Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:00 WIB. Ekuitas - Sarana Multigriya akan gunakan target dana obligasi sebesar Rp12 triliun untuk mengganti ekuitas pinjaman penyalur KPR. 
  • 13:57 WIB. Obligasi - Sarana Multigriya terbitkan obligasi sebesar Rp1.850.500.000.000.
  • 12:47 WIB. Rokok - Harga saham produsen rokok, PT Wismilak Inti Makmur, bergerak lincah jadi top gainers dengan penguatan sebesar 25,68%. 
  • 12:02 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG berbalik menguat 0,13% ke level 6.476,98. 
  • 11:35 WIB. Rupiah - Pukul 11.35 WIB, rupiah makin tekan dolar AS 0,30% ke level Rp14.173. 
  • 11:32 WIB. SPAM - SPAM Dumai ditargetkan akan tersambung ke 20.300 sambungan rumah di tahun 2024 mendatang. 
  • 11:31 WIB. SPAM - PT Adhi Karya dan PT Adaro Tirta Mandiri menangkan proyek investasi sistem penyediaan air minum (SPAM) Dumai. 
  • 11:02 WIB. Investasi - Aktif merevitalisasi aset, HITS alokasikan US$62 juta untuk investasi kapal di tahun 2019. 
  • 10:37 WIB. Kapal - Anak usaha HITS, PT Hutama Trans Kontinental jual kapal MT Griya Flores. 
  • 10:35 WIB. Ritel - Michelin juga akan akuisisi 20% saham perusahaan ritel Indonesia, PT Penta Artha Impressi.  
  • 10:34 WIB. Michelin - Perusahaan Prancis, Michelin, akuisisi 80% saham Multistrada senilai US4700 juta. 

Mahasiswa Aceh Bergerak Minta Sukmawati Dipenjara

Foto Berita Mahasiswa Aceh Bergerak Minta Sukmawati Dipenjara
Warta Ekonomi.co.id, Aceh Besar -

Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Langsa, Propinsi Aceh, yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Langsa (Germala) menggelar aksi damai menuntut Polri tidak menunda proses hukum Sukmawati Soekarnoputri.

"Kami berkumpul, bersatu padu, meminta aparat penegak hukum segera memproses Sukmawati yang telah menistakan agama Islam lewat puisinya," kata Koordinator Aksi, Teuku Syahrul Ramadhan dalam orasinya di Langsa, Kamis (12/4/2018).

Dalam tuntunannya, Germala mendesak penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum.

Kemudian, meminta Pemerintah Indonesia beserta jajaran penegak hukum untuk serius mengatasi permasalahan penistaan agama dan memberikan hukuman berat kepada Sukmawati.

"Usut tuntas kasus penistaan agama dan hukum Sukmawati. Bila tidak ada reaksi dan realisasinya kami akan kembali turun aksi," ujar Syahrul Ramadhan melalui pengeras suara ditangannya.

Selain itu, Germala mengharapkan kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya Kota Langsa agar terus menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

Mendapat pengawalan dari personel kepolisian Polres Langsa, masa Germala dalam aksi damainya melakukan long march dari Lapangan Merdeka Kota Langsa menyusuri sejumlah ruas jalan protokol dalam kota.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Wakapolres Langsa Kompol Siswara Hadi Chandra menuturkan, kepolisian berkomitmen memproses semua laporan terkait puisi Sukmawati ditindaklanjuti. Dimana, sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Ada 14 laporan polisi yang masuk, sudah diproses dan Kapolri menginstruksikan diselesaikan sesuai aturan berlaku dan tidak ada intervensi," ungkap Wakapolres dihadapan ratusan demonstran.

Ia juga mengapresiasi aksi mahasiswa yang menyampaian pendapat dimuka umum melalui sebuah gerakan elegan yang tetap menjunjung tinggi ketertiban umum dan berlangsung secara damai.

Usai mendengar tanggapan Wakapolres, ratusan mahasiswa mengkumandangkan shalawat, sambil membubarkan diri secara tertib.

Tag: Sukmawati Soekarnoputri, Penistaan Agama

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6468.562 17.728 627
2 Agriculture 1647.872 5.750 21
3 Mining 1863.738 -32.436 47
4 Basic Industry and Chemicals 902.800 12.599 71
5 Miscellanous Industry 1405.622 -17.950 46
6 Consumer Goods 2618.712 19.207 51
7 Cons., Property & Real Estate 468.741 3.232 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1153.740 -1.055 71
9 Finance 1244.267 5.060 91
10 Trade & Service 795.018 0.193 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 382 476 94 24.61
2 OCAP 212 264 52 24.53
3 MLPT 850 1,030 180 21.18
4 DART 272 328 56 20.59
5 MREI 5,800 6,800 1,000 17.24
6 TIRA 260 300 40 15.38
7 PLIN 3,040 3,500 460 15.13
8 APEX 1,215 1,395 180 14.81
9 ISAT 2,090 2,380 290 13.88
10 SIMA 240 270 30 12.50
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 476 358 -118 -24.79
2 INCF 328 264 -64 -19.51
3 PADI 920 760 -160 -17.39
4 HEXA 3,600 3,100 -500 -13.89
5 SDMU 61 53 -8 -13.11
6 HDTX 146 127 -19 -13.01
7 KIOS 1,790 1,580 -210 -11.73
8 CINT 280 250 -30 -10.71
9 KBLI 340 306 -34 -10.00
10 YPAS 710 645 -65 -9.15
No Code Prev Close Change %
1 HOME 144 142 -2 -1.39
2 ERAA 2,240 2,410 170 7.59
3 BBRI 3,800 3,770 -30 -0.79
4 ISAT 2,090 2,380 290 13.88
5 UNTR 26,850 26,100 -750 -2.79
6 TLKM 4,030 4,000 -30 -0.74
7 BNLI 855 900 45 5.26
8 KPAS 200 185 -15 -7.50
9 ADRO 1,470 1,410 -60 -4.08
10 ESTI 91 89 -2 -2.20