konsumen online di Korsel masih melihat toko offline sebagai bagian penting dari belanja
  • 17:25 WIB. QR - BI terbitkan QR Code Indonesian Standard (QRIS), yang akan efektif berlaku secara nasional mulai 1 Januari 2020.
  • 17:16 WIB. XL - XL uji coba jaringan 5G lagi, pamer komunikasi via Hologram.
  • 16:31 WIB. Jepang - Pemerintah Jepang cabut status izin tinggal 832 WNA pada tahun 2018 (naik 2x lipat)
  • 16:24 WIB. AS - Uber akan investasikan USD75 juta di negara bagian Texas
  • 16:11 WIB. China - Pasar robot China bakal mencapai USD8,68 M pada 2019
  • 15:26 WIB. WhatsApp Pay - BI belum tahu WhatsApp Pay akan masuk Indonesia. 
  • 14:13 WIB. Korea- Mercedes-Benz telah investasikan 87 miliar Won di pusat logistik Korsel dalam 5 tahun terakhir

Insurtech Jadi Buah Bibir, Begini Pandangan Adira

Insurtech Jadi Buah Bibir, Begini Pandangan Adira - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Usai teknologi keuangan atau lebih dikenal dengan fintech ramai diperbincangkan, sekarang giliran asuransi digital atau insurance technology (insurtech) jadi buah bibir. Masalahnya, standar baku yang biasa dilakukan perusahaan asuransi seperti tanda tangan basah dan kualitas tatap muka dengan nasabah tak diterapkan oleh insurtech.

Namun, ternyata PT Asuransi Adira Dinamika malah menyambut baik kehadiran insurtech. Bahkan, Chief Marketing Officer-Director Asuransi Adira Dinamika, Wayan Pariama, mengungkapkan jika pihaknya sudah mulai mengembangkan insurtech sejak 4 tahun lalu.

Insurtech, jadi kita sangat antusias untuk mengikuti perkembangan itu. Karena nasabah kita mengarah kesana. Mengenai development sudah kita lakukan dari empat tahun lalu dengan kita membuat website untuk bisa bertransaksi disana,” terangnya, saat ditemui Warta Ekonomi, beberapa waktu lalu.

Wayan melihat jika insurtech ini mau tidak mau harus dilakukan oleh para perusahaan asuransi karena nasabah memang membutuhkan hal tersebut. Lagipula, dengan hadirnya insurtech ini menciptakan efisiensi baik ke perusahaan ataupun nasabah.

"Insurtech, mau gak mau. Kita malah seneng karena pertama secara proses kan efisien, kan, costumer input data sendiri jadi kita gak perlu data entry. Jadi eisien di dia, efisiensi di kita, jadi kita bisa murahin juga," tuturnya.

Ia pun menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah ada beberapa produknya yang bisa didapatkan oleh para nasabanya melalui website perusahaan, seperti asuransi kendaraan bermotor dan asuransi perjalanan. “Jadi, everything straightforward. Jadi, masukin kartu kredit begitu mau transfer dia langsung, mudah kaya belaja online,” jelasnya.

Selain pengembangan sendiri, pihaknya juga sudah melaksanakan kerja sama dengan beberapa market place yang ada. Tapi, produk yang dimiliki Adira tak bisa disamakan dengan produk lain. Pasalnya, dengan pelayanan yang sudah tertata rapid dan brand yang sudah membumbung tinggi pastinya asuransi Adira memiliki nilai lebih dibandingkan asuransi lain.

“Produk kita juga bisa masuk ke etalase yang mereka punya dagangan online (market place) jadi kita kerja sama dengan cermati, future ready, pasarpolis, cekpremi, premiro, dan jagain.com. Tapi, tadi saya dapat info kalau beli asuransi lain diskonnya gede, tapi ternyata produk kita sudah ada disana. Jadi, kalau produk kami diskonnya gak bisa besar. Kenapa? Karena kita punya brand, masa kita ikut jualin yang paling murah. Jadi, kalau produk kami diskonnya di bawah produk lain. Ya, intinya, antara produk kami yang punya layanan,” tegasnya.

Tag: PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17