Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:20 WIB. Pelindo III - Arus peti kemas domestik Pelindo III naik 8% dengan total 3 juta TEUs.
  • 21:19 WIB. Pelindo III - Arus peti kemas sepanjang 2018 di pelabuhan yang dikelola Pelindo III naik 8,5%.
  • 20:04 WIB. Joglosemarkerto - Okupansi kereta Joglosemarkerto mencapai 186%.
  • 19:41 WIB. Garuda - Garuda Indonesia resmi mengoperasikan penerbangan langsung London–Denpasar.
  • 19:31 WIB. BUMN Karya - BUMN juga didorong untuk mengoptimalkan kembali pasar modal dalam negeri.
  • 19:31 WIB. BUMN Karya - Kementerian BUMN mengungkapkan rencana capex total seluruh BUMN karya mencapai Rp108 triliun pada 2019.
  • 19:30 WIB. BRI Agro - BRI Agro tercatat menyalurkan KUR selama 2018 senilai Rp33,6 miliar, 23,51% dari target.
  • 19:30 WIB. PLN - Ganjar menekankan agar PLN mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi terbarukan.
  • 19:29 WIB. PLN - Potensi PLTP Gunung Ungaran direncanakan mampu menghasilkan 55 MW.
  • 19:29 WIB. PLN - PLN akan menggarap pembangkit listrik tenaga panas bumi Gunung Ungaran.
  • 19:28 WIB. PEP - Total produksi minyak dan gas Pertamina EP adalah 255 mboepd atau 101% dari target 253 mboepd
  • 19:28 WIB. PEP - Produksi gas Pertamina EP adalah 1.017 mmscfd atau 103% dari target 986 mmscfd.
  • 19:28 WIB. PEP - Produksi minyak PEP pada 2018 adalah 79.690 bopd atau 96% dari target 83.000 bopd.
  • 19:22 WIB. ANTM - Untuk komoditas emas, ANTM mencatatkan penjualan pada tahun 2018 sebanyak 27.258 kg.
  • 19:22 WIB. ANTM - Dari sisi penjualan ANTM mencapai 24.135 TNi atau tumbuh 10% yoy.

Gaya Jokowi Naik Motor Chopper, Kalahkan Taktik Politik Prabowo

Foto Berita Gaya Jokowi Naik Motor Chopper, Kalahkan Taktik Politik Prabowo
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Bunda Mulia, Jakarta Silvanus Alvin menilai strategi komunikasi yang dilakukan Presiden Joko Widodo beberapa saat belakangan, menunjukkan yang bersangkutan sedang menggunakan "sepatu baru" untuk menyambut Pilpres 2019.

"Saya mengibaratkan strategi komunikasi bak sepatu dan proses kampanye seperti lomba lari. Maka Jokowi sudah 'mencuri start' dengan mengenakan `sepatu barunya yang menarik perhatian anak muda, sementara Prabowo masih di belakang garis start dan ia terlihat mengenakan `sepatunya yang usang'," kata Alvin di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Alvin menganalisis Jokowi sudah mulai menarik perhatian dan hati dari pemilih pemula. Jokowi berusaha masuk dengan cara mengikuti apa saja yang sedang tren di kalangan anak muda.

"Contohnya saat sedang viral terkait film Dilan, Jokowi masuk di situ, dan menonton bersama putrinya, Kahiyang. Belum selesai sampai di situ, masih viral pula berita Jokowi mengendarai motor Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopper. Dari motor hingga jaket denim yang digunakan pun menarik perhatian masyarakat," kata Alvin.

Dia mengatakan sepengetahuannya, belum ada kandidat yang mencoba "down to teenagers" atau berusaha masuk ke ranah anak muda seperti Jokowi.

"Saat Jokowi sedang jalan santai, terekam di media bahwa ia sedang memakai sneakers Adidas Yeezy, yang harganya belasan juta rupiah. Kultur dari sneakers ini sedang naik daun di kalangan muda," kata dia.

Alvin mengamati ada sebuah strategi untuk membingkai Jokowi sebagai politisi dan di saat bersamaan juga sebagai selebriti politik.

Istilah politisi selebriti, menurut dia, melekat pada diri Jokowi.

Media sudah tidak bisa lagi membedakan mana yang berita hiburan infotainment dan news, selama itu mengenai Jokowi pasti akan diberitakan.

"Jokowi atau mungkin penasihat politiknya, paham betul gimmick-gimmick seperti nonton Dilan, naik motor, atau memakai sneakers, memiliki makna bagi kaum muda dan menarik untuk dikonsumsi di sosial media. Apalagi, status Jokowi sebagai 'celebrity politician' menambah daya tarik tersendiri," kata dia.

Dari beberapa riset yang sudah dipublikasi di jurnal internasional, kata dia, diketahui bahwa pemilih pemula mencari informasi politik dari sosial media, bukan dari portal berita mainstream.

Pemilih pemula masih membaca media, tapi mengaksesnya melalui platform seperti Facebook atau Instagram.

Hal ini menurut pakar ini, bisa dikategorikan interaksi para-sosial, dimana terjadi komunikasi satu arah dari Jokowi sebagai politisi selebriti kepada pemilih pemula sehingga para pemilih pemula merasa ada intimasi yang terbangun.

"Saya lihat langkah Jokowi itu satu langkah didepan. Apalagi belum ada rival politiknya. Memang belum ada yang deklarasi secara pasti untuk jadi capres 2019, namun, nama Prabowo Subianto santer terdengar dan tampaknya mantan Danjen Kopassus itu akan kembali jadi capres," ujarnya.

Terkait Prabowo, Alvin mengamati belum ada strategi komunikasi politik khusus untuk Pilpres mendatang. Prabowo dipandang masih bergaya sama, yakni menampilkan sisi maskulin pemimpin berwibawa, tegas, serta berani.

Dari caranya berpidato, berpakaian, sampai pembentukan citra diri di sosial media, Prabowo masih menunjukkan representasi dirinya sebagai seorang nasionalis dan serupa seperti Bung Karno.

"Bila 'head to head' dengan gaya komunikasi politik demikian, saya memprediksi Prabowo kecil peluangnya untuk menang melawan Jokowi. Menurut saya, 'kids zaman now' tidak akan tertarik dengan gaya komunikasi kuno seperti itu. Perlu adanya perubahan strategi komunikasi. Prabowo terlihat masih mengenakan 'sepatu usang'," kata dia.

Terlebih, kata lulusan Master dari Universitas Leicester Inggris itu, Pilpres 2019 akan ditentukan oleh para pemilih pemula. Dari penelusuran data yang ia lakukan, mereka yang berumur 17-24 tahun dan dapat dikategorikan sebagai pemilih pemula persentasenya bisa mencapai 40 persen, atau sedikitnya bisa mencapai 70 juta orang.

Angka tersebut termasuk signifikan dan dapat diraih bagi calon yang mau mengenakan "sepatu baru".

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Kementerian PUPR

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6468.562 17.728 627
2 Agriculture 1647.872 5.750 21
3 Mining 1863.738 -32.436 47
4 Basic Industry and Chemicals 902.800 12.599 71
5 Miscellanous Industry 1405.622 -17.950 46
6 Consumer Goods 2618.712 19.207 51
7 Cons., Property & Real Estate 468.741 3.232 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1153.740 -1.055 71
9 Finance 1244.267 5.060 91
10 Trade & Service 795.018 0.193 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 382 476 94 24.61
2 OCAP 212 264 52 24.53
3 MLPT 850 1,030 180 21.18
4 DART 272 328 56 20.59
5 MREI 5,800 6,800 1,000 17.24
6 TIRA 260 300 40 15.38
7 PLIN 3,040 3,500 460 15.13
8 APEX 1,215 1,395 180 14.81
9 ISAT 2,090 2,380 290 13.88
10 SIMA 240 270 30 12.50
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 476 358 -118 -24.79
2 INCF 328 264 -64 -19.51
3 PADI 920 760 -160 -17.39
4 HEXA 3,600 3,100 -500 -13.89
5 SDMU 61 53 -8 -13.11
6 HDTX 146 127 -19 -13.01
7 KIOS 1,790 1,580 -210 -11.73
8 CINT 280 250 -30 -10.71
9 KBLI 340 306 -34 -10.00
10 YPAS 710 645 -65 -9.15
No Code Prev Close Change %
1 HOME 144 142 -2 -1.39
2 ERAA 2,240 2,410 170 7.59
3 BBRI 3,800 3,770 -30 -0.79
4 ISAT 2,090 2,380 290 13.88
5 UNTR 26,850 26,100 -750 -2.79
6 TLKM 4,030 4,000 -30 -0.74
7 BNLI 855 900 45 5.26
8 KPAS 200 185 -15 -7.50
9 ADRO 1,470 1,410 -60 -4.08
10 ESTI 91 89 -2 -2.20