Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup menghijau 0,49% ke level 6.444,86 di akhir sesi I, Kamis (17/01/2019). 
  • 11:29 WIB. Direksi - Verdy Rusli diberhentikan sementara waktu dari jabatan Direktur Skybee.
  • 11:28 WIB. Properti - Agung Podomoro Land gandengan Kawan Lama Group untuk kembangkan Podomoro Park Bandung.
  • 09:20 WIB. Dolar AS - Pukul 09.20 WIB, dolar AS menguat 0,14% ke level Rp14.143. 
  • 08:59 WIB. IHSG - Kamis pagi, IHSG dibuka menguat 0,13% ke level 6.421,41. 
  • 08:54 WIB. Pertamina - Menkeu dorong Pertamina untuk implementasikan B20.

Kelangkaan BBM di Banjarmasin Bikin Warga "Keder"

Foto Berita Kelangkaan BBM di Banjarmasin Bikin Warga
Warta Ekonomi.co.id, Banjarmasin -

Pasokan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terutama jenis solar pada beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Kalimantan Selatan hingga kini belum norml.

Pantauan di Banjarmasin Minggu, masih terlihat antrean panjang mobil untuk mendapatkan jenis BBM tersebut pada beberapa SPBU di provinsi itu.

Sebagai contoh pada beberapa SPBU di Jalan Trikora Banjarbaru dan Jalan Subardjo/Lingkar Basirih Banjarmasin, masih terlihat antrean panjang truk hingga ke tepi jalan umum untuk mendapatkan solar bersubsidi.

Sejumlah sopir menduga keterangan pers anggota Komisi III DPRD Kalsel HM Rosehan NB SH yang mengutip pernyataan Kasubdit Harga dan Subsidi BBM, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral RI hanya pelipur.

"Kenyataannya hasil konsultasi Komisi III DPRD Kalsel dengan pihak Ditjen Migas yang diterima Kasubdit Harga dan Subsidi BBM M Rizwi di Jakarta, 5 April lalu belum ada tindak lanjut," ujar Jujus, warga Banjarmasin.

Sopir truk tersebut menambahkan, terjadi ketidaksesuaian antara pihak Ditjen Migas yang menyatakan tak ada masalah pasokan dan penyaluran BBM, dengan kenyataan di lapangan, seperti jenis solar bersubsidi masih sering kosong di SPBU.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Kalsel Rosehan dari PDI-P dalam keterangan pers di Banjarmasin, 6 April 2018 mengatakan, berdasarkan informasi dari Ditjen Migas,pasokan dan penyaluran BBM di Kalsel, tidak masalah atau dengan pengertian normal.

Informasi tersebut diperoleh, saat Komisi III DPRD Kalsel yang diketuai H Supian HK SH dari Partai Golkar, berkonsultasi dengan Ditjen Migas di Jakarta, 5 April, untuk membicakan persoalan BBM dan gas elpiji bersubsidi tabung isi tiga kilogram.

Pada acara tersebut, DPRD menyampaikan, bila selama ini di Kalsel, sering terjadi kelangkaan BBM juga sering terjadi kelangkaan elpiji bersubsidi tiga kilogram.

Kelangkaan tersebut, membuat harga gas elpiji bersubsidi menjadi melambung di pasaran, hingga Rp30 ribu bahkan lebih, dari seharusnya, harga eceran tertinggi (HET) seperti untuk Kota Banjarmasin per tabung isi tiga kilogram hanya Rp17.500.

Begitu pula BBM bersubsidi jenis premium dan solar, sering kosong pada SPBU tertentu, tidak terkecuali pertalite serta pertamax kadang-kadang juga kehabisan persediaan.

Keadaan tersebut menjadi keluhan masyarakat, apalagi dengan kenaikan harga pertalite dalam kurun enam bulan terakhir dua kali harganya naik, yaitu per liter dari Rp7.600 menjadi Rp7.800, dan kini Rp8.000.

Tag: Bahan Bakar Minyak (BBM), PT Pertamina (Persero)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58