Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:59 WIB. PP - PT PP memproyeksikan dapat mengantongi kontrak baru Rp43 triliun pada akhir 2018.
  • 09:58 WIB. PP - PT PP memproyeksikan meraih laba bersih Rp1,58 triliun pada tahun ini.
  • 09:43 WIB. SMGR - Penjualan dalam negeri Semen Indonesia mencapai 25,1 juta ton.
  • 09:42 WIB. Rupiah - Rupiah jadi mata uang top Asia dengan penguatan hampir 1% di hadapan seluruh mata uang utama Asia. 
  • 09:42 WIB. SMGR - Semen Indonesia telah menjual 25 juta ton semen dalam 11 bulan di tahun ini.
  • 09:40 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast memprediksi arus kas operasional mencapai Rp1,1 triliun.
  • 09:21 WIB. Rupiah - Pukul 09.20, nilai tukar rupiah menguat 0,94% ke level Rp14.375 per dolar AS. 
  • 09:07 WIB. IHSG - IHSG dibuka koreksi 0.09% ke level 6.076,3 di awal perdagangan Rabu (19/12/2018).
  • 06:30 WIB. BRI Life -  BRI Life menargetkan perolehan premi senilai Rp8 triliun pada 2019.
  • 06:29 WIB. Mandiri - Mandiri dengan JCB International Indonesia menerbitkan kartu kredit JCB Precious.
  • 06:28 WIB. BTN - BTN bekerja sama dengan Jamkrindo dalam penjaminan kredit maupun ekspansi pembiayaan. 
  • 06:27 WIB. AP I - AP I memproyeksikan capex periode 2019—2023 mencapai Rp76 triliun.
  • 06:25 WIB. Perinus - Perinus menargetkan peningkatan hasil tangkapan sekitar 22,41% untuk tahun depan menjadi 35.127 ton.

Tanggapan Emil saat Petani Minta Dibuatkan Aturan Cukai Ubi Cilembu

Foto Berita Tanggapan Emil saat Petani Minta Dibuatkan Aturan Cukai Ubi Cilembu
Warta Ekonomi.co.id, Sumedang -

Petani ubi Cilembu meminta kepada Kandidat Gubernur Jabar Ridwan Kamil jika kelak terpilih sebagai pemimpin Jawa Barat dapat membuat Peraturan Gubernur tentang cukai untuk ubi Cilembu. Tujuannya agar petani bisa mandiri dengan cukai tersebut.

"Dengan cukai Rp100 per kilogram, misalnya, dan kemudian dikembalikan lagi ke petani dapat membuat   petani mandiri," kata Ketua Asosiasi Agro Bisnis Ubi Cilembu (Asaguci) Asaguci, Hadie Guna, Sabtu (14/4/2018).

Menurut dia, jika ubi Cilembu sudah menjadi produk unggulan nasional maka cukai sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur di kawasan perkebunan. Mengingat potensi ekonomi dari ubi Cilembu sangat besar, sehari dihasilkan 60 ribu-70 ribu ton.

Hadie menjelaskan ubi yang ditanam oleh sekitar 6000 petani di 4 kecamatan di Sumedang, yakni  Rancakalong, Tanjungsari, Pamulihan, Sukasari ini dipasarkan ke Jatim, Jateng, Bali, hingga Bima. Bahkan, diekspor ke Hongkong, Singapura, Malaysia, Korea, bahkan Jepang.

Meski demikian, selama ini, masih ada persoalan indikasi geografis (IG). Ubi yang berasal dari 4 kecamatan tersebut, juga di tanam di daerah lain, dan mereka menyebutnya sebagai ubi Cilembu. Padahal, berdasarkan wilayah IG, sebenarnya itu tidak boleh. "Kami butuh pelabelan IG untuk ubi Cilembu," ucap Hadi.

Untuk meningkatkan nilai jual, petani juga membuat produk makanan dari ubi, seperti keripik, dodol, cake, pasta, dan tepung. "Hanya kami butuh bimbingan soal kemasan agar nilai jual produk ini terangkat," ungkap Hadie.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil (Emil) menyatakan bahwa ubi Cilembu merupakan salah satu produk istimewa selain tahu Sumedang. Ubi ini luar biasa, petani bisa sejahtera dengan ubi ini. Dari satu hektare kebun ubi, pendapatan petani Rp10 juta per bulan. 

"Itu baru produk dasarnya saja. Belum lagi kalau olah, misalnya dibuat pasta. Ini favorit orang Jepang. Di Jepang, harga ubi Cilembu Rp200 ribu per kg. Ini menandakan potensi ekspornya luas biasa," kata Emil.

Dari berbagai persoalan yang dihadapi petani, menurut Emil, sebagai calon gubernur, dia akan membuat pusat packaging produk UKM. "Ini contohnya sudah saya buat. Inilah yang akan menduakalipatkan keuntungan bagi pelaku UMKM," ucap Emil.

Tugas gubernur adalah membuat sistem, bagaimana mereka bisa mengakses modal, membuat packaging yang bagus, hingga  menembus pasar ekspor, tanpa perusahaan orang lain, tapi oleh perusahaan milik pengusaha orang Sumedang sendiri.

Khusus untuk cukai, kata dia, kalau bisa dipenuhi, hasilnya bisa dikembalikan lagi ke petani untuk infrastruktur dan pengembangan perkebunan ubi Cilembu.

"Saya yakin dengan kerja kolaboratif dan inovasi antara pemerintah dan masyarakat, Sumedang dengan ubi Cilembunya bisa jadi daerah percontohan yang sejahtera oleh produk agrikultur," pungkasnya.

Tag: Ridwan Kamil, Pertanian, Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6081.867 -7.438 621
2 Agriculture 1530.458 0.983 20
3 Mining 1720.067 -20.197 47
4 Basic Industry and Chemicals 829.258 6.156 71
5 Miscellanous Industry 1407.197 10.701 46
6 Consumer Goods 2485.081 -0.352 49
7 Cons., Property & Real Estate 442.497 -5.069 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1050.648 2.298 71
9 Finance 1157.320 -4.652 91
10 Trade & Service 782.748 -0.305 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 282 352 70 24.82
2 AGRS 230 286 56 24.35
3 TRUS 268 322 54 20.15
4 KICI 270 320 50 18.52
5 KONI 424 500 76 17.92
6 LUCK 655 770 115 17.56
7 ABBA 89 104 15 16.85
8 DUCK 1,435 1,615 180 12.54
9 TFCO 590 660 70 11.86
10 VIVA 117 130 13 11.11
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 478 400 -78 -16.32
2 POLL 1,760 1,550 -210 -11.93
3 SDRA 850 750 -100 -11.76
4 TIRA 150 133 -17 -11.33
5 ENRG 63 56 -7 -11.11
6 AHAP 68 61 -7 -10.29
7 SQMI 300 270 -30 -10.00
8 POOL 4,690 4,240 -450 -9.59
9 ETWA 79 72 -7 -8.86
10 HEAL 2,850 2,600 -250 -8.77
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 362 2 0.56
2 BBCA 25,825 25,325 -500 -1.94
3 BBRI 3,600 3,630 30 0.83
4 TLKM 3,710 3,740 30 0.81
5 LPPF 5,825 5,825 0 0.00
6 PTBA 4,390 4,230 -160 -3.64
7 UNTR 28,700 29,125 425 1.48
8 RIMO 140 141 1 0.71
9 ADRO 1,280 1,240 -40 -3.12
10 ITMG 20,150 20,000 -150 -0.74