Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:28 WIB. E-Commerce - Lazada dan Bhinneka umumkan kolaborasi.
  • 16:27 WIB. LG - LG tak ikutan lomba luncurkan ponsel layar lipat.
  • 16:01 WIB. IHSG - Akhir perdagangan sesi II, IHSG ditutup hijau 1,70% ke level 6.497,82. 
  • 15:56 WIB. Pembekuan Usaha - OJK Cabut pembekuan usaha PT Ridean Finance. 
  • 15:55 WIB. TAMU - PT Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU) membentuk dua entitas anak usaha baru, yaitu PT Sentra Tamarin Samudra dan PT Samudra Sukses Gemilang. 
  • 15:54 WIB. Wismilak - Wismilak kantongi izin kawasan berikat di Surabaya, Jawa Timur. 
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.
  • 12:43 WIB. Twitter - Ada 1,5 juta tweet seputar Debat Pilpres 2019 semalam.
  • 11:27 WIB. Australia - Australia siap buka gerbang ekspor otomotif dari Indonesia.

Tiphone Bakal Terbitkan Obligasi Rp1,2 T di Juli

Foto Berita Tiphone Bakal Terbitkan Obligasi Rp1,2 T di Juli
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) berencana untuk melakukan penerbitan surat utang (obligasi) melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) sebesar Rp2 triliun di tahun ini. Pada tahap pertama, perseroan bakal mengincar dana obligasi senilai Rp1,2 triliun.

"PUB pertama Rp1,2 triliun totalnya Rp2 triliun. Pelaksanaannya itu di pertengahan tahun ini," ujar Direktur Keuangan Tiphone Mobile Indonesia Meijaty Jawidjaja di Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, dana hasil penerbitan obligasi tahap pertama tersebut akan dialokasikan perseroan untuk melakukan pelunasan terhadap utang yang jatuh akan tempo. "Ini untuk refinance obligasi yang jatuh tempo Juli," terangnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan jika rasio utang perseroan masih sesuai dengan guidance yang ada.  Perseroan pun saat ini sedang menunggu hasil rating dari obligasi tersebut. Pada tahun lalu rating obligasi perseroan berada di posisi single A.

Selain untuk melakukan pembayaran utang, perseroan juga akan menggelontorkan dana hasil obligasi untuk memenuhi kebutuhan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sebesar Rp50 miliar.

Dana tersebut dianggarkan perseroan guna melakukan pengembangan di anak usahanya di bidang financial technology (Fintech) yakni Tele Utama Nusantara (Teleshop).

Pasalnya, TeleShop akan menyediakan modal pinjaman peer to peer lending, untuk meningkatkan modal bagi pelaku UMKM, seperti warung-warung kecil, pedagang voucer, minimarket yang stand alone, pedagang kaki lima, dan koperasi.

"Dengan digital kita bisa terima pembayaran PLN, BPJS, asuransi dan lain-lain. Jadi, kita semacam kasir dengan aplikasi yang mudah. Aplikasi sudah meluncur sejak tahun ini. Melalui aplikasi TeleShop itu sudah bisa jadi perpanjangan tangan perbankan ke reseller. Ke depan nanti human ATM akan terjadi," ungkapnya.

Saat ini, TeleShop sudah memiliki 25.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara Tiphone Mobile Indonesia memiliki 250.000 reseller aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan juga memiliki 200 cabang, 400 outlet, dan 96 layanan service center.

Tag: PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE), Meijaty Jawidjaja

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31