Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:15 WIB. Pertamina - Pertamina menyalurkan bantuan senilai Rp481 juta kepada tiga panti asuhan di Jayapura.
  • 14:14 WIB. AP II - AP II menyiapkan program "customer happiness" dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru 2019.

Miras Oplosan Berujung Maut, Demiz: Sudah Cukup, Ini Ilegal!

Foto Berita Miras Oplosan Berujung Maut, Demiz: Sudah Cukup, Ini Ilegal!
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Korban minuman keras (miras) oplosan 'ginseng' Cicalengka Kabupaten Bandung Jawa Barat terus menelan korban. Tercatat, 216 korban telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan 41 di antaranya telah meninggal dunia.

Calon gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan pihaknya mengutuk keras para tersangka yang menjual dan meracik miras yang mengakibatkan ratusan orang jadi korban. Menurutnya, pembiaran peredaran miras oplosan di daerah-daerah merupakan permasahan klasik.

"Yang jelas, persoalan oplosan ini bukan sesuatu yang tidak diketahui, sesuatu yang diketahui bahwa itu ilegal. Kemudian aparat penegak hukum Insya Alloh tahu, terus kemana? Masyarakat (sekitar) juga tahu, ada pembiaran," ujar Demiz kepada wartawan di Bandung, Jumat (13/4/2018) 

Demiz menilai peredaran miras oplosan sebenarnya diketahui aparat hukum dan pemerintah, bahkan masyarakat sekitar pun mengetahui dan memahami dampak negatif penggunaan barang haram tersebut.

"Begitu korban (banyak), baru teriak-teriak. Di jualnya di mana jelas, (ini) kesalahan berjamaah, gak perlu ada (Perda) macem-macem. Jelas, ini ilegal, tutup. Tahan orangnya," katanya.

Menurutnya, untuk memberantas peredaran miras oplosan, tidak usah membuat regulasi - regulasi baru. Bahkan dengan perundang-undangan yang berlaku saat ini, aparat kepolisian dan pemerintahan dapat memberantas keberadaan miras oplosan.

"Ini jelas-jelas terlihat aktivitasnya jadi perhatian buat aparat, juga masyarakat. Ini berulang-berulang terjadi, bukan hanya sekali. Sudah cukup, bahwa ini ilegal. Yang dilakukan mereka ini ilegal, ini terjadi kecuekan berjamaah yang maksimal," tegasnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan para korban ini menenggak minuman mematikan itu dari kios di dua desa di Kebun Suuk dan Bojong Asih Cicalengka Wetan. Aparat kepolisian menetapkan, dua penjual miras 'ginseng' Julianto Silalahi dan pemilik miras 'ginseng' yaitu Hamciak Manik ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman penjara minimal 15 tahun penjara.

Polres Bandung menerapkan dua pasal kepada para tersangka yaitu pasal 204 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman 15 tahun penjara dan Pasal 142 Undang-Undang RI nomor 18/2012 tentang Pangan dengan ancaman dua tahun penjara. 

Tag: Deddy Mizwar, Minuman Keras (Miras), Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00