Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:10 WIB. Kemlu - Menlu Retno: Indonesia harus jadi kekuatan dunia pada 2045.
  • 15:08 WIB. Gempa Lombok - Uni Eropa akan tingkatkan bantuan kemanusiaan untuk korban Gempa Lombok.
  • 15:07 WIB. Palestina - Tentara Israel serang sekolah Palestina di Tepi Barat.
  • 15:05 WIB. Iran - Khamenei: Devaluasi akar dari krisis Ekonomi Iran.
  • 15:05 WIB. Krisis Ekonomi - Italia antisipasi krisis ekonomi mirip Turki.
  • 15:04 WIB. Turki - Pariwisata Turki naik 30 persen setiap tahun.
  • 15:03 WIB. WNA - Pemerintah beri sanksi imigrasi pada 1.382 WNA bermasalah.
  • 15:03 WIB. Inggris - Dewan Muslim Inggris tuntut penyelidikan Partai Konservatif.
  • 15:02 WIB. Nuklir - Otoritas Iran bersumpah tidak akan penuhi permintaan AS untuk berdialog terkait dengan nuklir.
  • 15:02 WIB. Facebook - Facebook tambah fitur baru untuk aplikasi Messenger Kids.
  • 15:01 WIB. JD.com - Unilever gandeng JD.com untuk pendistribusian produk di China.
  • 15:00 WIB. Twitter - Pengguna di Indonesia kini bisa unduh Twitter versi lite. 
  • 14:54 WIB. Kadin - Kadin selenggarakan ICCIA guna mendorong perdagangan dan paradigma baru inklusi ekonomi syariah.
  • 14:50 WIB. KPU - Ambang batas parlemen hanya berlaku pada tingkat DPR RI.
  • 14:49 WIB. KPU - Jika parpol tidak memenuhi ambang batas parlemen 4% maka suara partai dianggap hangus.

Sinar Mas Land Bidik Rp2,5 Triliun dari Program Easy Deal

Foto Berita Sinar Mas Land Bidik Rp2,5 Triliun dari Program Easy Deal
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kemampuan masyarakat membeli properti dinilai masih cukup besar. Namun, kemauan berinvestasi di sektor ini dianggap tidak setinggi beberapa tahun yang lalu. Faktor kemudahan pembayaran menjadi alasan utamanya.

Latar belakang inilah yang mendorong Sinar Mas Land menghadirkan program Easy Deal. Program tersebut berupa kemudahan pembayaran bagi konsumen yang berlangsung selama April-Juli 2018.

CEO Strategic Development & Sevices Sinar Mas Land Ishak Chandra, mengatakan program Easy Deal menawarkan berbagai macam keuntungan yang menarik bagi para konsumen, mulai dari keringanan pembayaran down payment mulai 5%-10%, cicilan mudah hingga 12 kali dengan direct discount hingga 20%, hadiah langsung logam mulia untuk pembelian di pameran-pameran hingga kesempatan memenangkan door prize.

"Dalam program Easy Deal, kami menargetkan penjualan Rp2,5 triliun dan dalam prosesnya, kami menggandeng 12 bank," kata Ishak dalam konferensi pers, Sabtu (7/4/2018).

Produk-produk properti Sinar Mas Land yang ditawarkan dalam program Easy Deal meliputi produk properti ready stock, under construction, dan indent yang sudah diluncurkan oleh Sinar Mas Land.

Semua proyek Sinar Mas Land akan ikut dalam program ini seperti BSD City, Kota Wisata, Legenda Wisata, Banjar Wijaya, Casa De Parco, Nava Park, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Aerium, The Elements, Akasa, Southgate, The Zora, Deltamas, Klaska Residence, Wisata Bukit Mas Surabaya, Grand City Balikpapan, Nuvasa Bay Batam, dan masih banyak lagi.

"Melalui program ini, perusahaan ingin memberikan appresiasi sebesar-besarnya kepada para loyal customer. Ekspektasi kami melalui program ini adalah mendukung aspirasi konsumen supaya bisa mempunyai hunian yang mudah serta keringanan dalam pembayaran DP dan cicilan," tambah Ishak.

Dua belas bank yang ikut dalam program Easy Deal yakni PT Bank Central Asia, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank UOB Indonesia, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, dan PT Bank Commonwealth.

Tag: Sinar Mas Land, Ishak Chandra

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.246 -215.927 598
2 Agriculture 1493.422 -43.044 19
3 Mining 1989.115 -104.226 46
4 Basic Industry and Chemicals 789.951 -33.178 70
5 Miscellanous Industry 1224.568 -49.761 45
6 Consumer Goods 2372.718 -71.540 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.811 -12.838 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1007.787 -37.793 70
9 Finance 1057.291 -45.870 91
10 Trade & Service 845.042 -17.117 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 610 760 150 24.59
2 GLOB 182 220 38 20.88
3 JECC 6,000 6,675 675 11.25
4 CTTH 84 93 9 10.71
5 TRIL 56 61 5 8.93
6 JIHD 452 488 36 7.96
7 INCF 170 183 13 7.65
8 PDES 1,190 1,270 80 6.72
9 PYFA 173 184 11 6.36
10 PTSN 362 384 22 6.08
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 845 635 -210 -24.85
2 BYAN 19,800 16,500 -3,300 -16.67
3 MAYA 4,080 3,510 -570 -13.97
4 MTLA 410 360 -50 -12.20
5 FREN 131 116 -15 -11.45
6 CLEO 322 286 -36 -11.18
7 BTON 324 290 -34 -10.49
8 TRAM 232 208 -24 -10.34
9 TRUK 195 175 -20 -10.26
10 SIMA 150 135 -15 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,390 3,140 -250 -7.37
2 TLKM 3,500 3,370 -130 -3.71
3 PGAS 1,940 1,805 -135 -6.96
4 KREN 740 750 10 1.35
5 PTBA 4,890 4,850 -40 -0.82
6 TKIM 15,750 14,775 -975 -6.19
7 INDY 3,190 3,060 -130 -4.08
8 WSKT 2,110 1,965 -145 -6.87
9 BBTN 2,810 2,630 -180 -6.41
10 BBNI 7,975 7,400 -575 -7.21