Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:18 WIB. Tri - Tri akui ada kartu perdana aktif dijual ke konsumen.
  • 07:12 WIB. Grab - Grab bakal rambah bisnis travel dan jasa kesehatan.
  • 07:08 WIB. Telkomsel - Telkomsel luncurkan mBanking, integrasikan banyak bank.
  • 07:05 WIB. Apple - Apple hadapi tudingan monopoli di Mesir.

Kemenkop dan UKM Targetkan 15 Ribu Usaha Mikro Dapat KUR

Foto Berita Kemenkop dan UKM Targetkan 15 Ribu Usaha Mikro Dapat KUR
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dalam rangka mendorong percepatan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2018, Kementerian Koperasi dan UKM sudah merekrut 314 tenaga pendamping KUR dan 34 koordinator pendamping KUR yang berasal dari 20 provinsi dengan target sebanyak 15 ribu usaha mikro terdampingi mengakses KUR ke penyalur KUR.

"Target tahun ini meningkat dari target tahun 2017 sebanyak 14 ribu usaha mikro terdampingi mengakses KUR ke penyalur KUR," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati pada acara Pembekalan Tenaga Pendamping KUR di Bekasi, Selasa (3/4/2018).

Untuk tahun ini, Pemerintah menargetkan alokasi penyaluran KUR bertambah menjadi sebesar Rp120 triliun, yang sebelumnya Rp110 triliun pada 2017 lalu. Begitu juga ditetapkan penurunan suku bunga KUR menjadi 7% yang sebelumnya sebesar 9% pada 2017.

"Ini bukti bahwa pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan," tegas Yuana.

Yuana berharap, kegiatan ini dapat memberikan informasi dan pemahaman terkait program KUR kepada para koordinator dan tenaga pendamping KUR agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan efektif.

Kegiatan pembekalan tenaga pendamping KUR tahap I yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu 2-4 April 2018 dengan peserta sebanyak 201 orang. Rinciannya, 20 koordinator dan 181 tenaga pendamping KUR dari 10 provinsi (Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta Kalimantan Timur).

"Kegiatan pendampingan KUR ini cukup strategis karena dapat memperluas KUR sampai ke pelosok di daerah," imbuh Yuana.

Menurut Yuana, pendamping dapat berperan menyosialisasikan KUR di wilayahnya. Lebih jauh, tenaga pendamping tersebut melakukan pendampingan bagi UMKM yang masih banyak yang takut berhubungan dengan perbankan dan masih terbatas kemampuannya menyiapkan hal-hal administratif yang dibutuhkan dalam pengajuan KUR.

"Dengan demikian, pemahaman KUR akan semakin meluas jauh ke pelosok daerah," tandas Yuana.

Kegiatan pembekalan ini dihadiri pula Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha dan Inspektur Kementerian Koperasi dan UKM, Perwakilan dari Kemenko Bidang Perekonomian, Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Bank Penyalur KUR (BRI, Mandiri, BNI, BRI Syariah, BCA, dan Bank Artha Graha), PT Telkom, dan ABDSI. Nara dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Akademisi dan Konsultan KUMKM, serta bank penyalur KUR.

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM), Yuana Sutyowati Barnas, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Kemenkop dan UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40