Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Institusi Keuangan Diminta Kembangkan Produk untuk Pendidikan, OJK: Fintech Bisa Bantu

Foto Berita Institusi Keuangan Diminta Kembangkan Produk untuk Pendidikan, OJK: Fintech Bisa Bantu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo baru-baru ini meminta institusi keuangan mengembangkan produk keuangan yang dapat memberikan solusi pembiayaan di bidang pendidikan, seperti yang telah dilakukan beberapa perusahaan fintech ternama yang berhasil menyediakan solusi pembiayaan pendidikan di kota-kota besar. 

"Kami percaya bahwa fintech bisa membantu memperbaiki situasi dan dapat menjadi katalis agar masyarakat dapat melihat bahwa pendidikan itu dapat diraih oleh semua golongan masyarakat," ucap Hendrikus Passagi, Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (3/4/2018) di Jakarta. 

Menurutnya, ada beberapa perusahaan fntech yang sudah beroperasi dalam sektor pendidikan dan OJK sekarang perlu memastikan bahwa masyarakat memahami apa yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ini dan bagaimana mereka dapat membantu masyarakat dalam meraih pendidikan tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, data kenaikan biaya pendidikan rata-rata mencapai 10% setiap tahunnya. Kenaikan biaya pendidikan yang terlalu tinggi tersebut menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin meraih pendidikan tinggi. 

Jumlah masyarakat yang berhasil meraih pendidikan tinggi di Indonesia masih dianggap sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh perbedaan yang signifikan antara penghasilan rata-rata dengan biaya pendidikan yang relatif tinggi. Tantangan utama yang dihadapi oleh negara Indonesia saat ini adalah untuk memastikan agar setiap anak bisa mendapatkan kesempatan meraih pendidikan tinggi bagaimana pun latar belakang sosial maupun ekonominya. Pendapatan keluarga merupakan faktor penentu untuk dapat meraih pendidikan tinggi. 

Tercatat saat ini hanya 2% dari keluarga dengan pendapatan 20% terendah di Indonesia yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi sementara bagi kategori keluarga dengan pendapatan 20% tertinggi, mempunyai kesempatan hingga lebih dari 50%. 

Mohammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, sebelumnya telah menjelaskan bahwa fasilitas pinjaman bagi masyarakat yang akan menempuh program S2 maupun S3 telah tersedia. Namun, fasilitas pinjaman bagi pelajar maupun mahasiswa masih sulit untuk didapatkan. Hal ini disebabkan oleh karena pelajar maupun mahasiswa dinilai memiliki risiko gagal bayar yang tinggi sehingga pengajuan pinjamannya akan sulit untuk disetujui. Kurangnya institusi keuangan yang menyediakan pinjaman bagi pelajar maupun mahasiswa menunjukkan bahwa mereka memiliki risiko gagal bayar yang tinggi di samping mereka belum memiliki histori kredit yang cukup.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Financial Technology (FinTech), Hendrikus Passagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21