Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:58 WIB. PLN - Jonan:  25% pegawai PLN biasanya harus siaga saat libur Natal dan Tahun Baru.
  • 09:51 WIB. Energi - Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik Jawa-Bali pada libur Natal-Tahun Baru 2019 cenderung turun.
  • 09:49 WIB. Pelindo II - Pemprov Jambi dan Pelindo II akan kerja sama kembangkan Pelabuhan di Jambi.
  • 08:16 WIB. Energi - Pemerintah menambah pasokan BBM sebesar 8% menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
  • 07:49 WIB. Eredivisie Belanda - Willem II 0 vs 3 ADO Den Haag
  • 07:45 WIB. Bundesliga Jerman - Nurnberg 0 vs 2 Wolfsburg
  • 07:44 WIB. LaLiga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 0 Leganes

Forextime: Rupiah Berpotensi Menguat dengan Datangnya Sentimen Positif

Foto Berita Forextime: Rupiah Berpotensi Menguat dengan Datangnya Sentimen Positif
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Chief Market Strategist Forextime Hussein Sayed memandang sebagian besar mata uang Asia memasuki pekan perdagangan dengan gagah karena Dolar terus tertekan oleh isu perdagangan AS-Cina. Rupiah pun stabil terhadap Dolar pada perdagangan Senin (9/4/2018). Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS bergerak di kisaran Rp13.760.

"Walaupun berbagai faktor eksternal seperti NFP AS yang mengecewakan tampaknya akan terus memperkuat mata uang domestik, sentimen positif terhadap Indonesia juga berperan penting dalam memperkuat Rupiah," katanya dalam keteragan resmi di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa pasar akan memerhatikan rilis laporan penjualan ritel Indonesia bulan Februari yang dapat memberi informasi baru mengenai keadaan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini. Data penjualan ritel akan sangat dicermati, terutama karena konsumsi swasta berkontribusi besar pada PDB Indonesia.

"Data yang mencapai atau melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,88% dapat dianggap mendukung potensi PDB sehingga memperkuat optimisme pada ekonomi Indonesia," tambahnya.

Dirinya pun berkomentar mengenai cuitan Presiden Trump di Twitter yang malah akan membingungkan untuk investor. Setelah mengancam menerapkan tarif $100 miliar lagi pada ekspor Cina, Trump membuat cuitan bahwa ia akan selalu bersahabat dengan Presiden Xi dan Cina akan menghapuskan batasan karena itulah hal yang seharusnya dilakukan.

"Drama perdagangan akan terus mewarnai beberapa pekan mendatang. Namun, komentar Presiden Cina di Forum Boao hari Selasa akan sangat menarik dicermati. Kita mungkin dapat mendengar apakah Cina siap membalas AS atau ingin bernegosiasi," ujarnya.

Selain itu, trader minyak juga terus mencermati situasi di Suriah setelah Pentagon menyangkal melakukan serangan udara ke bandara di Homs. Serangan misil ini terjadi beberapa jam setelah Trump memperingatkan "harga yang mahal untuk dibayar" sebagai tanggapan pada serangan ke Douma yang dikuasai kelompok pemberontak.

"Ketegangan perdagangan dan risiko geopolitik sepertinya masih terus akan mengurangi selera risiko, tapi investor akan mendapat informasi baru pekan ini, terutama pendapatan berbagai bank besar dan data inflasi AS," jelasnya.  

Terkait dengan data inflasi AS, ia menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen AS diprediksi meningkat 0,1% (YoY) menjadi 2,3%. Data inti diprediksi kembali menyentuh target Fed yaitu 2% setelah gagal mencapainya selama 11 bulan terakhir. Data inflasi dan rilis notulen FOMC pada Rabu (11/4/2018) mungkin dapat mengubah ekspektasi suku bunga apabila ada kejutan.

"Kejutan positif dapat meningkatkan imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun menuju 2,9% setelah turun 17 bps dari puncak bulan Februari yaitu 2,96%," ucapnya.

Sementara, seperti biasa, musim pendapatan AS dibuka oleh berbagai bank besar yaitu JPMorgan, Citi Group, dan Wells Fargo yang akan melaporkan pendapatan Q1 pada Jumat (13/4/2018). Menurut FactSet, estimasi pertumbuhan pendapatan S&P 500 pada Q1 adalah 17,1% yaitu pertumbuhan pendapatan tertinggi sejak Q1 2011. Sebanyak 26 perusahaan sektor teknologi menerbitkan panduan Earnings Per Share positif, jauh di atas rata-rata 5 tahun yaitu 11. S&P 500 telah turun 2,6% tahun ini.

"Jadi saya menduga akan banyak peluang beli, terutama jika ketegangan perdagangan mereda. Rasio P/E forward 12 bulan di level 16,5 tampak lebih masuk akal dibandingkan satu tahun lalu," pungkasnya.

Tag: Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS), ForexTime (FXTM), Hussein Sayed, Perang Dagang, Donald John Trump, Amerika Serikat (AS), China (Tiongkok), Xi Jinping

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00