Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:43 WIB. Properti - Pakar JPI: Harga hunian di Jakarta sangat tidak terjangkau. 
  • 11:19 WIB. Uang Negara - Kejari Batang selamatkan uang negara sebesar Rp1,4 miliar.
  • 11:19 WIB. Bank Indonesia - Gedung BI terima penghargaan IAI sebagai bangunan publik terbaik di Jakarta.
  • 11:18 WIB. Mochtar Riady - Mochtar Riady sebut moral sebagai persiapan paling penting dalam "seni perang". 
  • 10:08 WIB. Mitsubishi - Disinggung soal munculnya Avanza terbaru, Mitsubishi sebut itu tak jadi pesaing berat Xpander. 
  • 10:07 WIB. Shopee - PSI nilai teguran KPI soal iklan Shopee mengada-ada. 

Terkait Industri 4.0, Ini Alasan Pemerintah Tekankan Lima Sektor

Foto Berita Terkait Industri 4.0, Ini Alasan Pemerintah Tekankan Lima Sektor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara menjelaskan alasan pemilihan lima sektor (otomotif, kimia, tekstil, makanan dan minuman, serta elektronik) dalam implementasi Revolusi Industri 4.0. Hal ini berdasarkan studi yang ada, 60% ekspor berasal dari 5 sektor tersebut, 65% penyerap tenaga kerja di sektor industri ada di kelima sektor tersebut, dan 60% kontribusi terhadap PDB juga berasal dari lima sektor itu.

"Selain fleksibiliti, penerapan teknologi juga ada di lima sektor tersebut," lanjutnya.

Ngakan menambahkan, saat ini dunia sudah mengarah ke Industri 4.0 meski belum ada satu pun negara yang memiliki bentuk yang dapat ditiru oleh negara lain.

"Saat ini Indonesia sudah sepakat dengan beberapa negara di ASEAN untuk membentuk platform-platform dalam menyikapi kondisi perubahan ini," tutur Ngakan dalam diskusi bisnis yang dihelat Radio PAS FM, Hotel Ibis, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Adapun salah satu launching road map Industri 4.0 adalah mengajak publik untuk dapat memberikan kesadaran kolektif bahwa saat ini Indonesia sudah memasuki era Industri 4.0 sehingga tidak ada alasan lagi untuk menolak.

"Menjelang Industri 4.0, antisipasi dampak negatif dan manfaatkan secara maksimal dampak positifnya," sambungnya.

Menurutnya, untuk mencapai ke Industri 4.0 beberapa hal yang akan dilakukan adalah menata ulang struktur industri, menata bahan baku, meningkatkan konektivitas antara zona industri, penciptaan ekosistem serta inovasi, dan harmonisasi antara regulasi.

"Kesiapan Indonesia sedikit tertinggal dibanding Malaysia dan Singapura, namun bukan berarti terlambat," tegasnya.

Ia pun berharap pada 2030 Indonesia akan menjadi 10 besar ekonomi dunia. Atas dasar itu, saat ini juga sedang dilakukan upaya untuk meningkatkan biaya riset dari 0,3% dari PDB menjadi sekitar 2%.

"Saat ini sudah ada kelima sektor tersebut dalam tiga tahun pertama, lima tahun kedua, dan tiga tahun ketiga, sehingga pada tahun 2030 ditargetkan Indonesia menjadi sepuluh besar ekonomi dunia," tukasnya.

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Industri 4.0, Ngakan Timur Antara

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00

Recommended Reading