Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:12 WIB. Mandiri - Mandiri memantau permohonan PKPU yang diajukan kepada PT Tirta Amarta Bottling Company.
  • 06:10 WIB. Pertamina - Kualitas kredit Pertamina bisa mendukung belanja modal yang lebih tinggi.
  • 06:09 WIB. BNI - Sampai kuartal III-2018 BNI berhasil mencatat realisasi pertumbuhan kredit sebesar 15,6% secara yoy.
  • 06:07 WIB. Len - Len Industri telah membangun 383 unit perangkat BTS tenaga surya melalui anak perusahaannya, Sei.
  • 06:05 WIB. Len - Len Industri raih penghargaan Solar Power Portal Award 2018.
  • 05:57 WIB. Mandiri - Prospek bisnis Mandiri hingga akhir tahun diprediksi terus meningkat.
  • 05:55 WIB. Sucofindo - Sucofindo menjalin kerja sama dengan empat BUMN untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
  • 19:53 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo siapkan aturan untuk jerat medsos penyebar hoaks.
  • 19:53 WIB. Axis - Axis hadirkan paket bundling smartphone bernama Hyphone.
  • 19:52 WIB. Samsung - Samsung dikabarkan bakal ikutan bikin ponsel gaming.
  • 19:52 WIB. AI - Teknologi AI mulai saingi daya tarik resolusi kamera smartphone.
  • 19:51 WIB. Telkomsel - Telkomsel pakai GPU Nvidia untuk Big Data.
  • 19:51 WIB. Suzuki - Suzuki Indonesia mulai ekspor Ertiga dan Nex II.
  • 19:50 WIB. Uber - Uber ajukan banding ke regulator soal akuisisi Grab.

Ini Alasan Trump Kerahkan Militer di Perbatasan AS-Meksiko

Foto Berita Ini Alasan Trump Kerahkan Militer di Perbatasan AS-Meksiko
Warta Ekonomi.co.id, Washington -

Presiden Donald Trump telah bersumpah untuk mengirim militer AS untuk mengamankan perbatasan selatan negara itu dengan Meksiko.

"Kami akan melibatkan militer," tutur Trump di Gedung Putih pada hari Selasa, menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan menjadi "langkah besar", sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (4/4/2018).

Sebelumnya Donald Trump mengancam akan memotong bantuan ke Honduras yang notabene sebagai tempat pencari suaka yang terus membuat jalannya ke utara ke AS. Kedua pendahulunya di Gedung Putih juga mengerahkan pasukan Garda Nasional untuk membantu mengamankan perbatasan AS.

Presiden Barack Obama mengirim sekitar 1.200 tentara untuk menjaga perbatasan, sementara Presiden George W Bush mengerahkan sekitar 6.000 pasukan untuk membantu Patroli Perbatasan dalam apa yang disebut sebagai Operasi Jump Start.

Selama makan siang dengan para pemimpin negara-negara Baltik pada hari Selasa (3/4/2018), Trump mengatakan kepada awak media bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (Nafta) beresiko kecuali Meksiko menghentikan aliran migran. Donald Trump juga sebelumnya telah berkomentar via akun twitter pribadinya untuk hari ketiga tentang wilayah migran yang menuju utara dari Amerika Tengah.

"Migran Besar orang-orang dari Honduras, sekarang datang melintasi Meksiko dan menuju ke 'Perbatasan Hukum Lemah' kami, dan sebaiknya dihentikan sebelum tiba di sana," ungkapnya.

"Nafta sedang dimainkan, seperti bantuan luar negeri ke Honduras dan negara-negara yang memungkinkan ini terjadi," pungkasnya.

Presiden telah memberikan komentarnya via akun twitter pribadinya tentang imigrasi ilegal selama beberapa hari terakhir, serta menuduh Demokrat mengizinkan "perbatasan terbuka, obat-obatan dan kejahatan" masuk ke negeri Paman Sam.

Tag: Donald John Trump, Dolar Amerika Serikat (AS), Amerika Serikat (AS), Mexico City, Meksiko, Honduras

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90