Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:07 WIB. Samsung - Samsung siapkan Galaxy A9 Pro yang bawa lima kamera.
  • 22:06 WIB. Google - Google Drive bakal makin pintar di masa depan lewat fitur AI.
  • 22:06 WIB. Gedung Putih - Gedung Putih berencana investigasi Facebook, Twitter, dan Google.
  • 22:05 WIB. Jepang - Jepang periksa Asteroid demi kuak asal mula Bumi.
  • 22:04 WIB. Huawei - Huawei pede Kirin 980 ungguli prosesor trio iPhone baru.
  • 22:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp sedang jajal fitur yang perlihatkan pesan gambar maupun stiker di notifikasi.
  • 22:02 WIB. Singapura - Singapura denda Uber dan Grab Rp141 miliar.
  • 22:01 WIB. Samsung - Samsung Galaxxy J6+ dan Galaxy J4+ baru tersedia di India.
  • 22:00 WIB. Xiaomi - Xiaomi akan jual smartphone Mi A2 dan Mi A2 Lite di Indonesia mulai 27 September.
  • 21:46 WIB. OPEC - Anggota OPEC bertekad untuk tingkatkan output.
  • 21:44 WIB. Blockchain - Dubai rilis sistem pembayaran berbasis blockchain.
  • 21:41 WIB. DBK - Deutsche Bank diperintahkan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan pencucian uang.
  • 21:40 WIB. Migran - Penjaga pantai Libya menyelamatkan 235 migran di lepas pantai barat.
  • 21:40 WIB. Mesir - PM Israel ingin bertemu dengan presiden Mesir di New York.
  • 21:39 WIB. Thailand - 71 orang meninggal karena demam berdarah di Thailand.

Tanggapan Emil saat Petani Minta Dibuatkan Aturan Cukai Ubi Cilembu

Foto Berita Tanggapan Emil saat Petani Minta Dibuatkan Aturan Cukai Ubi Cilembu
Warta Ekonomi.co.id, Sumedang -

Petani ubi Cilembu meminta kepada Kandidat Gubernur Jabar Ridwan Kamil jika kelak terpilih sebagai pemimpin Jawa Barat dapat membuat Peraturan Gubernur tentang cukai untuk ubi Cilembu. Tujuannya agar petani bisa mandiri dengan cukai tersebut.

"Dengan cukai Rp100 per kilogram, misalnya, dan kemudian dikembalikan lagi ke petani dapat membuat   petani mandiri," kata Ketua Asosiasi Agro Bisnis Ubi Cilembu (Asaguci) Asaguci, Hadie Guna, Sabtu (14/4/2018).

Menurut dia, jika ubi Cilembu sudah menjadi produk unggulan nasional maka cukai sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur di kawasan perkebunan. Mengingat potensi ekonomi dari ubi Cilembu sangat besar, sehari dihasilkan 60 ribu-70 ribu ton.

Hadie menjelaskan ubi yang ditanam oleh sekitar 6000 petani di 4 kecamatan di Sumedang, yakni  Rancakalong, Tanjungsari, Pamulihan, Sukasari ini dipasarkan ke Jatim, Jateng, Bali, hingga Bima. Bahkan, diekspor ke Hongkong, Singapura, Malaysia, Korea, bahkan Jepang.

Meski demikian, selama ini, masih ada persoalan indikasi geografis (IG). Ubi yang berasal dari 4 kecamatan tersebut, juga di tanam di daerah lain, dan mereka menyebutnya sebagai ubi Cilembu. Padahal, berdasarkan wilayah IG, sebenarnya itu tidak boleh. "Kami butuh pelabelan IG untuk ubi Cilembu," ucap Hadi.

Untuk meningkatkan nilai jual, petani juga membuat produk makanan dari ubi, seperti keripik, dodol, cake, pasta, dan tepung. "Hanya kami butuh bimbingan soal kemasan agar nilai jual produk ini terangkat," ungkap Hadie.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil (Emil) menyatakan bahwa ubi Cilembu merupakan salah satu produk istimewa selain tahu Sumedang. Ubi ini luar biasa, petani bisa sejahtera dengan ubi ini. Dari satu hektare kebun ubi, pendapatan petani Rp10 juta per bulan. 

"Itu baru produk dasarnya saja. Belum lagi kalau olah, misalnya dibuat pasta. Ini favorit orang Jepang. Di Jepang, harga ubi Cilembu Rp200 ribu per kg. Ini menandakan potensi ekspornya luas biasa," kata Emil.

Dari berbagai persoalan yang dihadapi petani, menurut Emil, sebagai calon gubernur, dia akan membuat pusat packaging produk UKM. "Ini contohnya sudah saya buat. Inilah yang akan menduakalipatkan keuntungan bagi pelaku UMKM," ucap Emil.

Tugas gubernur adalah membuat sistem, bagaimana mereka bisa mengakses modal, membuat packaging yang bagus, hingga  menembus pasar ekspor, tanpa perusahaan orang lain, tapi oleh perusahaan milik pengusaha orang Sumedang sendiri.

Khusus untuk cukai, kata dia, kalau bisa dipenuhi, hasilnya bisa dikembalikan lagi ke petani untuk infrastruktur dan pengembangan perkebunan ubi Cilembu.

"Saya yakin dengan kerja kolaboratif dan inovasi antara pemerintah dan masyarakat, Sumedang dengan ubi Cilembunya bisa jadi daerah percontohan yang sejahtera oleh produk agrikultur," pungkasnya.

Tag: Ridwan Kamil, Pertanian, Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,983.31 3,943.74
British Pound GBP 1.00 19,541.71 19,346.63
China Yuan CNY 1.00 2,185.44 2,163.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,939.00 14,791.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,865.13 10,756.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.10 1,894.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,936.31 10,826.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,538.39 17,361.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.57 3,575.30
Yen Jepang JPY 100.00 13,268.50 13,135.88

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55

Recommended Reading

Senin, 24/09/2018 17:10 WIB

Mantan Bos Pertamina Malam Ini Tidur di Sel

Senin, 24/09/2018 16:33 WIB

Buwas: Jangan Bilang Data Beras Saya Salah

Senin, 24/09/2018 16:15 WIB

Lengkap, 12 Langkah untuk Memulai Bisnis

Senin, 24/09/2018 13:13 WIB

Friksi Perdagangan AS-China Memanas

Senin, 24/09/2018 11:56 WIB

5 Keuntungan Jadi Anak Seorang Pengusaha

Senin, 24/09/2018 10:40 WIB

Transaksi E-Commerce Ditarget US$130 Miliar

Minggu, 23/09/2018 20:30 WIB

Investasi Singapura di Indonesia Naik 38%