Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:53 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo siapkan aturan untuk jerat medsos penyebar hoaks.
  • 19:53 WIB. Axis - Axis hadirkan paket bundling smartphone bernama Hyphone.
  • 19:52 WIB. Samsung - Samsung dikabarkan bakal ikutan bikin ponsel gaming.
  • 19:52 WIB. AI - Teknologi AI mulai saingi daya tarik resolusi kamera smartphone.
  • 19:51 WIB. Telkomsel - Telkomsel pakai GPU Nvidia untuk Big Data.
  • 19:51 WIB. Suzuki - Suzuki Indonesia mulai ekspor Ertiga dan Nex II.
  • 19:50 WIB. Uber - Uber ajukan banding ke regulator soal akuisisi Grab.
  • 19:50 WIB. Tim Cook - Tim Cook tepis kabar Cip mata-mata China dalam internal Apple.
  • 19:50 WIB. AS - Setengah penduduk AS tak tahu WhatsApp milik Facebook.
  • 19:49 WIB. Xiaomi - Xiaomi klaim sudah bikin desain smartphone kamera geser sejak 2015.
  • 19:49 WIB. Google - Punggutan Google di Eropa bisa bikin harga ponsel Android melonjak.
  • 19:48 WIB. Google - Google kenakan biaya Rp600 ribu untuk vendor ponsel di Eropa.
  • 19:48 WIB. Arab Suadi - Arab Saudi disebut tanam mata-mata di Twitter.
  • 19:47 WIB. Facebook - Facebook berburu perusahaan cybersecurity.
  • 19:46 WIB. Google - Pengguna iOS bisa nikmati Live Sharing Google Maps.

Tips Sukses Berbisnis Ala Bos Cendol Beromzet Miliaran

Foto Berita Tips Sukses Berbisnis Ala Bos Cendol Beromzet Miliaran
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Siapa yang tidak kenal cendol? Minuman tradisional yang kini mulai tersaingi oleh produk minuman impor. Di saat tren bubble drink maupun thai tea sedang menjamur, Danu Sofwan memilih untuk menjadi pengusaha cendol yang ia beri brand Randol yang artinya Raja Cendol. Tidak kalah dengan minuman modern yang laku keras di pasaran, Randol ternyata mampu bersaing dengan berbagai produk minuman yang sedang tren tersebut, bahkan Danu mampu meraup omzet miliaran rupiah dari cendolnya. 

Kesuksesan Danu tentu bukan karena tanpa sebab. Ada tips tersendiri yang dilakukan Danu untuk mencapai kesuksesannya dalam berbisnis. Berikut adalah tips sukses berbisnis ala Danu Sofwan si Bos Cendol.

1. Banyak Belajar

Memutuskan untuk berbisnis harus dibarengi dengan upaya memperkaya kemampuan diri di bidang usaha. Dengan belajar, seorang calon pengusaha akan lebih mudah menjalankan usahanya. Karena bisnis bukanlah hal main-main yang dapat dilakukan sesuka hati tanpa dimulai dengan belajar. 

2. Bisa Beradaptasi

Bisnis yang dijalankan sebaiknya dapat menyesuaikan dengan zaman. Danu Sofwan memilih untuk mengkolaborasikan minuman tradisionalnya tersebut dengan minuman modern. Misalnya, Randol Thai Tea. Danu memadukan antara cendol dengan thai tea

3. Aware dengan Dunia Digital

Di era digital seperti saat ini, Danu menyarankan untuk memanfaatkan teknologi digital, khususnya dalam hal memasarkan produk. Bagi Danu, pengusaha harus mampu menjadi orang yang kompetitif. Dengan begitu, berbagai upaya dalam memasarkan produk harus dilakukan. Tentunya yang tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. 

4. Menggali Potensi

Mengembangkan diri dan terus menggali potensi menjadi hal yang perlu dilakukan setiap pengusaha. Dengan begitu, keahlian si pengusaha bisa terus ter-upgrade untuk kemudian membesarkan usahanya. 

5. Psikologis Sehat

Hal terpenting dalam berbisnis menurut Danu ialah dengan memiliki psikologis yang sehat.

"Dengan demikian bisa memproduksi ide, gagasan, solusi, dan hal produktif lainnya," tegas Danu. 

Baginya, dunia usaha adalah dunia yang tidak aman. Kalau psikologis si pengusaha tidak sehat, jiwanya akan selalu merasakan kekhawatiran, ketakutan, dan ragu-ragu.

"Untuk mendapatkan psikologis yang sehat, sebaiknya perbanyak bergaul, tukar pengalaman, dan membaca buku," tutur Danu. 

Tag: Entrepreneur, Tips Bisnis, Danu Sofwan

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90