Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:40 WIB. Divestasi - Arpeni Pratama Ocean Line divestasi kapal Padma Indah senilai Rp26,58 miliar.
  • 11:10 WIB. Rupiah - Hingga pukul 11.10 WIB, dolar AS masih tekan rupiah sebesar 0,12% ke level Rp14.110. 
  • 11:01 WIB. Pertamina - Pertamina melaksanakan lifting perdana crude oil bagian PT CPI di Blok Rokan.
  • 10:58 WIB. JNE - JNE menaikkan tarif ongkir dengan kenaikan rata-rata sebesar 20%.
  • 10:58 WIB. PGN - PGN akan menyalurkan gas bumi untuk salah satu pelanggan industri di Lampung.
  • 10:25 WIB. Diskon - Jelang tutup bisnis, Central Neo Soho adakan dskon besar-besaran hingga 90%. 
  • 10:24 WIB. Retail - Central Department Store di Neo Soho Mall akan ditutup pada 18/02/2019 mendatang. 
  • 08:59 WIB. IHSG - Naik lagi, IHSG dibuka menguat 0,13% ke level 6.417,13 di awal perdagangan, Rabu (16/01/2019).
  • 08:36 WIB. ULN - BI: Total utang Indonesia baik utang pemerintah maupun swasta mencapai US$372,9 miliar.
  • 08:35 WIB. Citilink - Akhir Januari, Citilink akan hapus layanan bagasi gratis.
  • 08:35 WIB. BNI - Kuartal II 2019 BNI berencana menerbitkan surat utang hingga Rp8 triliun.
  • 08:10 WIB. PTBA - PTBA membidik penjualan batu bara pada tahun ini mencapai 24 juta-26 juta ton.
  • 08:07 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan punya 50.000 agen Laku Pandai di 2019.
  • 08:06 WIB. BNI - Kinerja saham BNI tercatat menguat 2,27% sepanjang tahun berjalan 2019.
  • 07:49 WIB. Himbara - Himbara memasang target pertumbuhan bisnis yang lebih moderat pada 2019.

Angka Harapan Hidup Sulsel Kisaran 72,5 Tahun

Foto Berita Angka Harapan Hidup Sulsel Kisaran 72,5 Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Angka harapan hidup masyarakat Sulsel dalam satu dekade mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya, angka harapan hidup di Sulsel pada 2008 sebesar 69,9 tahun dan kini mencapai 72,5 tahun pada 2018. Meningkatnya fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Sulsel menjadi pendongkrak angka harapan hidup. 

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief, mengatakan angka ini didukung oleh fasilitas dan tenaga kesehatan yang semakin meningkat. Total rumah sakit di Sulsel misalnya yang kini menembus 101 unit. Padahal, satu dekade sebelum kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo, jumlah rumah sakit baru sebatas 86 unit. 

Untuk Puskesmas juga mengalami peningkatan dari 395 unit pada 2008 menjadi 455 unit pada 2018. Tempat tidur dari 3.992 unit menjadi 14.835  unit. Serta tenaga medis dari 2.024 orang menjadi 3.257 orang, tenaga non medis dari 10.543 orang menjadi 16.429 orang. "Hal ini merupakan pencapaian yang sangat menggembirakan yang diukir oleh Pemprov Sulsel yang dipimpin oleh Pak SYL," ucap Rachmat, Jumat (6/4/2018). 

Untuk mendukung fasilitas dan layanan kesehatan, Pemprov Sulsel akan membangun Rumah Sakit Khusus Geriatri Kelas B yang akan disetarakan dengan Advance Medicine yang bekerjasama dengan Prof Taruna Ikrar. Taruna Ikrar adalah dokter sekaligus ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung dan saraf.

Sementara itu, Gubernur Syahrul menyebutkan bahwa pemerintah berkewajiban dalam peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan. "Apa gunanya pemerintah jika ada rakyat yang terlantar dan terkapar serta tidak mampu diapa-apai oleh keluarganya, jangan karena tidak punya uang dan tidak dilayani," ujarnya. 

Sulsel sendiri pada 2008 telah mencanangkan kesehatan gratis meski sempat diragukan. "Semua orang bilang ada apa pak gubernur, itu adalah visi dan cita-cita yang tidak mungkin dilakukan. Tetapi kesehatan gratis sudah kita dijalankan, hari ini kita buktikan pemerintah hadir untuk rakyat," pungkasnya. 

Tag: Makassar, Syahrul Yasin Limpo

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6408.784 72.668 625
2 Agriculture 1585.036 -7.210 21
3 Mining 1844.340 15.139 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.845 21.295 71
5 Miscellanous Industry 1394.631 2.064 46
6 Consumer Goods 2652.095 37.658 51
7 Cons., Property & Real Estate 480.742 8.835 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1130.455 19.871 71
9 Finance 1213.694 9.336 91
10 Trade & Service 786.524 2.437 153
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 186 250 64 34.41
2 INPP 525 650 125 23.81
3 LPCK 1,900 2,340 440 23.16
4 OCAP 268 330 62 23.13
5 MLPL 84 99 15 17.86
6 MTSM 177 206 29 16.38
7 SDMU 55 62 7 12.73
8 UNIT 240 268 28 11.67
9 IMAS 2,560 2,840 280 10.94
10 HDFA 158 174 16 10.13
No Code Prev Close Change %
1 ARTA 1,310 1,000 -310 -23.66
2 ABDA 5,600 4,480 -1,120 -20.00
3 BEEF 318 268 -50 -15.72
4 TFCO 765 665 -100 -13.07
5 KICI 290 260 -30 -10.34
6 SKBM 560 510 -50 -8.93
7 TPMA 242 222 -20 -8.26
8 POLI 1,575 1,445 -130 -8.25
9 INTD 175 161 -14 -8.00
10 RIGS 228 210 -18 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 INPC 74 79 5 6.76
3 UNTR 26,000 25,600 -400 -1.54
4 WSKT 1,975 2,090 115 5.82
5 TRAM 182 190 8 4.40
6 ASII 8,150 8,150 0 0.00
7 PTSN 1,630 1,520 -110 -6.75
8 TLKM 3,850 3,930 80 2.08
9 KPAS 220 222 2 0.91
10 BBRI 3,790 3,780 -10 -0.26