Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:26 WIB. Garuda - Garuda Indonesia targetkan pendapatan Rp180 miliar lewat GOTF.
  • 20:24 WIB. Inalum - Inalum gelar kegiatan mudik bersama masyarakat dalam program Mudik Bareng BUMN Lebaran 2018.
  • 20:21 WIB. Citilink - Citilink Indonesia raih tiga penghargaan Gold Winner pada ajang Revolusi Mental Award BUMN 2018.
  • 19:54 WIB. MKPI - Metropolitan Kentjana menyiapkan belanja modal sebesar Rp500 miliar untuk mengakuisisi lahan.
  • 18:40 WIB. Gas Kimia - OPCW mulai kumpulkan sampel terkait dengan serangan gas di Douma.
  • 18:39 WIB. Hukuman Mati - Lembaga HAM internasional kritik hukuman mati di Arab Saudi.
  • 18:37 WIB. Australia - Di Australia, meminjam uang bisa lewat mesin ATM.
  • 18:36 WIB. Palestina - Hamas minta faksi Suriah hindari serang pengungsi Palestina.
  • 18:35 WIB. China - Kim Jong-Un meminta maaf ke China atas insiden kecelakaan bus di Korea Utara.
  • 18:34 WIB. Suriah - Qatar: Suriah bencana kemanusiaan terburuk di dunia.
  • 18:33 WIB. NATO - Slovakia kerahkan 152 tentara untuk gabung NATO di Baltik.
  • 18:32 WIB. Turki - Otoritas Turki jebloskan 13 jurnalis ke penjara.
  • 18:31 WIB. Palestina - Jenazah ilmuwan Palestina yang ditembak tiba di Kairo.
  • 18:01 WIB. Politik - Rizal Ramli minta debat terbuka dengan Sri Mulyani soal utang negara.
  • 18:00 WIB. Pilpres - Fadli Zon dan Amien Rais berembuk cari penantang Jokowi.

Menteri Rudiantara Beri Saran Kepada Pengguna Facebook

Foto Berita Menteri Rudiantara Beri Saran Kepada Pengguna Facebook
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan tiga saran kepada masyarakat untuk mengurangi risiko kebocoran data dari penggunaan media sosial "Facebook".

"Nomor satu imbauan saya kalau tidak penting benar tidak usah pakai Facebook sampai ada kejelasan," kata Rudiantara di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Sebelumnya perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica, yang bekerja untuk kampanye Presiden Amerika Serika Donald Trump, bisa menembus data pribadi 50 juta pengguna Facebook. Di Indonesia, ada sekitar 1,9 juta data pengguna Facebook yang berhasil ditembus Cambridge Analytica.

"Saran kedua, harus hati-hati 'submit' apalagi buka akun baru, hati-hati data yang disampaikan kemudian hati-hati ikut kuis yang ada di Facebook, jangan mudah tergiur, apalagi aplikasi kuis karena pertanyaan-pertanyaan psikologi kita kadang tidak sadari," jelas Rudiantara.

Saran terakhir adalah menggunakan medsos "chatting" buatan dalam negeri.

"Buatan Indonesia ada banyak, seperti 'Catfish', 'Clue', 'Pesan Kita', banyak lah. Saya saja pakai 'messenger' dalam negeri," ungkap Rudiantara.

Menurut Rudiantara, Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memberikan peringatan lisan dan tertulis kepada Facebook pada Kamis (5/4).

"Koordinasi dengan polisi juga sudah dilakukan. Polisi akan memanggil Facebook minggu ini. Dari teguran tertulis yang kami keluarkan, kami juga minta Facebook untuk mengupdate terus jumlah data dari pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia karena angkanya berubah dari 50 juta menjadi 80 juta," tambah Rudiantara.

Kominfo juga meminta Facebook menutup (shut down) aplikasi-aplikasi yang sama dengan Cambridge Analytica.

"Saya update pagi ini ternyata ada lagi aplikasi yang baru lagi mirip Cambridge Analytica, saya minta cek lagi kepada mereka dan hasil auditnya dikeluarkan kepada kami," ungkap Rudiantara.

Perusahaan yang membobol data Facebook itu bernama CubeYou. Caranya adalah dengan melakukan pengumpulan data mengenai pengguna jejaring sosial Facebook melalui kuis bernama 'You Are What You Like' yang membagikan data yang telah dikumpulan kepada para pemasar untuk mendorong penjualan produk mereka.

"Belum tahu berapa yang kena di Indoensia karena saya baru dapat laporan tadi pagi, tapi saya sudah telepon tolong segera kalau ada data berkaitan dengan pengguna Indonesia sampaikan pada kami," tambah Rudiantara.

Selain teguran lisan dan tertulis, Kominfo juga tidak segan menutup Facebook untuk sementara namun hal itu tergantung koordinasi dengan pihak terkait termasuk Kepolisian.

"Tugas saya kan jangan sampai merugikan masyarakat Indonesia. Terhadap perlindungan data dan terlebih memprihatinkan Facebook mengakui Facebook digunakan di Myanmar untuk kasus perseteruan Rohingya. Saya tidak mau itu terjadi di Indonesia. Pihak-pihak berkepentingan mungkin saling menghasut, mengirimkan pesan untuk provokasi, tidak boleh terjadi di Indonesia," tegas Rudiantara.

Tag: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Facebook

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52