Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:46 WIB. Suriah - Jim Mattis: operasi AS di Suriah akan diperluas.
  • 11:45 WIB. Suriah - Presiden Turki desak PBB intensifkan upaya perdamaian di Suriah.
  • 11:44 WIB. Korea - Pemimpin Korea selatan-Korea Utara akan menanam sebuah pohon di desa Panmunjon sebagai simbol perdamaian.
  • 11:42 WIB. Myanmar - PBB tunjuk utusan khusus untuk Myanmar.
  • 11:41 WIB. Pakistan - Gagal dalam laksanakan tugasnya, Menlu Pakistan terancam diturunkan.
  • 11:40 WIB. Mesir - Indonesia-Mesir bahas pengembangan kurikulum Islam moderat.
  • 11:39 WIB. Wisconsin - Ledakan di kilang minyak Wisconsin AS, 11 orang terluka.
  • 11:38 WIB. Amerika - Eks bos CIA, Mike Pompeo, resmi menjabat jabatan Menlu AS.
  • 11:37 WIB. Korea - Pemimpin Korsel dan Korea Utara bahas perdamaian di desa perbatasan Panmunjon.
  • 11:36 WIB. Korea - Kim Jong Un-Moon Jae In bertemu di zona demiliterisasi bahas perdamaian di Korea.
  • 11:27 WIB. INDY - Indika Energy mempertimbangkan peluang memacu produksi batu bara menjadi 36,5 juta ton pada 2018.
  • 11:26 WIB. KPIG - MNC Land menyiapkan belanja modal tahun ini senilai Rp2,5 triliun.
  • 10:04 WIB. ANTM - Antam mencetak laba usaha sebesar Rp478,78 miliar pada kuartal I-2018.
  • 10:03 WIB. XL -  XL Axiata memprediksi trafik layanan meningkat 20%-30% sepanjang Ramadan dan libur Lebaran 2018.
  • 09:30 WIB. Hukum - Moeldoko tegaskan nasib kasus Rizieq ada di tangan Jokowi.

Hadir di UGM, Menteri Rini Paparkan Strategi Memimpin Kementerian BUMN

Foto Berita Hadir di UGM, Menteri Rini Paparkan Strategi Memimpin Kementerian BUMN
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rini memaparkan tentang strategi pengelolaan 143 BUMN yang bernaung di bawah kementeriannya. Menurut Rini, BUMN sebagai korporasi milik negara dalam praktiknya harus dikelola secara profesional, transparan, dan mampu menciptakan nilai serta berkontribusi bagi negara. 

Oleh karena itu, dirinya mengakui memiliki peran dan tanggung jawab besar untuk terus menjadikan BUMN-BUMN semakin kuat dan bertahan di masa-masa mendatang.

Untuk dapat mengelola BUMN secara profesional, menurut Rini, standardisasi pengelolaan berupa kompetensi dan kualifikasi wajib ditetapkan bagi Direksi yang memimpin BUMN. 

"Tugas saya sebagai Menteri BUMN adalah membuat program-program dimana BUMN-BUMN ini dapat dikelola dengan baik. Dan yang utama adalah bahwa BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang berarti dimiliki oleh rakyat Indonesia sehingga harus dikelola secara profesional, harus mencetak keuntungan, dan di saat yang sama juga harus menjadi agen pembangunan," jelas Rini dalam kuliah yang bertema "Executive Series: Nurturing and Managing Leaders In State-Owned Enterprises of Indonesia" di Auditorium Kampus UGM Yogyakarta, Kamis (12/04/2018).

Dalam menjalankan perannya, Rini juga terus mendorong BUMN untuk mampu menjalankan fungsinya sebagai agen pembangunan yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa. BUMN hadir dalam setiap pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional yang mendukung perekonomian Indonesia secara langsung seperti pembangunan tol laut, darat, dan udara serta proyek-proyek yang mendukung peningkatan elektrifikasi dan pemertaan ekonomi di wilayah terluar.

"Jika BUMN mampu meningkatkan nilai perusahannya maka kita juga mampu meningkatkan kekayaaan negara. Oleh karena itu, balancing itu harus terjaga dengan baik. Ini yang kita harus jalankan dan bukan hal yang mudah. Di satu sisi harus meningkatkan profit, namun di saat yang sama kita harus menjalankan penugasan pemerintah," tegas Rini. 

Rini juga menjelaskan tentang pentingnya peningkatan daya saing dan peran BUMN dalam pembangunan nasional melalui kekuatan skala ekonomis dan holdingisasi serta sinergi. Sinergi BUMN akan meningkatakan efisiensi dan menguatkan BUMN yang satu terhadap BUMN yang lain yang pada akhirnya mampu mendorong kekuatan BUMN untuk mengakselerasi pembangunan proyek-proyek strategis nasional melelaui sebuah pengelolaan yang terintegrasi.

Dia akhir paparannya, Menteri Rini mengajak para mahasiswa untuk terus terbuka dan belajar memperisiapkan diri sebagai pemimpin di masa mendatang. Mahasiswa juga diajak untuk terus mengoptimalkan setiap sumber daya yang ada untuk menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara.

"Kita harus terus belajar, tiada hari tanpa belajar. Belajar adalah suatau pekerjaan yang tiada habisnya. Kemampuan yang kita miliki ini harus terus dioptimalkan. Menjadi seorang pemimpin bukan popularitas yang dicari, namun bagaimana kemampuan yang kita miliki tersebut bisa kita maksimalkan dan bermanfaat bagi orang lain," ungkapRini.

Tag: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Mariani Soemarno, Universitas Gadjah Mada (UGM)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5909.198 -170.652 575
2 Agriculture 1649.379 -41.632 19
3 Mining 1812.460 -64.886 44
4 Basic Industry and Chemicals 771.685 -9.748 70
5 Miscellanous Industry 1224.866 -17.897 44
6 Consumer Goods 2411.714 -76.729 45
7 Cons., Property & Real Estate 477.256 -14.532 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1039.703 -33.358 64
9 Finance 1040.444 -34.277 90
10 Trade & Service 909.909 -23.532 134
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 520 650 130 25.00
2 OASA 334 416 82 24.55
3 MREI 4,900 5,975 1,075 21.94
4 CSIS 462 560 98 21.21
5 AKSI 270 310 40 14.81
6 LCGP 70 79 9 12.86
7 BBRM 100 110 10 10.00
8 INAF 4,380 4,800 420 9.59
9 NIKL 3,890 4,200 310 7.97
10 MARI 1,400 1,500 100 7.14
No Code Prev Close Change %
1 JECC 6,200 4,960 -1,240 -20.00
2 MTSM 324 266 -58 -17.90
3 BIMA 102 84 -18 -17.65
4 INDR 1,430 1,205 -225 -15.73
5 CEKA 1,280 1,090 -190 -14.84
6 MBSS 735 635 -100 -13.61
7 SHID 1,550 1,350 -200 -12.90
8 IMAS 2,450 2,150 -300 -12.24
9 RIGS 248 218 -30 -12.10
10 HDFA 212 188 -24 -11.32
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,310 3,140 -170 -5.14
2 BMRI 7,150 6,775 -375 -5.24
3 TLKM 3,780 3,650 -130 -3.44
4 BBCA 21,750 21,350 -400 -1.84
5 UNVR 46,000 45,000 -1,000 -2.17
6 INKP 12,725 12,450 -275 -2.16
7 PTBA 3,270 3,060 -210 -6.42
8 ADRO 2,120 1,995 -125 -5.90
9 BBTN 3,560 3,190 -370 -10.39
10 TKIM 9,600 9,550 -50 -0.52