Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:34 WIB. BULTANG - Ginting taklukan pemain Taiwan Chou Tien Chen pada laga semifinal dalam 3 gim.
  • 13:33 WIB. BULTANG - Ginting tembus final China terbuka.
  • 13:31 WIB. Jack Ma - Jack Ma bantah isu pemindahan aset senilai 120 miliar RMB (Rp259,8 triliun) ke luar negeri.
  • 13:30 WIB. KPU - KPU berhasil batasi ruang gerak mantan koruptor.
  • 13:29 WIB. Timnas - Timnas Indonesia U-16 tetap jaga kebugaran dengan latihan fisik hari ini setelah menang lawan Iran semalam.
  • 13:28 WIB. Menko Luhut - "Underpass" Simpang Tugu Ngurah Rai, Bali, akan mengurai kemacetan.
  • 13:27 WIB. Olahraga - Dua medali perak juga diborong atlet panjat tebing Indonesia di Climbing Elite Tournament.
  • 13:26 WIB. Olahraga - Indonesia raih satu medali emas di olahraga panjat tebing dalam Climbing Elite Tournament.
  • 11:18 WIB. PDIP - PDIP: nomor urut satu Jokowi adalah sarat pesan sejarah.
  • 11:16 WIB. Krakatau - Gunung Anak Krakatau teramati dari CCTV ada sinar api dan aliran pijar ke arah selatan.
  • 11:14 WIB. Krakatau - Gunung Anak Krakatau mengeluarkan letusan setinggi 100-600 meter.
  • 11:13 WIB. Krakatau - Data BMKG, Gunung Anak Krakatau keluarkan 44 kali letusan.
  • 11:12 WIB. Jokowi - Jokowi turut berkabung atas meninggalnya Presiden Vietnam.
  • 09:11 WIB. Telkomsel - Telkomsel perkuat jaringan di Labuan Bajo.
  • 09:10 WIB. WTP - Kemenko PMK raih opini WTP selama lima tahun berturut-turut.

Tiga Fakta yang Membuat Indonesia Belum Siap Berteknologi 5G

Foto Berita Tiga Fakta yang Membuat Indonesia Belum Siap Berteknologi 5G
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan penyedia sistem telekomunikasi, ZTE, menyatakan Indonesia dalam segi teknologi sudah siap menjalankan jaringan 5G. Namun, di sisi lain, realisasinya belum mencapai 100%.

Chief Architect CTO Group ZTE, Mo Li, menyebut ada tiga pilar yang membuat Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara maju lainnya dalam pelaksanaan teknologi 5G.

"Pertama, kapasitas dari beberapa jaringan karena Internet of Things (IoT) itu penting," ungkap Mo kepada wartawan di Four Seasons Hotel, Jakarta, Senin (2/4/2018).

Mo menambahkan faktor yang kedua mengarah kepada struktur konstruksi jaringan, jadi belum dikatakan belum maksimal secara keseluruhan. Ketiga dalam menyikapi pemain over the top (OTT) atau layanan yang beroperasi memanfaatkan akses internet.

"Yang ketiga ini harus berhati-hati karena berhubungan dengan transformasi, dari segi fundamental operatornya itu sendiri bisa bermain dengan pemain OTT. Begitu juga dari segi radio karena berhubungan dengan regulasi. Terkait hal tersebut sedang mengarah kesana," terangnya.

Lebih jauh Mo mengungkapkan ZTE sendiri telah membuka komunikasi dengan para pemain operator, tetapi sayangnya Mo belum bisa menjelaskan secara rinci seperti apa spesifikasinya.

Untuk di Indonesia, ZTE telah meluncurkan solusi big video yang bisa menjadi jawaban atas kecepatan unduh yang lambat, atau latensi tinggi. Solusi baru ZTE ini meliputi MEC CDN yang bisa mempercepat unduh, dengan mempertahankan latensi rendah. Arsitektur internet baru berdasar ICN/CCN akan mampu menangani informasi dan koneksi yang berlebih dan solusi Cloud STB akan menjamin peningkatan layanan serta menghemat TCO bagi operator.

”Kami senang bisa membawa inovasi-inovasi pertama di dunia ini ke Indonesia karena komitmen kami adalah memberikan teknologi 5G terbaik, membantu para mitra telko kami membangun jaringan yang lebih baik, dan memberi nilai lebih kepada para pelanggannya. Dengan inovasi 5G kami, kami berharap dapat terus bermitra dengan operator telekomunikasi di Indonesia untuk membawa teknologi jaringan mereka ke tingkat lanjut," pungkas Benjamin Bai, Marketing Director ZTE Indonesia.

Tag: ZTE Corporation, Internet of Things (IoT)

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Dina Kusumaningrum

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22