Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:57 WIB. PNBN -┬áBank Panin mencatatkan total aset tumbuh 3,8% menjadi Rp214,54 triliun sepanjang kuartal I-2018.
  • 23:08 WIB. Putin - Via telepon, Trump diwartakan undang Putin ke Gedung Putih.

Terima 500 Ribu Dolar, Eks Sekjen Kemendagri Ngaku Tak Tahu Duit e-KTP

Foto Berita Terima 500 Ribu Dolar, Eks Sekjen Kemendagri Ngaku Tak Tahu Duit e-KTP
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni mengaku tidak pernah mengarahkan untuk memenangkan konsorsium terkait proyek pengadaan KTP-elektronik (KTP-e).

"Saya dizalimi difitnah, saya tidak pernah mengarahkan atau pernah menyuruh Pak Sugiharto atau Pak Irman untuk mengarahkan konsorsium karena saya tahu konsorsium itu adalah pada Desember 2011, jadi salah satunya Pak Anang," kata Diah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Diah menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi KTP-e dengan terdakwa mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Selain Diah, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto juga menjadi saksi dalam sidang Anang Sugiana.

Lebih lanjut, Diah pun mengaku pernah bertemu dengan Anang Sugiana di ruang rapat Sekretariat Jenderal Kemendagri. Ketua Kemeajelis Hakim Franky Tambuwun pun mengklarifikasi kepada Diah terkait rapat tersebut.

"Jadi, pada saat itu kami dipanggil Mendagri yang sebenarnya yang dipanggil awal adalah Pak Irman selaku Dirjen sebenarnya rapat itu yang pimpin adalah Irman karena itu kepentingannya KTP-elektronik, kami tidak tahu mengenai KTP-e tetapi karena salah fungsi kami Sekjen itu menerima tugas dari Mendagri lalu kami dipanggil beliau tanggal 18 Desember," ungkap Diah.

Selanjutnya, Hakim Franky menanyakan kepada Diah apakah pernah menerima dana KTP-e. Ia pun mengaku terdapat dua kali pemberian dari Irman dan Andi Agustinus alias Andi Narogong.

"Pernah tetapi saya tidak tahu apakah itu uang dari KTP-e atau bukan karena ini ada dua. Yang pertama dari Irman kedua dari Andi, yang dari Irman ini waktu itu tidak pernah dikatakan uang itu berasal dari KTP-e atau dari mana tidak tahu. Yang kedua dari Andi, saya tanya ini uang KTP-e? "Bukan bu ini uang dari bisnis kami karena tidak ada yang memikirkan Ibu," kata Diah.

Diketahui, Diah total menerima sebesar 500 ribu dolar AS dari Irman dan Andi Norogong. Diah telah mengembalikan seluruh penerimaan itu kepada KPK.

PT Quadra Solution merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) sebagai pelaksana proyek KTP-elektronik (KTP-e) yang terdiri dari Perum PNRI, PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra.

Realisasi biaya atas pekerjaan barang yang dilakukan oleh PT Quadra Solution dalam pelaksanaan proyek KTP-e adalah Rp1,87 triliun dan mendapatkan keuntungan sejumlah Rp79,039 miliar.

Tag: Kasus Megakorupsi E-KTP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28