Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:44 WIB. AP I - PT AP I targetkan proyek fisik Bandara International Yogyakarta dimulai Agustus 2018.
  • 16:43 WIB. Bulog - Perum Bulog sanggupi mandat beli gula petani yang tidak laku senilai Rp6,79 triliun.
  • 16:31 WIB. AP I - PT AP I pastikan PP KSO sebagai pemenang lelang proyek pembangunan fisik Bandara International Yogyakarta.
  • 16:29 WIB. Bulog - Pemerintah tugaskan Perum Bulog untuk bisa serap seluruh produksi gula petani.
  • 16:28 WIB. Pertamina - ESDM nilai rencana share down aset hulu dan hilir migas Pertamina berpotensi beri dampak positif. 
  • 16:27 WIB. Bulog - Bulog Kediri jual 200 saset beras premium 200 gram.
  • 16:25 WIB. Pertamina - Pemerintah minta Pertamina perbaiki tata kelola keuangan, tingkatkan efisiensi, dan hilangkan korupsi.
  • 16:21 WIB. BUMN - Ratusan BUMN bakal pamer produk unggulan di gelaran IBD Expo, di Surabaya pada 3-6 Oktober 2018.
  • 16:19 WIB. BUMN - Menteri PUPR imbau BUMN Karya tidak kerjakan proyek konstruksi bernilai di bawah Rp100 miliar.
  • 15:03 WIB. BI - Bank Indonesia mempertahankan suku bunga di angka 5,25%.
  • 14:58 WIB. BTN Syariah - Aset UUS BTN Rp24,38 triliun per semester I 2018, naik 26,12% YoY dari Rp19,33 triliun.
  • 14:57 WIB. BTN Syariah - 70% pembiayaan UUS BTN pada semester 1 disokong oleh pembiayaan kepemilikan rumah.
  • 14:55 WIB. BTN Syariah - Pada semester I 2018, UUS BTN catat kenaikan laba bersih 15,02% YoY jadi Rp226,28 miliar.
  • 14:54 WIB. BRI - T-Cash siap menjadi mitra penyalur KUR BRI.
  • 14:53 WIB. BTN - Pada semester 1 2018, BTN himpun DPK Rp189,63 triliun naik 19,17% YoY.

Ketua DPR Ingin Pemerintah Tekan Harga BBM Jelang Puasa

Foto Berita Ketua DPR Ingin Pemerintah Tekan Harga BBM Jelang Puasa
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengingatkan pemerintah untuk menekan harga bahan bakar minyak (BBM) guna mengantisipasi inflasi tinggi menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Lebaran.

"Jika pemerintah tidak dapat menekan kenaikan harga BBM, saya khawatir dapat menaikkan angka inflasi," kata Bambang Soesatyo, di Jakarta, Selasa.

Menurut Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo, kenaikan harga BBM telah memicu inflasi Maret 2018 sebesar 0,19 persen, sedangkan inflasi pada Januari hingga Maret 2018 mencapai angka 0,76 persen.

Bamsoet, mengkhawatirkan pada bulan Ramadhan dan perayaan Lebaran, harga bahan pangan dan bahan kebutuhan pokok, serta harga minyak dunia naik sehingga, memicu inflasi ganda.

"Harga minyak mentah di pasaran dunia saat ini merangkak naik mendekati 70 dolar AS per barel, sehingga pemerintah harus dapat mengantisipasi imbasnya di dalam negeri, "katanya.

Pemerintah, ia minta melakukan antisipasi kenaikan harga pangan dan BBM secara bersamaan terutama pada bulan April-Juni.

Bamsoet menambahkan, pemerintah sebaiknya segera merevisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

"Guna menyiapkan stok BBM dalam menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri, agar masyarakat mudah memperoleh BBM," katanya.

Politikus dari Partai Golkar itui mengatakan, upaya menekan laju inflasi tak bisa hanya melalui revisi Peraturan Menteri ESDM, sebab Kementerian Perdagangan dan Bulogpun memiliki peran sentral dalam menekan laju inflasi.

Kementerian Perdagangan dan Bulog, kata dia, harus segera meningkatkan stok persediaan bahan pangan, karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan bakal meningkat saat menghadapi Ramadhan dan Lebaran.

"Kemendag juga harus bisa mengendalikan harga eceran tertinggi komoditas pangan terutama cabai dan bawang, karena kedua komoditas itu tidak tahan lama," kata Bamsoet. 

Tag: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Soesatyo, Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Ant

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5890.731 29.223 597
2 Agriculture 1448.636 18.709 19
3 Mining 2030.948 37.402 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.836 3.799 70
5 Miscellanous Industry 1171.537 6.552 45
6 Consumer Goods 2430.300 5.099 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.579 -0.369 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1090.068 16.401 70
9 Finance 1026.304 6.533 91
10 Trade & Service 871.072 -8.720 143
No Code Prev Close Change %
1 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
2 TCPI 1,090 1,290 200 18.35
3 DSSA 20,525 24,000 3,475 16.93
4 BTON 240 278 38 15.83
5 BNBR 70 81 11 15.71
6 NUSA 254 292 38 14.96
7 POLL 1,305 1,500 195 14.94
8 CSIS 444 505 61 13.74
9 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
10 MGRO 338 372 34 10.06
No Code Prev Close Change %
1 TRIO 1,890 1,420 -470 -24.87
2 MFMI 845 640 -205 -24.26
3 OKAS 334 280 -54 -16.17
4 FORU 146 124 -22 -15.07
5 TRUK 496 424 -72 -14.52
6 RODA 580 505 -75 -12.93
7 PEGE 150 133 -17 -11.33
8 GSMF 126 112 -14 -11.11
9 CEKA 1,100 985 -115 -10.45
10 TIRA 157 141 -16 -10.19
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,850 -20 -0.70
2 ERAA 2,820 3,130 310 10.99
3 PGAS 1,725 1,720 -5 -0.29
4 GSMF 126 112 -14 -11.11
5 INDR 6,075 7,275 1,200 19.75
6 TLKM 3,940 4,010 70 1.78
7 BKSL 107 105 -2 -1.87
8 WSKT 2,030 2,030 0 0.00
9 ADRO 1,760 1,865 105 5.97
10 PTBA 4,380 4,330 -50 -1.14