Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 April 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:56 WIB. New York - The broad-based S&P 500 edged up 4.84 points (0.18 per cent) to end at 2,639.40 on Wednesday (25/4).
  • 06:56 WIB. Bank Muamalat - Bank Muamalat Indonesia meraih penghargaan dalam acara Digital Brand Awards 2018.
  • 06:55 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average added 59.70 points (0.25 per cent) to close the session at 24,083.83 on Wednesday (25/4).
  • 20:36 WIB. Askrindo Syariah - Askrindo Syariah kerja sama kafalah dengan Puskopssim NU Jatim.
  • 20:33 WIB. BUMN - Bank BUMN akan masuk ke switching JPN melalui danareksa.
  • 20:32 WIB. BNI - Pertumbuhan deposito BNI turun 1,55% YoY menjadi Rp168,84 triliun.
  • 20:30 WIB. Askrindo - Sampai Q1 2018, Askrindo raih hasil underwriting sebesar Rp822 miliar, naik 29% YoY.
  • 20:28 WIB. Askrindo - Askrindo bidik premi Rp5,3 triliun sampai tutup tahun 2018.
  • 20:27 WIB. Askrindo - Hingga Maret 2018, Askrindo cetak premi bruto sebesar Rp889 miliar, meningkat 38% YoY.
  • 20:25 WIB. Mandiri - Bank Mandiri catat kredit yang belum ditarik pada QI 2018 sebesar Rp151,3 triliun.
  • 20:22 WIB. Pertamina - Pertamina minta harga khusus untuk beli minyak mentah domestik.
  • 20:21 WIB. Pertamina - Nicke Widyawati akui kenaikan harga minyak mentah tekan biaya produksi premium.

Kenapa Pengusaha Ingin Jokowi Kembali Terpilih?

Foto Berita Kenapa Pengusaha Ingin Jokowi Kembali Terpilih?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Hiruk-pikuk politik turut mempengaruhi dunia usaha. Sama seperti masyarakat pada umumnya, secara mendasar ada dua pilihan politik pada 2019: tetap memilih Joko Widodo atau memilih presiden yang baru. Tulisan ini adalah rangkuman dari pendapat para pengusaha yang ingin Jokowi terpilih kembali.

Apa saja alasannnya? Pertama, pembangunan infrastruktur. "Keberanian Jokowi membangun infrastruktur di paruh pertama kepemimpinannya patut mendapat acungan jempol," ujar seorang bos perusahaan tambang raksasa.

Sebab, lanjutnya, kalau tidak dibangun sekarang Indonesia tidak akan punya waktu lagi untuk mengejar ketertinggalan. "Jadi, ini adalah the right thing to do," ujarnya.

Risiko memang ada, mungkin juga jadi besar bila dipelintir oleh lawan politik. Sebab, lanjutnya, keberhasilan infrastruktur baru dapat terukur dalam jangka panjang. "Sehingga dalam jangka pendek, kita tidak akan merasakan dampaknya dan harus mau menderita dulu," tandasnya.

Sebagai pengusaha yang tergantung pada distribusi barang, dia merasakan dampak dari buruknya infrastruktur Indonesia. "Karena itu saya tahu bahwa perbaikan infrastruktur yang dilakukan akan membawa perbaikan dalam jangka panjang," tambah dia. Dengan kata lain, lanjutnya, tingkat kompetitif ekonomi Indonesia akan meningkat.

Seorang pengusaha kuliner mempunyai pilihan yang sama, tapi dengan sudut pandang yang berbeda. Menurut dia, keberpihakan Jokowi pada e-commerce membuat dunia entrepreneurship bergairah. "Anda lihat sekarang banyak perusahaan-perusahaan yang berdiri. Bahkan beberapa jadi raksasa, seperti misalnya Go-Jek," ujarnya.

Pengusaha yang kini sedang mengambil S3 di bidang entrepreneurship itu mengatakan dunia kampus bisnis pun merasakan aura ini. Kenyataan bahwa Jokowi lahir dari masyarakat bawah juga melahirkan inspirasi Indonesian Dream. "Artinya, kini masyarakat punya keyakinan bahwa orang biasa bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tidak usah anak seorang pengusaha atau harus jadi jenderal dulu untuk bisa menjadi presiden di Indonesia," tandasnya.

Sementara seorang komisaris BUMN mengatakan bahwa Jokowinomics ini juga mempunyai tujuan untuk pemerataan masyarakat Indonesia. "Anda bayangkan, di masa lalu tanah dibagikan kepada konglomerat. Kini sertifikasi tanah untuk petani dan masyarakat bawah yang digalakkan," ujarnya.

Dia juga melihat aspek pemerataan pembangunan yang kini sedang dilakukan. "Jujur saja, di masa lalu siapa yang peduli pada pembangunan Papua?" tanyanya. Sekarang, lanjutnya, Jokowi menjadi seorang presiden NKRI yang paling sering berkunjung ke provinsi paling timur Indonesia tersebut.

Yang keempat, seorang bos konglomerat papan atas, tidak terlalu berterus terang tentang pilihannya. "Buat saya, siapapun presiden pilihan rakyat akan saya hormati dan saya patuhi perintahnya," ujarnya.

Sebagai orang timur, lanjutnya, dia dididik untuk patuh pada pimpinan. Soal pilihan presiden tahun 2019? "Terserah pilihan rakyat saja," ujarnya sambil tersenyum.

Sementara yang bertiga sepakat bahwa sebaiknya Jokowi memimpin dua periode. "Kalau ada pergantian presiden, kita harus konsolidasi lagi," ujarnya.

Yang paling bagus itu, ujar bos perusahaan tambang, selama tiga tahun melakukan konsolidasi dan selama tujuh tahun melakukan pembangunan. "Kalau kita punya presiden baru, kita harus mulai lagi karena harus ada konsolidasi lagi," tambahnya.

Tapi ketiganya menambahkan sudut pandang mereka praktis dari kepentingan kelanjutan dunia usaha. "Kami tidak mempunyai afiliasi politik dengan partai mana pun," ujar pengusaha kuliner. Dan, kalau pun harus berganti presiden, dia akan menyesuaikan diri. "Pengusaha kan harus pragmatis," ujarnya sambil terkekeh.

Tag: Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6079.850 -149.785 575
2 Agriculture 1691.011 -31.360 19
3 Mining 1877.346 -42.097 44
4 Basic Industry and Chemicals 781.433 -8.162 70
5 Miscellanous Industry 1242.763 -22.004 44
6 Consumer Goods 2488.443 -60.680 45
7 Cons., Property & Real Estate 491.788 -8.964 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.061 -14.195 64
9 Finance 1074.721 -45.611 90
10 Trade & Service 933.441 -9.438 134
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 189 254 65 34.39
2 ABBA 64 81 17 26.56
3 SHID 1,310 1,550 240 18.32
4 MTSM 274 324 50 18.25
5 PEGE 322 370 48 14.91
6 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
7 BBRM 91 100 9 9.89
8 KBLV 484 530 46 9.50
9 ARTO 160 174 14 8.75
10 BSSR 2,580 2,800 220 8.53
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 145 123 -22 -15.17
2 CITA 700 600 -100 -14.29
3 DPNS 450 388 -62 -13.78
4 LCGP 81 70 -11 -13.58
5 BIMA 118 102 -16 -13.56
6 GHON 1,400 1,215 -185 -13.21
7 MLPT 800 700 -100 -12.50
8 PTIS 394 346 -48 -12.18
9 BINA 630 560 -70 -11.11
10 BWPT 296 270 -26 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,490 3,310 -180 -5.16
2 AUTO 1,640 1,860 220 13.41
3 BBCA 22,925 21,750 -1,175 -5.13
4 BMRI 7,725 7,150 -575 -7.44
5 IKAI 575 565 -10 -1.74
6 TAXI 132 133 1 0.76
7 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31
8 BHIT 107 105 -2 -1.87
9 BMTR 565 560 -5 -0.88
10 AISA 605 590 -15 -2.48