Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Investasi di Tiga Sektor

Foto Berita RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Investasi di Tiga Sektor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia dan Singapura sepakat untuk memperkuat kerja sama di tiga sektor prioritas yakni capital market,  ekonomi digital, dan pariwisata serta infrastruktur pendukungnya.  

Ini merupakan salah satu poin kesepakatan dalam 2nd Indonesia-Singapura Business Council Meeting yang  diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Kadin Indonesia bekerja sama dengan Economic Development Board (EDB) Singapura dan Singapore Business Federation (SBF) di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Pertemuan semi annual ini merupakan salah satu tindak lanjut implementasi MoU ISBC yang telah ditandatangani pada 28 Juli 2017. Berdasarkan MoU tersebut disepakati rapat anggota ISBC dilaksanakan setahun dua kali secara bergantian di Jakarta dan Singapura.

Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan bahwa tiga sektor tersebut dipilih untuk membuat kedua negara sama-sama dapat mengambil manfaat serta mengoptimalkan potensi yang ada.

"Indonesia dapat mengambil keuntungan dari Singapura yang telah dikenal sebagai financial hub di kawasan Asia untuk mendapatkan pembiayaan dari proyek-proyek investasi di sektor pariwisata dan ekonomi digital," ujarnya.

Thomas menilai bahwa dalam first ISBC closed-door meeting yang diselenggarakan pada 7 September 2017 lalu di Singapura disepakati bahwa dari enam sektor yang menjadi unggulan, hanya tiga sektor yang akan diprioritaskan dalam jangka menengah, yaitu pasar modal (capital markets), digital economy, dan pariwisata beserta infrastruktur pendukungnya.

"Dari kegiatan ini, diharapkan delegasi dapat memperoleh informasi langsung  tentang peluang proyek-proyek potensial pada sektor pariwisata dan infrastruktur," jelas Tom.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM realisasi investasi dari Singapura periode 2012-2017 mencapai angka US$39 miliar. Realisasi ini mencatatkan Singapura sebagai negara teratas kontributor investasi PMA di Indonesia.

Angka realisasi investasi dari Singapura cukup fluktuatif, posisi 2016 yang mencapai US$9,1 miliar turun menjadi US$8,4 miliar di tahun 2017. Investor Singapura banyak menanamkan modal di sektor tranportasi, pergudangan dan telekomunikasi, tanaman dan perkebunan serta industri kertas. Sementara terkait lokasi, sebaran investasi Singapura cukup merata ditandai dengan 51% berada di luar Pulau Jawa dan 49% berada di Pulau Jawa.

ISBC adalah suatu wadah kerja sama antara pelaku bisnis dan Singapura, dimana pembentukannya didukung oleh BKPM dan EDB yang berfungsi sebagai pengarah. Anggota ISBC adalah pengusaha papan atas 10 dari Indonesia dan 10 dari Singapura.

Anggota ISBC Indonesia selain Kadin adalah Sintesa Group, PT Bank Mandiri, PT Jababeka Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT BCA, Rajawali Corp, PT Garuda Indonesia, PT Indonesia Air Asia, dan Traveloka. Sementara dari Singapura anggota ISBC adalah EDB, SBF, Singapore Manufacturing Federation, Singapore Infocomm Technology Association, Singapore Precision Engineering and Technology Association, Hotel Propeties Limited,  Keppel Corporation Limited, Capitaland, Surbana Jurong Private Limited, Temasek Holding, dan Government Investment Corporation.

Tag: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21