Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:09 WIB. Papua - Bertemu Menlu PNG, Menlu RI paparkan kemajuan Papua.
  • 22:08 WIB. Korea Utara - Kim Jong-un mendadak panggil Dubes Korut sedunia ke Pyongyang.
  • 22:06 WIB. Malaysia - Pengirim ancaman pembunuhan kepada Raja Malaysia ditangkap.
  • 22:06 WIB. 1MDB - Surat perintah penangkapan 2 mantan pejabat 1MDB diterbitkan.
  • 22:05 WIB. Najib Razak - Istri Najib Razak dituntut bayar 60 juta ringgit.
  • 22:03 WIB. Palestiina - Presiden Abbas: Hubungan Palestina dengan AS tak akan membaik.
  • 22:02 WIB. WNI - Indonesia minta Malaysia beri akses terkait 3 WNI terduga teroris.
  • 22:02 WIB. Turki - Uni Eropa sambut baik pencabutan status masa darurat di Turki.
  • 22:01 WIB. Filipina - AS gelontorkan US$26,5 juta ke Filipina untuk misi antiteror.
  • 22:00 WIB. Piala Dunia - Wisatawan asing belanjakan US$1,5 miliar selama Piala Dunia di Rusia.
  • 20:53 WIB. Telekomunikasi - Indonesia rogoh Rp50 miliar untuk pengadaan internet pertemuan IMF-World Bank.
  • 20:51 WIB. Microsoft - Ogah disalahgunakan, Microsoft usulkan aturan teknologi pengenalan wajah.
  • 20:50 WIB. Samsung - Samsung akan umumkan smartwatch barunya, Galaxy Watch, pada 9 Agustus 2018, bersamaan dengan Galaxy Note 9.¬†
  • 20:47 WIB. Donald Trump - Trump dan tim suksesnya habiskan lebih dari US$274 ribu (setara Rp3,9 miliar) untuk pasang iklan di¬†Facebook sejak awal Mei.
  • 20:46 WIB. Apple - Semua iPhone 2018 tak akan punya sensor sidik jari.

"Kopi Gayo Pantas Dihargai Mahal di Pasaran Dunia"

Foto Berita
Warta Ekonomi.co.id, Nanggroe Aceh Darussalam -

Pengusaha asal Afrika Selatan, Paul Du Plessis, mengakui keistimewaan kopi Arabica Gayo dari Kabupaten Aceh Tengah, sehingga pantas dihargai mahal di pasaran dunia.

"Mereka harus injak tanah ini dan lihat langsung bagaimana petani kopi merawat dan melakukan proses pasca panen secara alami," tutur Paul yang juga pengusaha di Takengon, Aceh Tengah, Minggu (8/4/2018).

Menurut dia, para buyer kopi dunia harus ikhlas dengan hal itu karena kopi Gayo memang spesial dan melalui proses naturally organic. Paul sendiri datang dari Kota Cape Town, Afrika Selatan khusus ke Aceh Tengah untuk melihat langsung dan merekam segalanya tentang kopi Gayo mulai dari perawatan yang dilakukan petani di kebun kopi hingga ke tahap pemrosesan dan pemilihanbiji kopi berkualitas.

Pengusaha ini mulai melirik kopi Gayo untuk dipasarkan di Afrika Selatan. Dia kini sedang mempersiapkan satu tayangan video dokumenter tentang kopi dari dataran tinggi Gayo untuk tujuan memperkenalkan komoditas unggulan tersebut kepada masyarakat konsumen di negaranya.

Paul berada di Aceh Tengah selama sepekan sejak 31 Maret 2018. Dia turut memboyong para jurnalis, photografer, dan videografer dari negaranya untuk mendokumentasikan segalah hal tentang kopi Gayo dan akan merangkumnya dalam satu video dokumenter. Menurut Paul, masyarakat di Afrika Selatan saat ini belum begitu mengenal tentang bagaimana kopi kualitas terbaik, sedangkan mereka tidak akan mudah percaya jika tidak diberi pemahaman secara lengkap melalui sebuah tayangan video yang mengulasnya secara detail.

"Jadi apa saja yang kita tayangkan, apa saja yang kita suting di sini, harus seratus persen sempurna," tutur Paul.

Untuk itu dia bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengunjungi sejumlah perkebunan kopi rakyat di daerah itu. Paul juga mengunjungi sejumlah pabrik pengolahan kopi untuk merekam proses yang terjadi tentang bagaimana biji-biji kopi Gayo melalui sejumlah tahapan penting hingga menghasilkan tingkatan kualitas kopi nomor satu, sebelum akhirnya siap untuk dipasarkan.

"Kalau di Afrika mereka bilang triple A, itu artinya spesialty, istilah mereka di sana itu," tutur Paul.

"Tapi spesialty di sana yang mereka jual itu tidak seperti di sini. Kalau saya ambil segenggam saja, saya sortir, sudah dapat trase sekitar 15 persen lah. Bukan spesialty. Jadi mereka bisa bohong karena orang di sana tidak mengerti," ujar dia.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengapresiasi langkah awal Paul untuk memperkenalkan kopi gayo di Afrika Selatan. Shabela berharap dengan langkah tersebut masyarakat di negara itu semakin memiliki pengetahuan yang baik tentang kopi, khususnya kopi gayo.

"Kita berharap kedepannya pasar Afrika Selatan akan terbuka untuk kopi gayo," pungkas Shabela.

Tag: Kopi, Kopi Arabika, Kopi Robusta, Kopi Gayo

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/YT Haryono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10