Portal Berita Ekonomi Sabtu, 21 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:19 WIB. Danamon - Bank Danamon mencatat penurunan laba bersih 1% menjadi Rp1,04 triliun pada kuartal I-2018.
  • 21:12 WIB. Kemenag - Kementerian agama menargetkan pendapatan zakat secara nasional dapat mencapai Rp8 triliun pada 2018.
  • 21:09 WIB. Korut - Korea Utara mengatakan akan segera menangguhkan percobaan nuklir dan misil.
  • 21:08 WIB. AAUI - AAUI berencana meluncurkan sertifikasi agen secara digital pada April 2018.
  • 21:08 WIB. TOD - BPTJ mendorong pihak swasta untuk ikut mendukung realisasi transit oriented devolepment di lingkungan Jabodetabek.
  • 21:06 WIB. IPO - Coco Mart memastikan akan melantai di bursa saham pada tahun 2019 mendatang.
  • 21:05 WIB. UOB - Bank UOB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia naik menjadi 5,3% pada periode April-Juni 2018.
  • 21:04 WIB. SIM - Suzuki Indomobil Motor memulai produksi kendaraan pertama All New Eriga di Pabrik Cikarang.
  • 21:04 WIB. UOB - UOB meminta pemerintah dan otoritas moneter berhati-hati dalam menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.
  • 21:03 WIB. UOB - Bank UOB memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2% pada kuartal I-2018.
  • 20:59 WIB. Vietnam - Vietnam akan mendirikan pusat perjudian di Hoiana senilai US$4 miliar.
  • 20:17 WIB. Politik - Prabowo Subianto mengaku dirinya takut disuntik.
  • 20:16 WIB. Pilpres - Presiden PKS buka kemungkinan usung Capres selain Prabowo.
  • 20:16 WIB. Daerah - Gempa susulan 3,4 SR di Banjarnegara mengakibatkan satu orang luka.
  • 20:15 WIB. Jakarta - Wagub Sandiaga akan jadikan Abang None duta Investasi Jakarta.

PGN Tambah Pelanggan Pabrik Aluminium dan Sparepart Mobil

Foto Berita PGN Tambah Pelanggan Pabrik Aluminium dan Sparepart Mobil
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk kembali menambah pelanggan baru. Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan perusahaan di bidang otomotif yang memproduksi spareparts mobil.

"Awal April ini pabrikasi metal untuk kebutuhan otomotif ini telah beralih menggunakan gas bumi PGN. Sebelumnya, pabrik ini memproduksi metal menggunakan bahan bakar CNG," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Rachmat mengatakan, untuk mendorong daya saing industri dalam negeri, industri saat ini dituntut untuk efisien dalam penggunaan bahan bakar. Penggunaan gas bumi menjadi salah satu energi yang dapat memberikan efisiensi dan paling bersih dan aman digunakan ketimbang bahan bakar fosil lainnya.

"Dengan beralih ke gas bumi PGN, perusahaan metal ini dapat menghemat sekitar 30% dibandingkan penggunaan bahan bakar sebelumnya," ujar dia.

Selain PT Hiruta Kogyo Indonesia, pada awal April ini PGN juga menyalurkan gas bumi perdana ke PT Alexindo di Karawang. Tepatnya, pada 2 April lalu, gas bumi PGN telah mengalir untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar ke perusahaan yang memproduksi aluminium ini.

"Penambahan pelanggan baru di sektor industri ini merupakan salah satu komitmen perseroan untuk terus memperluas pemanfaatan energi baik dari gas bumi kepada pelaku usaha," jelasnya.

Sebelum dua perusahaan ini, PGN telah memasok gas bumi untuk sejumlah industri besar di Karawang, di antaranya PT Surya Energi Parahita, PT Trigunapratama Abadi, PT Chunetsu Indonesia, dan PT Gemala Kempa Daya.

"Tidak berhenti di situ saja. Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan gas-in lagi keenam industri di wilayah Karawang," ungkap dia.

Rachmat menuturkan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis penambahan pelanggan ini akan mendongkrak kinerja perusahaan menjadi semakin baik. Pada tahun ini, PGN akan tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

"PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional," ucapnya.

Pada 2017, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 175 km dan saat ini mencapai lebih dari 7.453 km atau setara dengan 80% pipa gas bumi hilir nasional. Dari infrastruktur tersebut, PGN menyalurkan gas bumi ke 1.730 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta 199.403 pelanggan rumah tangga.

Tag: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Rachmat Hutama

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Nova Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6337.695 -18.206 575
2 Agriculture 1721.541 -3.312 19
3 Mining 1958.128 -0.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 794.507 -3.199 70
5 Miscellanous Industry 1293.151 -17.847 44
6 Consumer Goods 2633.301 -33.845 45
7 Cons., Property & Real Estate 510.814 0.450 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.189 -0.378 64
9 Finance 1148.751 1.106 90
10 Trade & Service 942.468 5.729 134
No Code Prev Close Change %
1 INPS 2,430 3,030 600 24.69
2 RELI 330 400 70 21.21
3 IBST 7,200 8,600 1,400 19.44
4 TRIL 83 99 16 19.28
5 PDES 1,125 1,320 195 17.33
6 AKPI 750 850 100 13.33
7 YPAS 795 900 105 13.21
8 CENT 110 124 14 12.73
9 KICI 198 218 20 10.10
10 GEMA 1,245 1,350 105 8.43
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 PBSA 1,280 1,080 -200 -15.62
3 TRUS 250 218 -32 -12.80
4 INAI 490 434 -56 -11.43
5 BINA 775 705 -70 -9.03
6 FINN 145 132 -13 -8.97
7 ABBA 74 68 -6 -8.11
8 ALMI 324 298 -26 -8.02
9 DPNS 458 424 -34 -7.42
10 GOLD 472 440 -32 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 TIFA 266 212 -54 -20.30
2 SRIL 356 356 0 0.00
3 MNCN 1,405 1,445 40 2.85
4 BHIT 106 110 4 3.77
5 HELI 300 280 -20 -6.67
6 PGAS 2,190 2,320 130 5.94
7 BMTR 565 580 15 2.65
8 IKAI 610 615 5 0.82
9 CENT 110 124 14 12.73
10 TRIL 83 99 16 19.28

Recommended Reading

Sabtu, 21/04/2018 13:39 WIB

DPR Sebut Manajemen Telkom Bobrok, Kenapa Ya?

Sabtu, 21/04/2018 08:59 WIB

Kemenkominfo Kembali Surati Facebook

Sabtu, 21/04/2018 06:06 WIB

AFS: Habis Turun, Terbitlah Kenaikan Laba

Jum'at, 20/04/2018 20:00 WIB

10 Manfaat Internet Marketing bagi Bisnis

Jum'at, 20/04/2018 18:42 WIB

Ini Daftar Nama Direksi Pertamina yang Dicopot

Jum'at, 20/04/2018 14:49 WIB

5 Peluang Bisnis Kecil yang Menjanjikan