Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:30 WIB. Pertamini - Membutuhkan modal puluhan juta rupiah guna membeli nozzle dan argo digital untuk usaha Pertamini.
  • 10:29 WIB. Pertamini - Tempat usaha Pertamini di Kab.Kudus mencapai 40-an unit, menurut Dinas Perdagangan setempat.
  • 10:27 WIB. Pertamini - Dinas Perdagangan Kudus kesulitan awasi Pertamini yang menjual BBM dengan nozzle.
  • 10:25 WIB. Impor - Impor kelompok mesin dan alat angkutan memberikan kontribusi terbesar terhadap impor Jambi, 44,49 persen.
  • 10:24 WIB. Impor - Impor Jambi selanjutnya disusul Kanada 29,87%.
  • 10:23 WIB. Impor - Impor Jambi terbesar berasal dari Tiongkok sebesar 35,33%.
  • 10:21 WIB. UKM - Wakil Walkot Yogya: kelemahan UKM di Yogya terletak pada sisi pengemasan produk.
  • 10:20 WIB. UKM - Pada 2019, Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan mendata ulang jumlah UKM.
  • 10:19 WIB. UKM - Pemkot Yogya bekerja sama dengan Yayasan Bedo, latih 100 pelaku UKM.
  • 10:18 WIB. UKM - Intitusi mampu meningkatkan kapasitas pelaku UKM; pelatihan untuk peningkatan kualitas produk hingga manajemen usaha.
  • 10:17 WIB. UKM - Pemkot Yogya gandeng institusi berikan pembinaan untuk pelaku usaha UKM.
  • 10:14 WIB. UKM - Selama ini pelaku UKM di Yogyakarta sudah merasa cukup puas dengan cara pengemasan yang sederhana.
  • 10:13 WIB. UKM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM: margin keuntungan bagi pelaku usaha juga ditentukan kemasan produk.
  • 10:11 WIB. UKM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM: apabila kualitas kemasan produk lebih menarik akan menaikkan harga jual.
  • 10:10 WIB. UKM - Kepala Dinas Koperasi dan UKM meminta pelaku UKM di Yogyakarta memperhatikan kualitas kemasan.

Kini, Masyarakat Kalimantan Bisa Nikmati LSP PLN

Foto Berita Kini, Masyarakat Kalimantan Bisa Nikmati LSP PLN
Warta Ekonomi.co.id, Balikpapan -

PLN Kalimantan kini memperkenalkan Layanan Satu Pintu (LSP) guna mempermudah masyarakat dalam memperoleh listrik. Sebelumnya LSP diimplementasikan di Pulau Jawa dan Sumatera

Inovasi layanan PLN kepada masyarakat diluncurkan Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon, mengatakan bahwa LSP merupakan reformasi pelayanan dalam program Ease of Getting Electricity atau kemudahan mendapatkan listrik yang merupakan integrasi dari 3 layanan, yaitu wujud sinergi antara Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) dan PLN. LIT merupakan salah satu perusahaan jasa penyedia sertifikasi untuk menerbitkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) bagi pelanggan.

“Ini merupakan wujud kerjasama PLN bersama dengan pemerintah dimana tujuannya memberikan kemudahan kepada konsumen dan calon konsumen dalam proses pasang baru/ tambah daya sekaligus pengurusan SLO. Semua layanan ini dilaksanakan satu pintu," jelasnya, Selasa (10/4/2018).

Dengan layanan ini konsumen yang ingin pasang baru atau tambah daya prosedurnya menjadi lebih praktis dan tidak rumit. ”Tentunya hal ini merupakan bentuk dukungan PLN untuk meningkatkan kemudahan berbisnis dan berinvestasi. Harapannya, masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan listrik sehingga keluhan-keluhan terkait prosedur dan lama pelayanan semakin berkurang," tandas Machnizon.

Wanhar, Kasubdit Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan menjelaskan bahwa program LSP dilatar belakangi oleh keinginan pemerintah untuk memperbaiki peringkat kemudahan berinvestasi atau berbisnis di Indonesia.

“Pada 2016, Indonesia menduduki peringkat 106 kemudian naik menjadi 91 pada 2017 dan kali ini berhasil menepati peringkat 72. Setiap tahun bank dunia melaksanakan survey terhadap 10 indikator kemudahan berbisnis di Indonesia. Salah 1 dari 10 katergori tersebut adalah Getting Electricity atau kemudahan mendapatkan listrik,” jelas Wanhar. 

Pada tahap awal, program LSP ini diimplementasikan pada konsumen Bisnis dan Industri Daya 100-200 KVA, selanjutnya program ini akan diberlakukan pada seluruh konsumen tegangan rendah (TR).

“Kelebihan Layanan Satu Pintu antara lain Konsumen cukup melakukan 1 (satu) kali permohonan untuk sambungan listrik  dan sertifikasi IML (Instalasi Milik Langganan) atau dapat disebut sebagai instalasi milik konsumen. Kedua Konsumen cukup mendapatkan 1 nomor kode booking  untuk pembayaran biaya penyambungan (BP), Jaminan Langganan (UJL) dan Biaya SLO. Dam ketiga Konsumen juga dapat memperoleh keringanan Biaya Penyambungan melalui metode angsuran,” bebernya.

Kemudahan layanan, dapat dilakukan dengan registrasi permohonan melalui PLN123, Web PLN maupun kantor pelayanan PLN terdekat. Setelah itu, pelanggan dapat memilih LIT tegangan rendah (TR) sebagai lembaga untuk mengurus SLOnya. Setelah memilih, pelanggan kemudian akan mendapatkan kode booking sebagai referensi untuk melakukan pembayaran pada Payment Point Online Bank (PPOB). Kode booking tersebut akan diteruskan kepada LIT-TR dan Ditjen Gatrik untuk ditindaklanjuti proses sertifikasi instalasi listrik milik pelanggan, paralel dengan pembangunan jaringan listrik PLN.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Kalimantan Timur (Kaltim)

Penulis: Andi Aliev

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,995.15 3,954.83
British Pound GBP 1.00 19,701.15 19,499.46
China Yuan CNY 1.00 2,185.58 2,163.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,983.00 14,833.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,745.81 10,632.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.90 1,890.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,914.99 10,799.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,497.15 17,319.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.72 3,575.94
Yen Jepang JPY 100.00 13,387.24 13,250.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16