Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019). 
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143. 
  • 08:59 WIB. IHSG - Kamis pagi, IHSG dibuka menguat 0,13% ke level 6.421,41. 
  • 08:54 WIB. Pertamina - Menkeu dorong Pertamina untuk implementasikan B20.
  • 07:37 WIB. BUMN - Anggaran belanja modal BUMN tahun ini diproyeksikan mencapai Rp775-Rp800 triliun.
  • 07:36 WIB. ASDP - ASDP akan berekspansi ke Timor Leste dan Malaysia.

Lelang Sukuk, Pemerintah Raup Rp6,78 Triliun

Foto Berita Lelang Sukuk, Pemerintah Raup Rp6,78 Triliun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemerintah merilis hasil lelang tujuh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada 3 April 2018 lalu dengan capaian Rp6,78 triliun atau masih di bawah target indikatif sebesar Rp8 triliun. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mengatakan total penawaran yang masuk sebesar Rp11,1 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS04102018 mencapai Rp2,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,29427% dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 4 Oktober 2018 sebesar Rp4,66 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 4,25% dan tertinggi 5,5%.

Berikutnya, terdapat seri PBS016 yang mendapat penawaran masuk senilai Rp3,08 triliun dengan nominal yang dimenangkan sebesar Rp1,56 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Maret 2020 ini memiliki imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,05% dan tingkat imbalan 6,25%.

Untuk seri PBS002 jumlah dimenangkan mencapai Rp0,6 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,38% dan tingkat imbalan 5,45%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 ini mencapai Rp0,605 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,3125% dan tertinggi 6,5%.

Untuk seri PBS012 mendapatkan penawaran masuk senilai Rp850 miliar dengan nominal yang dimenangkan sebesar Rp690 miliar. Seri yang jatuh tempo pada 15 November 2031 ini memiliki imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,35%.

Seri PBS004 memperoleh penawaran masuk senilai Rp0,62 triliun dengan nominal yang dimenangkan sebesar Rp0,316 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037 tersebut memiliki imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,66%.

Untuk seri PBS015 memperoleh penawaran masuk senilai Rp1,28 triliun dengan nominal yang dimenangkan berjumlah Rp1,22 triliun. Seri yang jatuh tempo pada 15 Juli 2047 ini memiliki imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 7,80%.

Terakhir, seri PBS017 memperoleh penawaran masuk senilai Rp0,08 triliun. Namun, pemerintah tidak menyerap dana dari seri tersebut. Seperti yang diketahui, pada lelang sukuk sebelumnya, pemerintah mampu menyerap dana senilai Rp8,90 triliun dari total penawaran yang masuk sebanyak Rp13,06 triliun.

Tag: Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Sukuk, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58