Jawab Tantangan Presiden, Dana Cita Fintech Tawarkan Pinjaman Biaya Pendidikan

Jawab Tantangan Presiden, Dana Cita Fintech Tawarkan Pinjaman Biaya Pendidikan Kredit Foto: Ning Rahayu

Fasilitas pembiayaan di bidang pendidikan yang ditawarkan perusahaan fintech dipandang sebagai cara yang efektif untuk mengatasi masalah karena mereka bisa bergerak lebih cepat dalam menyediakan solusi bagi pelajar dan mahasiswa.

Dengan dukungan teknologi yang terukur dan program yang tepat, perusahaan fintech Tanah Air menjawab tantangan dari Presiden dengan menawarkan berbagai macam program yang sesuai dengan kebutuhan pelajar dan mahasiswa yang bertujuan untuk membantu generasi penerus bangsa mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. 

Salah satu perusahaan yang aktif memberikan solusi pembiayaan pendidikan adalah Dana Cita, dimana para peminjam merupakan mahasiswa yang berasal dari 27 lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh indonesia, termasuk di antaranya UI, ITB, IPB, PNJ, dan STMIK.

"Visi kami adalah pendidikan tinggi bagi semua orang melalui pinjaman yang terjangkau," ucap Susli Lie, Co-Founder Dana Cita, Selasa (3/4/2018) di Jakarta. 

Ia menjelaskan bahwa Dana Cita memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan hingga 100% dari biaya kuliah mereka dengan jangka waktu pinjaman hingga enam tahun dan pembayaran bulanan yang ringan.

Pengalaman Susli dalam memimpin proyek pembiayaan pendidikan di negara berkembang bagi Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia telah menginspirasi dirinya dan juga rekannya untuk membuat produk yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi siswa lndonesia. 

Dengan latar belakang para pendiri yang meliputi bidang perbankan, manajemen risiko kredit, dan manajemen aset, Dana Cita melihat peluang untuk melengkapi dan juga berkolaborasi dengan perbankan untuk dapat memberikan solusi pembiayaan pendidikan yang terjangkau bagi siswa di seluruh Indonesia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini